Aksi Asset Recycling: PT Adhi Karya Divestasi 47,18% Saham Tol Jogja-Solo ke PT SMI Senilai Rp1,76 Triliun
Mediasaham.com, Jakarta — PT Adhi Karya (Persero) Tbk (kode saham: ADHI) secara resmi mengumumkan rencana divestasi seluruh kepemilikan sahamnya di PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI.
Langkah korporasi ini memiliki nilai transaksi mencapai Rp1,765 triliun dan menjadi bagian dari strategi restrukturisasi portofolio serta penyehatan keuangan perseroan.
Berdasarkan Keterbukaan Informasi Fakta Material yang diterbitkan pada 7 Oktober 2026, transaksi ini melibatkan pengalihan sebanyak 1.714.808 lembar saham biasa atas nama atau setara dengan 47,18% dari seluruh saham yang disetor penuh di JMJ.
Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PJBB) telah dilaksanakan pada 30 September 2026 dan ditargetkan rampung sepenuhnya paling lambat 30 November 2026.
![]() |
| PT Adhi Karya (Persero) Tbk (kode saham: ADHI). Sumber foto PT Adhi Karya |
Strategi Invest to Divest dan Penyehatan Keuangan BUMN Karya
Manajemen ADHI menjelaskan bahwa keputusan divestasi ini sejalan dengan penerapan strategi invest to divest.
Pada awalnya, penyertaan modal ADHI pada badan usaha jalan tol (BUJT) bertujuan untuk mengamankan porsi pekerjaan konstruksi. Setelah proyek konstruksi berjalan dan beroperasi, kepemilikan saham dilepas melalui strategi asset recycling.
Strategi tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan alokasi modal serta memfokuskan kembali sumber daya perusahaan pada bisnis utamanya (core business) di bidang konstruksi.
Langkah ini juga merupakan bentuk eksekusi dari arahan strategis PT Danantara Asset Management (DAM) dalam program integrasi dan restrukturisasi BUMN Karya.
ADHI dikelompokkan dalam Klaster 1 BUMN Karya yang diarahkan untuk melakukan penataan aset dan liabilitas guna menciptakan solvabilitas serta likuiditas yang lebih kuat.











