Pasar saham Indonesia tidak hanya mempertemukan investor dan perusahaan yang menerbitkan saham. Di balik transaksi jual beli saham, terdapat perusahaan sekuritas yang menjadi perantara bagi investor untuk melakukan transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Besarnya aktivitas
sebuah perusahaan sekuritas dapat dilihat salah satunya dari nilai transaksi
saham yang dilakukan melalui broker tersebut. Semakin besar nilai
transaksi, semakin besar pula aktivitas perdagangan yang tercatat melalui
perusahaan sekuritas tersebut.
Berdasarkan data Total
Trade Value Year to Date (YTD) hingga September 2026, terdapat sejumlah
broker saham yang mencatat nilai transaksi sangat besar. Stockbit Sekuritas
Digital berada di posisi teratas dengan nilai transaksi mencapai Rp830,77
triliun, disusul UBS Sekuritas Indonesia dan Mandiri Sekuritas.
![]() |
| Seseorang Investor sedang melakukan trading saham. Adit Saputra / Mediasaham.com |
Artikel ini membahas 15
broker saham dengan nilai transaksi tertinggi hingga September 2026,
lengkap dengan kode broker, nilai transaksi, pangsa terhadap total transaksi,
serta pertumbuhan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Daftar 15 Broker Saham dengan Nilai Transaksi Terbesar 2026
Berikut daftar broker berdasarkan Total Trade Value YTD September 2026:
| Peringkat | Kode | Nama Sekuritas | Trade Value YTD 2026 (Rp miliar) | Pangsa | YTD 2025 (Rp miliar) | YoY |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | XL | Stockbit Sekuritas Digital | 830.774 | 11,32% | 281.433 | 195,19% |
| 2 | AK | UBS Sekuritas Indonesia | 740.525 | 10,09% | 499.259 | 48,32% |
| 3 | CC | Mandiri Sekuritas | 739.964 | 10,08% | 537.498 | 37,67% |
| 4 | ZP | Maybank Sekuritas Indonesia | 473.568 | 6,45% | 401.214 | 18,03% |
| 5 | YU | CGS International Sekuritas Indonesia | 386.046 | 5,26% | 360.302 | 7,15% |
| 6 | YP | Mirae Asset Sekuritas Indonesia | 384.515 | 5,24% | 327.522 | 17,40% |
| 7 | PD | Indo Premier Sekuritas | 289.384 | 3,94% | 207.726 | 39,31% |
| 8 | BK | J.P. Morgan Sekuritas Indonesia | 281.732 | 3,84% | 254.521 | 10,69% |
| 9 | MG | Semesta Indovest Sekuritas | 243.307 | 3,32% | 154.595 | 57,38% |
| 10 | XC | Ajaib Sekuritas Asia | 207.541 | 2,83% | 137.546 | 50,89% |
| 11 | CP | KB Valbury Sekuritas | 202.926 | 2,77% | 148.520 | 36,63% |
| 12 | LG | Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. | 177.561 | 2,42% | 125.206 | 41,82% |
| 13 | SQ | BCA Sekuritas | 164.155 | 2,24% | 126.090 | 30,19% |
| 14 | NI | BNI Sekuritas | 146.778 | 2,00% | 106.667 | 37,60% |
| 15 | AZ | Sucor Sekuritas | 126.799 | 1,73% | 89.818 | 41,17% |
Catatan: Trade Value dinyatakan dalam Rp miliar. Data merupakan nilai transaksi secara year to date (YTD) hingga September 2026 berdasarkan data statistik yang diterbitkan BEI.
1. Stockbit Sekuritas Digital (XL)
Stockbit Sekuritas
Digital menjadi broker dengan
nilai transaksi saham terbesar dalam daftar ini hingga September 2026.
Kode broker XL
mencatat total trade value sebesar Rp830,774 triliun atau Rp830.774
miliar. Nilai tersebut memberikan kontribusi sebesar 11,32% terhadap
total transaksi.
Yang menarik adalah
pertumbuhan transaksi Stockbit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada September 2025 YTD, nilainya berada di Rp281,433 triliun. Artinya, terjadi
pertumbuhan sebesar 195,19% secara year on year (YoY).
Dengan pertumbuhan
tersebut, Stockbit menjadi salah satu broker yang mengalami peningkatan
aktivitas transaksi paling signifikan dalam daftar 15 besar.
2. UBS Sekuritas Indonesia (AK)
Di posisi kedua
terdapat UBS Sekuritas Indonesia dengan kode broker AK.
Nilai transaksi YTD
September 2026 mencapai Rp740,525 triliun, dengan pangsa pasar sebesar 10,09%.
Pada periode yang sama
tahun 2025, UBS mencatat trade value sebesar Rp499,259 triliun. Dengan
demikian, nilai transaksinya meningkat 48,32% YoY.
Baca: Kode Broker Asing Terdaftar di OJK dan BEI: (Update Terbaru)
Posisi UBS juga
menunjukkan ketatnya persaingan di kelompok broker dengan nilai transaksi
terbesar di BEI.
3. Mandiri Sekuritas (CC)
Mandiri Sekuritas menempati posisi ketiga dengan kode broker CC.
Total trade value
hingga September 2026 mencapai Rp739,964 triliun, sangat dekat dengan
UBS Sekuritas Indonesia.
Mandiri Sekuritas
memiliki pangsa sebesar 10,08% dari total transaksi. Sementara itu,
nilai transaksi pada September 2025 YTD tercatat Rp537,498 triliun.
Secara tahunan, nilai
transaksi Mandiri Sekuritas tumbuh 37,67%.
Dengan nilai transaksi
hampir Rp740 triliun, Mandiri Sekuritas menjadi salah satu pemain utama dalam
perdagangan saham Indonesia.
4. Maybank Sekuritas Indonesia (ZP)
Posisi keempat
ditempati Maybank Sekuritas Indonesia dengan kode broker ZP.
Maybank mencatat trade
value sebesar Rp473,568 triliun hingga September 2026. Nilai tersebut
setara dengan pangsa 6,45%.
Baca: Profil Lengkap Maybank Sekuritas (ZP)
Dibandingkan September
2025 yang mencapai Rp401,214 triliun, nilai transaksi meningkat 18,03% YoY.
Maybank menjadi broker
berikutnya setelah tiga besar yang berhasil mencatat nilai transaksi di atas
Rp400 triliun.
5. CGS International Sekuritas Indonesia (YU)
CGS International
Sekuritas Indonesia berada di
posisi kelima dengan kode broker YU.
Nilai transaksi YTD
September 2026 tercatat Rp386,046 triliun, dengan pangsa pasar 5,26%.
Angka tersebut
meningkat dibandingkan Rp360,302 triliun pada periode yang sama tahun 2025.
Pertumbuhannya mencapai 7,15% YoY.
6. Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP)
Berikutnya terdapat Mirae
Asset Sekuritas Indonesia dengan kode broker YP.
Mirae Asset mencatat
nilai transaksi sebesar Rp384,515 triliun hingga September 2026.
Pangsa transaksi
broker ini mencapai 5,24%, sementara nilai transaksi pada periode yang
sama tahun sebelumnya sebesar Rp327,522 triliun.
Dengan demikian, trade
value Mirae Asset tumbuh 17,40% YoY.
7. Indo Premier Sekuritas (PD)
Indo Premier
Sekuritas menempati posisi
ketujuh dalam daftar broker saham dengan nilai transaksi terbesar.
Kode broker PD
mencatat trade value sebesar Rp289,384 triliun atau Rp289.384 miliar.
Pangsa transaksi Indo
Premier mencapai 3,94%. Dibandingkan Rp207,726 triliun pada September
2025 YTD, nilai transaksi meningkat 39,31%.
Pertumbuhan tersebut
menunjukkan peningkatan aktivitas transaksi yang cukup besar dibandingkan tahun
sebelumnya.
8. J.P. Morgan Sekuritas Indonesia (BK)
Di posisi kedelapan
terdapat J.P. Morgan Sekuritas Indonesia dengan kode broker BK.
Total nilai transaksi
hingga September 2026 mencapai Rp281,732 triliun, dengan pangsa 3,84%.
Pada September 2025
YTD, nilai transaksinya mencapai Rp254,521 triliun. Artinya, terjadi
pertumbuhan sebesar 10,69% YoY.
9. Semesta Indovest Sekuritas (MG)
Semesta Indovest
Sekuritas berada di posisi
kesembilan.
Dengan kode broker MG,
perusahaan ini mencatat nilai transaksi sebesar Rp243,307 triliun hingga
September 2026.
Pangsa transaksinya
mencapai 3,32%.
Jika dibandingkan
dengan Rp154,595 triliun pada periode yang sama tahun 2025, trade value Semesta
Indovest meningkat 57,38%.
Pertumbuhan ini
menjadi salah satu yang tertinggi di antara 15 broker saham dalam daftar.
10. Ajaib Sekuritas Asia (XC)
Ajaib Sekuritas
Asia menempati peringkat ke-10
dengan kode broker XC.
Nilai transaksi YTD
September 2026 mencapai Rp207,541 triliun, atau sekitar 2,83%
dari total transaksi.
Pada September 2025
YTD, Ajaib mencatat Rp137,546 triliun. Nilai tersebut berarti meningkat 50,89%
YoY.
Pertumbuhan lebih dari
50% membuat Ajaib termasuk broker dengan peningkatan trade value yang cukup
tinggi dalam daftar ini.
11. KB Valbury Sekuritas (CP)
Posisi berikutnya
ditempati KB Valbury Sekuritas dengan kode broker CP.
Nilai transaksi hingga
September 2026 mencapai Rp202,926 triliun, dengan pangsa sebesar 2,77%.
Dibandingkan Rp148,520
triliun pada September 2025 YTD, nilai transaksi meningkat 36,63%.
Baca: Broker CP: Profil, Nilai Transaksi, dan Posisi Strategis KB VALBURY SEKURITAS
12. Trimegah Sekuritas Indonesia (LG)
Trimegah Sekuritas
Indonesia Tbk. berada di
posisi ke-12.
Dengan kode broker LG,
Trimegah mencatat total trade value sebesar Rp177,561 triliun hingga
September 2026.
Nilai tersebut
memberikan kontribusi sebesar 2,42%.
Pada periode yang sama
tahun sebelumnya, Trimegah mencatat Rp125,206 triliun. Artinya, nilai transaksi
tumbuh 41,82% YoY.
13. BCA Sekuritas (SQ)
BCA Sekuritas menempati peringkat ke-13 dengan kode broker SQ.
Total transaksi YTD
hingga September 2026 mencapai Rp164,155 triliun, dengan pangsa pasar
sebesar 2,24%.
Nilai tersebut
meningkat dari Rp126,090 triliun pada September 2025 YTD. Secara tahunan,
pertumbuhan trade value mencapai 30,19%.
14. BNI Sekuritas (NI)
Posisi ke-14 ditempati
BNI Sekuritas dengan kode broker NI.
BNI Sekuritas mencatat
nilai transaksi sebesar Rp146,778 triliun hingga September 2026.
Pangsa transaksi
mencapai 2,00%. Sementara itu, pada periode yang sama tahun sebelumnya,
nilai transaksi tercatat Rp106,667 triliun.
Dengan demikian, BNI
Sekuritas mengalami pertumbuhan 37,60% YoY.
15. Sucor Sekuritas (AZ)
Melengkapi daftar 15
besar terdapat Sucor Sekuritas dengan kode broker AZ.
Sucor mencatat nilai
transaksi YTD September 2026 sebesar Rp126,799 triliun, atau sekitar 1,73%
dari total transaksi.
Pada periode September
2025 YTD, nilainya mencapai Rp89,818 triliun.
Dengan demikian, nilai
transaksi Sucor Sekuritas meningkat 41,17% YoY.
Broker Mana yang Pertumbuhannya Paling Tinggi?
Jika melihat
persentase pertumbuhan year on year, terdapat beberapa broker yang mengalami
peningkatan sangat besar.
Stockbit Sekuritas
Digital menjadi yang paling
menonjol dengan pertumbuhan 195,19% YoY. Nilai transaksi meningkat dari
Rp281,433 triliun menjadi Rp830,774 triliun.
Di bawahnya terdapat Semesta
Indovest Sekuritas yang tumbuh 57,38%, kemudian Ajaib Sekuritas
Asia sebesar 50,89%.
Berikut beberapa
broker dengan pertumbuhan tertinggi:
| Broker | YoY |
|---|---|
| Stockbit Sekuritas Digital | 195,19% |
| Semesta Indovest Sekuritas | 57,38% |
| Ajaib Sekuritas Asia | 50,89% |
| UBS Sekuritas Indonesia | 48,32% |
| Trimegah Sekuritas Indonesia | 41,82% |
| Sucor Sekuritas | 41,17% |
| Indo Premier Sekuritas | 39,31% |
Data tersebut
menunjukkan bahwa kenaikan nilai transaksi tidak hanya terjadi pada broker yang
berada di posisi teratas. Sebagian besar broker dalam daftar 15 besar juga
mencatat pertumbuhan positif dibandingkan tahun sebelumnya.
Tiga Broker Teratas Bersaing Ketat
Hal menarik lainnya
terlihat pada persaingan tiga broker teratas.
Stockbit berada di
posisi pertama dengan Rp830,774 triliun. Sementara UBS mencatat Rp740,525
triliun dan Mandiri Sekuritas Rp739,964 triliun.
Selisih UBS dan
Mandiri Sekuritas hanya sekitar Rp561 miliar berdasarkan angka trade
value yang diberikan.
Artinya, persaingan di
posisi kedua dan ketiga sangat ketat. Perubahan aktivitas transaksi dapat
membuat posisi kedua dan ketiga berubah apabila tren tersebut berlanjut hingga
akhir tahun.
Sementara itu,
Stockbit memiliki jarak yang cukup besar dari posisi kedua setelah mencatat
pertumbuhan 195,19% YoY.
Baca: 92 Daftar Kode Broker Asing dan Lokal di Indonesia 2026
Apa Arti Nilai Transaksi Broker Saham?
Nilai transaksi
broker saham menunjukkan total
nilai transaksi jual dan beli saham yang dilakukan melalui perusahaan sekuritas
dalam periode tertentu.
Misalnya, sebuah
broker mencatat trade value Rp100 triliun. Angka tersebut menunjukkan besarnya
nilai transaksi yang tercatat melalui broker tersebut selama periode
pengukuran.
Namun, nilai transaksi
yang besar tidak otomatis berarti broker tersebut merupakan pilihan terbaik
untuk setiap investor.
Investor tetap perlu
melihat faktor lain seperti biaya transaksi, kualitas aplikasi, fitur
perdagangan, riset saham, layanan nasabah, fasilitas trading, serta legalitas
perusahaan sekuritas.
Apakah Broker dengan Transaksi Terbesar Pasti Terbaik?
Tidak selalu.
Daftar broker saham
terbesar berdasarkan nilai transaksi dapat digunakan sebagai salah satu
referensi untuk melihat aktivitas perdagangan di pasar, tetapi bukan
satu-satunya indikator dalam memilih sekuritas.
Investor sebaiknya
membedakan antara:
- broker dengan nilai transaksi terbesar;
- broker dengan jumlah nasabah terbesar;
- broker dengan aplikasi terbaik;
- broker dengan biaya transaksi rendah;
- broker dengan layanan riset yang kuat;
- broker yang banyak digunakan investor
ritel;
- serta broker yang memiliki aktivitas kuat
dari investor institusi.
Satu broker bisa
unggul dalam nilai transaksi, tetapi belum tentu menjadi broker yang paling
sesuai untuk investor pemula.
Cara Memilih Broker Saham untuk Investor
Bagi investor yang
sedang mencari sekuritas, ranking nilai transaksi dapat menjadi titik awal
penelitian.
Namun, ada beberapa
hal lain yang sebaiknya diperhatikan.
1. Periksa legalitas
Pastikan perusahaan
sekuritas memiliki izin dan status yang sesuai dengan ketentuan regulator pasar
modal Indonesia.
2. Bandingkan biaya transaksi
Perhatikan biaya beli
dan jual saham karena biaya tersebut akan memengaruhi hasil investasi, terutama
bagi investor yang sering melakukan transaksi.
3. Perhatikan aplikasi trading
Aplikasi harus mudah
digunakan, stabil, dan menyediakan informasi yang dibutuhkan investor.
4. Periksa fitur yang tersedia
Beberapa investor
membutuhkan fitur seperti charting, order book, auto order, analisis
fundamental, riset saham, hingga notifikasi harga.
5. Sesuaikan dengan gaya investasi
Investor jangka
panjang mungkin memiliki kebutuhan yang berbeda dengan trader aktif.
Karena itu, jangan
memilih sekuritas hanya berdasarkan peringkat nilai transaksi.
Baca: Cara Memilih Broker Saham Terbaik di Indonesia dan Aman untuk Pemula
Kesimpulan
Data 15 broker
saham dengan nilai transaksi tertinggi 2026 menunjukkan persaingan yang
cukup kuat di pasar modal Indonesia.
Stockbit Sekuritas
Digital berada di posisi
pertama dengan trade value Rp830,774 triliun hingga September 2026. Di
posisi berikutnya terdapat UBS Sekuritas Indonesia dengan Rp740,525
triliun dan Mandiri Sekuritas dengan Rp739,964 triliun.
Di luar tiga besar,
Maybank Sekuritas, CGS International, Mirae Asset, Indo Premier, J.P. Morgan,
Semesta Indovest, Ajaib, KB Valbury, Trimegah, BCA Sekuritas, BNI Sekuritas,
dan Sucor juga mencatat nilai transaksi yang signifikan.
Menariknya, hampir
seluruh broker dalam daftar mengalami pertumbuhan dibandingkan periode yang
sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan paling tinggi dicatat Stockbit Sekuritas
Digital sebesar 195,19% YoY.
Meski demikian, nilai
transaksi bukan satu-satunya ukuran untuk menentukan broker saham terbaik.
Investor tetap perlu mempertimbangkan legalitas, biaya transaksi, aplikasi,
layanan, fitur, riset, dan kebutuhan investasi masing-masing.
FAQ Broker Saham dengan Nilai Transaksi Tertinggi
Siapa broker saham
dengan nilai transaksi terbesar pada 2026?
Berdasarkan data YTD
hingga September 2026, Stockbit Sekuritas Digital (XL) menjadi broker
dengan nilai transaksi terbesar, yaitu Rp830,774 triliun.
Siapa broker
terbesar kedua?
Posisi kedua ditempati
UBS Sekuritas Indonesia (AK) dengan nilai transaksi Rp740,525 triliun.
Berapa nilai
transaksi Mandiri Sekuritas?
Mandiri Sekuritas (CC)
mencatat nilai transaksi sebesar Rp739,964 triliun hingga September
2026.
Broker mana yang
pertumbuhannya paling tinggi?
Stockbit Sekuritas
Digital mencatat pertumbuhan tertinggi dalam daftar ini, yaitu 195,19% YoY
dibandingkan September 2025 YTD.
Apakah broker
dengan nilai transaksi terbesar pasti terbaik?
Tidak. Nilai transaksi
hanya salah satu indikator. Investor tetap perlu mempertimbangkan legalitas,
biaya transaksi, aplikasi, fitur, layanan, dan kebutuhan investasi sebelum
memilih perusahaan sekuritas.
Apa itu kode broker
saham?
Kode broker adalah
kode yang digunakan untuk mengidentifikasi perusahaan sekuritas dalam aktivitas
perdagangan saham. Dalam data ini, misalnya Stockbit menggunakan kode XL,
UBS AK, dan Mandiri Sekuritas CC.
Disclaimer: Artikel ini bertujuan sebagai informasi edukasi dan bukan perintah jual atau beli saham tertentu. Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga. Redaksi Mediasaham.com tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi pembaca.

0 Comments
Posting Komentar