Asing Jual BBRI Rp1,20 Triliun, Harga Anjlok 3,77%, Broker AK Dominasi Distribusi

Asing Jual BBRI Rp1,20 Triliun, Harga Anjlok 3,77%, Broker AK Dominasi Distribusi

trading saham
Seorang broker sedang memantau grafik harga saham. Radit M. Pase / Mediasaham.com


Mediasaham.com, Jakarta 25 November 2025 — Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) kembali berada di bawah tekanan kuat setelah investor asing melakukan aksi jual besar-besaran pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data statistik Bursa Efek Indonesia (BEI), pada perdagangan hari ini (25/11/2025) asing mencatat net sell sekitar Rp1,20 triliun, menjadikan BBRI sebagai salah satu saham bank big cap dengan distribusi asing terbesar hari ini.

Baca: 92 Daftar Kode Broker Saham Lokal dan Asing di Indonesia 2025

Harga BBRI pun terkoreksi signifikan 3,77% ke level Rp3.830 (dari harga Rp3.980), dengan total transaksi mencapai Rp1,55 triliun dan volume mencapai 4 juta lot.

Petrosea Rampungkan Akuisisi 60% Saham Scan-Bilt Pte. Ltd. Senilai S$10,3 Juta

Petrosea Rampungkan Akuisisi 60% Saham Scan-Bilt Pte. Ltd. Senilai S$10,3 Juta

pertambangan
Ilustrasi. Jasa Pertambangan. Adit Saputra / Mediasaham.com


Mediasaham.com, Jakarta 24 November 2025 — PT Petrosea Tbk (IDX: PTRO) resmi menyelesaikan proses pengambilalihan 60% saham Scan-Bilt Pte. Ltd. (SBPL) melalui anak usahanya, Petrosea Services Solutions Ltd. Akuisisi mayoritas saham ini ditandatangani pada 21 November 2025 dengan pemegang saham SBPL, TCAL Engineering Pte. Ltd., senilai S$10,3 juta atau setara US$8,03 juta.


Baca: Cara Karyawan Punya Penghasilan Passive Income tanpa Keluar Kerja, Gaji Tetap tapi Aset Terus Bertumbuh

Presiden Direktur Petrosea, Michael, menyampaikan bahwa aksi korporasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat diversifikasi usaha perusahaan.

CDI Group Resmikan PLTS 4,7 MWp, Perkuat Transisi Energi Terbarukan di Kawasan Industri

CDI Group Resmikan PLTS 4,7 MWp, Perkuat Transisi Energi Terbarukan di Kawasan Industri

Pembangkit listrik tenaga surya
Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Radit M. Pase / Mediasaham.com

Mediasaham.com, Jakarta 24 November 2025
— PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) terus memperkuat portofolio energi bersihnya. Melalui anak usaha di sektor energi, PT Krakatau Chandra Energi (KCE), perseroan resmi mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 4,7 MWp yang mencapai Commercial Operation Date (COD) pada 17 November 2025—lebih cepat satu minggu dari target awal.

IHSG Kembali Menguat Tipis 0,52%, Investor Asing Catat Net Buy Rp3,9 Triliun Pada Perdagangan 17-21 November 2025

IHSG Kembali Menguat Tipis 0,52%, Investor Asing Catat Net Buy Rp3,9 Triliun Pada Perdagangan 17-21 November 2025


Mediasaham.com, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup pekan perdagangan 17–21 November 2025 dengan catatan positif meski volume transaksi menurun cukup signifikan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 0,52% ke level 8.414,35, didorong oleh aliran dana investor asing yang kembali masuk (net buy) sebesar Rp3,908 triliun (setara US$233,51 juta).

Aktivitas Pasar Turun, Kapitalisasi Pasar Naik Tipis

Rata-rata nilai transaksi harian pekan ini tercatat Rp21,37 triliun, turun 8,45% dibanding pekan lalu (Rp23,34 triliun). Volume harian juga melemah 27,2% menjadi 39,28 miliar saham dari sebelumnya 53,95 miliar saham. Meski demikian, kapitalisasi pasar BEI masih berhasil naik 0,49% menjadi Rp15.391 triliun.

Investor Asing Kembali Percaya Diri

Sepanjang pekan ini, investor asing mencatatkan net buy Rp3,908 triliun, meningkat dari net buy Rp3,846 triliun pada pekan sebelumnya.

Baca juga: 10 Broker Saham Asing dan Lokal dengan Nilai Trading Tertinggi 2025

Kontribusi investor asing terhadap total nilai transaksi berada di kisaran 38%, naik dari 27% pekan lalu.

Saham Paling Aktif dan Pergerakan Ekstrem

Saham BUMI (Bumi Resources) kembali menjadi primadona dengan volume tertinggi 39,61 miliar saham (20,17% total volume), disusul GOTO (21,33 miliar saham) dan MINA. Dari sisi nilai, SGRO (Sampoerna Agro) memimpin dengan transaksi Rp10,03 triliun.

Top Gainers Mingguan

  • BUKK +95,43% (dari Rp985 → Rp1.925)
  • BOGA +58,49%
  • APEX +56,34%

Top Losers Mingguan

  • PURI -55,14%
  • PJHB -28,49%
  • SHIP -22,46%

Penggerak IHSG: DSSA dan Bank Besar

Saham DSSA (Dian Swastatika Sentosa) menjadi kontributor terbesar penguatan IHSG (+32,27 poin). Disusul BMRI (+16,51 poin) dan BBRI (+9,78 poin). BRPT menjadi penekan terberat (-17,23 poin).

Kinerja Sektoral dan Indeks Lain

Sektor Properti & Real Estate (+4,09%) dan Konsumer Siklikal (+3,82%) menjadi yang paling moncer.
Sektor Bahan Dasar (-2,78%) dan Transportasi & Logistik (-2,22%) terkoreksi paling dalam.

Indeks Lain

  • LQ45 +0,18%
  • IDX30 -0,65%
  • IDX SMC Composite +1,57%
  • Acceleration Board +3,26%

Kinerja Global: IHSG Masih Termasuk yang Tangguh

IHSG termasuk salah satu yang bertahan di zona hijau (+0,52%) sementara mayoritas bursa Asia dan Eropa memerah 2–5%. Filipina memimpin ASEAN dengan PSEi +7,39%.

Kesimpulan

Meskipun likuiditas pasar masih menurun, masuknya dana asing dan penguatan IHSG menjadi angin segar menjelang akhir November 2025. Sentimen positif dari sektor energi, perbankan, dan konsumsi siklikal menahan tekanan jual dari saham komoditas.

Investor perlu tetap waspada dengan volatilitas global menjelang rilis data ekonomi AS dan keputusan suku bunga The Fed.

KDTN Umumkan Negosiasi Pengambilalihan dengan Ruby Mining Hongkong, Begini Dampaknya bagi Investor

KDTN Umumkan Negosiasi Pengambilalihan dengan Ruby Mining Hongkong, Begini Dampaknya bagi Investor

rapat
Ilustrasi. Jajaran direksi sedang mengadakan rapat terbatas. Radit M. Pase / Mediasaham.com


Jakarta, Mediasaham.com — PT Puri Sentul Permai Tbk (IDX: KDTN) resmi membuka informasi material terkait dimulainya proses negosiasi pengambilalihan oleh calon investor asing, Ruby Mining (Hongkong) Limited. Pengumuman ini dirilis pada 21 November 2025 di situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) sesuai kewajiban keterbukaan informasi berdasarkan POJK 31/2015 dan POJK 9/2018.

Baca: Daftar Kode Broker Saham Lokal dan Asing di Indonesia

Emiten yang bergerak di sektor akomodasi, perhotelan, dan restoran itu menyampaikan bahwa tiga pemegang saham pengendali — PT Putra Sakti Mandiri, PT Cahaya Sakti Investindo Sukses Tbk, dan PT Intan Perdana Sukses — telah memulai proses negosiasi dengan Ruby Mining sebagai calon investor strategis. Ketiganya menguasai sekitar 86% saham KDTN.

IHSG Naik 0,53% ke 8.406,  Asing Net Buy Besar Rp1,67 Triliun 19/11/2025

IHSG Naik 0,53% ke 8.406, Asing Net Buy Besar Rp1,67 Triliun 19/11/2025

IHSG
Ilustrasi. Seorang Investor sedang menatap grafik sebauh saham di layar komputer. Radit M. Pase / Mediasaham.com

Jakarta, Mediasaham.com
— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Rabu, 19 November 2025, dengan kenaikan 0,53% ke level 8.406,577. Penguatan indeks didukung sentimen positif dari saham-saham big caps serta masuknya dana asing dalam jumlah besar.

Pada perdagangan 19/11/2025, IHSG bergerak di rentang 8.375—8.426, dengan total transaksi mencapai 44,6 miliar saham dan nilai perdagangan Rp30 triliun. Aktivitas pasar tercatat tinggi dengan frekuensi mencapai 2,22 juta kali.


Asing Masuk Besar: Net Buy Rp1,67 Triliun

Investor asing mencatat net buy Rp1,67 triliun, atau sekitar USD 100 juta, menjadi salah satu pendorong utama penguatan IHSG. Namun secara year-to-date (YTD), asing masih membukukan net sell Rp31,8 triliun.

Baca: 10 Broker Saham Asing dan Lokal dengan Nilai Trading Tertinggi 2025 (Data Resmi BEI)

Komposisi transaksi hari ini masih didominasi investor domestik, namun aliran dana asing menjadi katalis positif di tengah volatilitas global.


Saham Pendorong IHSG

Beberapa saham berkapitalisasi besar (top leaders) yang mendorong IHSG antara lain:

  • BBCA (+0.89%) kontribusi +7,01 poin

  • AMMN (+2.78%) kontribusi +5,55 poin

  • BMRI (+1.25%) kontribusi +4,95 poin

  • BBRI (+0.76%) kontribusi +4,89 poin

  • COIN (+9.48%) kontribusi +4,57 poin

Sementara saham yang menjadi penekan IHSG (laggards) antara lain:

  • TPIA (-4.00%) kontribusi -6,45 poin

  • BRPT (-2.23%) kontribusi -4,75 poin

  • GOTO (-1.64%) kontribusi -2,05 poin


Top Gainers & Losers

Top Gainers:

  • TIFA +25,00%

  • BUKK +24,75%

  • FMII +24,71%

  • SGRO +19,92%

  • LIFE +19,82%

Top Losers:

  • JATI -14,94%

  • PURI -14,91%

  • KONI -14,75%

  • TMPO -11,56%

  • ESTA -10,37%


Saham Teraktif

Berdasarkan volume perdagangan:

  1. BUMI – 14,16 miliar saham

  2. GOTO – 4,01 miliar saham

  3. BKSL – 1,85 miliar saham

  4. DEWA – 1,84 miliar saham

  5. SGRO – 1,22 miliar saham

Berdasarkan nilai transaksi:

  1. SGRO – Rp9,63 triliun

  2. BUMI – Rp3,25 triliun

  3. BBCA – Rp1,61 triliun


Kinerja Indeks Sektoral

Hampir seluruh sektor menguat, dipimpin oleh:

  • Energi +1,54%

  • Konsumsi Non-Siklikal +1,09%

  • Infrastruktur +1,04%

Namun sektor Teknologi melemah signifikan -0,91%, terkena aksi ambil untung setelah reli panjang YTD yang telah naik lebih dari 151%.


IHSG Masih Salah Satu Terkuat di ASEAN

Dibandingkan negara-negara ASEAN, IHSG menjadi salah satu indeks dengan kinerja terbaik:

  • IHSG +18,74% (YTD)

  • Singapura +18,95%

  • Vietnam +31,03% (terkuat)

  • Filipina dan Thailand masih mencatatkan pelemahan YTD

Posisi IHSG berada di peringkat 3 ASEAN dan peringkat 17 global berdasarkan return YTD.


Kesimpulan: Sentimen Masih Positif

Masuknya dana asing dan penguatan saham perbankan membuat pasar bergerak stabil ke zona hijau. Selama IHSG bertahan di atas level support 8.300, peluang melanjutkan penguatan tetap terbuka.

Sumber data: Laporan Statistik Bursa Efek Indonesia

IHSG Terkoreksi 0,65%, Investor Asing Catat Net Buy Rp281 Miliar, Cek Rangkuman Perdagangan 18 November 2025

IHSG Terkoreksi 0,65%, Investor Asing Catat Net Buy Rp281 Miliar, Cek Rangkuman Perdagangan 18 November 2025

Bursa Efek Indonesia
Bursa Efek Indonesia. Adit Saputra / Mediasaham.com


Mediasaham.com, Jakarta – Berdasarkan data IDX Daily Statistics – 18 November 2025. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,65% ke level 8.361,93, tertekan aksi ambil untung pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di rentang 8.341 – 8.442.

Baca: 10 Broker Saham Asing dan Lokal dengan Nilai Trading Tertinggi 2025 (Data Resmi BEI)

Meskipun koreksi terjadi, investor asing justru mencatatkan net buy sebesar Rp281 miliar, memberikan sentimen positif di tengah volatilitas pasar.

Panca Global (PEGE) Umumkan Rencana Rights Issue & Waran Seri II, Siap Perkuat Modal dan Kinerja Grup Usaha

Panca Global (PEGE) Umumkan Rencana Rights Issue & Waran Seri II, Siap Perkuat Modal dan Kinerja Grup Usaha

Rights Issue
Ilustrasi. Radit M. Pase / Mediasaham.com


Mediasaham.com – Jakarta — PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) resmi merilis keterbukaan informasi terkait rencana Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) atau rights issue, yang akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 24 Desember 2025. Selain rights issue, perseroan juga akan menerbitkan Waran Seri II yang diberikan secara cuma-cuma kepada pemegang HMETD yang mengeksekusi haknya.

Bagi investor ritel, langkah ini penting untuk diperhatikan karena berkaitan langsung dengan kepemilikan saham, potensi dilusi, hingga peluang pertumbuhan perseroan ke depan.

ELPI Perkuat Bisnis Logistik Laut, Anak Usaha ETC Kantongi Kredit Investasi Rp76,8 Miliar untuk Pengadaan Armada Baru

ELPI Perkuat Bisnis Logistik Laut, Anak Usaha ETC Kantongi Kredit Investasi Rp76,8 Miliar untuk Pengadaan Armada Baru

ELPI
Kapal milik Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari / ELPI


Mediasaham.com —  PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (IDX: ELPI) kembali melakukan langkah strategis untuk memperkuat bisnis pelayaran dan logistik laut. Melalui anak usahanya, PT ELPI Trans Cargo (ETC), perusahaan resmi menandatangani Akta Fasilitas Kredit Investasi dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, yang mencapai Rp76,8 miliar. Fasilitas ini sekaligus disertai pemberian corporate guarantee dari ELPI sebagai pemegang saham mayoritas.

Langkah ini diumumkan melalui keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sesuai regulasi POJK 31/2015 mengenai penyampaian informasi material oleh emiten.

Wintermar (WINS) Bagi Dividen Rp5 per saham, Cek Jadwal dan Dividen Yield

Wintermar (WINS) Bagi Dividen Rp5 per saham, Cek Jadwal dan Dividen Yield

Kapal Wintermar
Kapal Wintermar / Dokumentasi Wintermar

Mediasaham.com, Jakarta — 
PT Wintermar Offshore Marine Tbk (IDX:WINS) menetapkan pembagian dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp5 per saham, berdasarkan keputusan sirkuler Direksi tanggal 12 November 2025 yang telah disetujui Dewan Komisaris pada 14 November 2025. Pengumuman resmi disampaikan perseroan pada 17 November 2025.

Baca: Dividen INDF dari Tahun ke Tahun: Rekam Jejak & Peluang

Pembagian dividen interim ini diambil dari sebagian laba komprehensif perseroan berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2025. Dividen akan diberikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal 27 November 2025.

Kinerja Indeks Global Sepekan: Asia Campur Aduk, Amerika Menguat (10–14 November 2025)

Kinerja Indeks Global Sepekan: Asia Campur Aduk, Amerika Menguat (10–14 November 2025)

indeks asean
Ilustrasi / Pixabay

Mediasaham.com, Jakarta
— Pasar saham global bergerak bervariasi sepanjang pekan 10–14 November 2025. Melansir data statistik Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (15/11/2025). Kawasan ASEAN dan Asia Pasifik tampak menunjukkan performa campuran, sementara bursa Amerika justru mencatat penguatan stabil di tiga utama pasar: AS, Kanada, dan Brasil.

Investor global masih menghadapi ketidakpastian dari rilis data ekonomi regional, pergerakan komoditas, hingga kebijakan moneter. Berikut rangkuman lengkap kinerja indeks dunia pekan ini.

10 Broker dengan Volume, Frekuensi, dan Nilai Transaksi Terbesar Sepekan (10–14 November 2025)

10 Broker dengan Volume, Frekuensi, dan Nilai Transaksi Terbesar Sepekan (10–14 November 2025)

top trading
Ilustrasi trading saham. Adit Saputra / Mediasahamc.om

Mediasaham.com, Jakarta
— Aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang pekan 10–14 November 2025 menunjukkan lonjakan yang cukup kuat. Broker lokal dan asing seperti Stockbit (XL), hingga YP terus mendominasi transaksi ritel, sementara broker asing terbesar seperti broker AK dan ZP tetap stabil dengan nilai transaksi jumbo.

Pergerakan tiga indikator utama — volume, frekuensi, dan nilai transaksi — memberikan gambaran jelas broker mana yang paling aktif, paling sering digunakan trader, dan paling besar menyerap dana transaksi. Ini sangat membantu investor dalam menentukan tempat eksekusi yang paling likuid dan efisien.

HIS Tambah Armada Baru, Mantapkan Operasional di Penghujung Tahun 2025

HIS Tambah Armada Baru, Mantapkan Operasional di Penghujung Tahun 2025

tugboat
Ilustrasi Tugboat / Pixabay

Mediasaham.com, Jakarta
— PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (IDX: HAIS) menunjukkan optimisme menjelang akhir 2025 dengan meluncurkan satu set armada baru untuk memperkuat kinerja operasional. Informasi ini tercantum dalam laporan resmi perusahaan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui surat bernomor 502/HIS-JKT/CORSEC-UM05/XI/2025.

Penambahan armada ini menjadi bagian dari strategi besar HIS dalam meningkatkan kapasitas angkut dan memperkuat layanan logistik komoditas, baik lewat jalur sungai maupun laut.

Prodia Resmikan Clinical Multiomics Centre, Era Baru Diagnostik Presisi Dimulai

Prodia Resmikan Clinical Multiomics Centre, Era Baru Diagnostik Presisi Dimulai

Mass Spectrometry
Ilustrasi Mass Spectrometry. Adit Saputra / Mediasaham.com

Mediasaham.com, Jakarta — PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) kembali menegaskan posisinya sebagai pionir layanan laboratorium klinik Indonesia dengan meresmikan Prodia Clinical Multiomics Centre (PCMC), fasilitas diagnostik berbasis teknologi mass spectrometry generasi terbaru yang menawarkan layanan multiomics dengan tingkat presisi tinggi. Peresmian ini berlangsung pada 15 November 2025, bertepatan dengan 14 tahun perjalanan laboratorium mass spectrometry Prodia.

Baca: Cara Karyawan Punya Penghasilan Passive Income tanpa Keluar Kerja, Gaji Tetap tapi Aset Terus Bertumbuh

Langkah ini menjadi salah satu inovasi strategis Prodia dalam memperluas layanan precision medicine, pendekatan medis modern yang menyesuaikan strategi pengobatan berdasarkan kondisi unik setiap individu. Fasilitas PCMC diresmikan langsung oleh jajaran pimpinan Prodia, termasuk Founder dan Komisaris Utama Andi Widjaja, PhD, MBA, Direktur Utama Dr. Dewi Muliaty, M.Si, dan jajaran direksi serta komisaris lainnya.

MedcoEnergi Tambah Kapasitas 39 MW untuk Sistem Listrik Batam–Bintan

MedcoEnergi Tambah Kapasitas 39 MW untuk Sistem Listrik Batam–Bintan

combined cycle
Pembangkit Listrik Combined Cycle. Adit Saputra / Mediasaham.com

Mediasaham.com, 
Jakarta — PT Medco Energi Internasional Tbk (IDX: MEDC) resmi menambah kapasitas listrik sebesar 39 megawatt (MW) di kawasan Batam–Bintan. Proyek ini dijalankan melalui anak usahanya, PT Medco Power Indonesia, yang baru saja mengoperasikan pembangkit listrik combined cycle di Tanjung Uncang, Batam, sejak 8 November 2025.

Efisiensi Energi Meningkat dan Emisi Berkurang

Pembangkit baru ini merupakan hasil konversi dari fasilitas open cycle 70 MW menjadi 109 MW combined cycle. Teknologi baru ini memanfaatkan panas buangan dari turbin gas untuk menggerakkan turbin uap tambahan.

Baca: 105 Daftar Saham Sektor Keuangan di BEI: Cek Papan Pencatatan, Jumlah Saham dan Tanggal IPO

Hasilnya, efisiensi meningkat signifikan, sementara intensitas karbon turun dari 0,8 menjadi 0,4 ton CO₂ per MWh. Artinya, MedcoEnergi berhasil meningkatkan kapasitas listrik tanpa menambah emisi besar-besaran.

Dukung Pertumbuhan Industri Batam dan Bintan

Langkah ini menjadi kabar baik bagi kawasan industri Batam dan Bintan yang terus berkembang. Dengan suplai listrik yang lebih andal, kawasan tersebut diharapkan semakin menarik bagi investor manufaktur dan ekspor.

Baca: Cara Trading Saham Online Modal Kecil Hanya 50 Ribu

Presiden Direktur Medco Power Indonesia, Eka Satria, menyebut proyek ini sebagai bukti efisiensi dan keandalan sistem.

“Dengan energi yang sama, kami menghasilkan listrik lebih banyak dan menekan emisi karbon,” ujarnya.

Komitmen MedcoEnergi terhadap Energi Rendah Karbon

CEO MedcoEnergi, Roberto Lorato, menegaskan proyek ini sejalan dengan strategi perusahaan menuju portofolio energi rendah karbon.

“Kami terus membangun portofolio listrik yang efisien dan ramah lingkungan,” jelasnya.

MedcoEnergi juga mencatat pencapaian lebih dari 2,7 juta jam kerja tanpa kecelakaan kerja (LTI) selama proyek berlangsung. Capaian ini menunjukkan standar keselamatan tinggi dan komitmen terhadap kinerja operasional yang berkelanjutan.

Analisis Singkat: Langkah Kecil, Dampak Besar

Penambahan 39 MW mungkin tampak kecil dibanding proyek besar migas MedcoEnergi, tapi ini menunjukkan arah transformasi energi yang jelas. Dengan efisiensi ganda dan emisi berkurang separuh, langkah ini bisa menjadi model pengembangan energi bersih di kawasan industri lain di Indonesia.

GoTo Klarifikasi Isu Merger dengan Grab: Manajemen Tegaskan Media Besar Menyebarkan Berita Menyesatkan

GoTo Klarifikasi Isu Merger dengan Grab: Manajemen Tegaskan Media Besar Menyebarkan Berita Menyesatkan

Cek Fakta
Cek Fakta Kebenaran / Pixabay

Mediasaham.com, Jakarta 12 November 2025 — PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (IDX: GOTO) akhirnya buka suara menanggapi berbagai rumor yang beredar luas mengenai dugaan rencana merger dengan Grab. Dalam keterbukaan informasi resmi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan nomor 104/GOTO/CS/JKT/XI/2025, manajemen GoTo menegaskan bahwa pemberitaan sejumlah media besar berisi informasi yang tidak benar dan menyesatkan.

CBRE Jawab Permintaan Penjelasan BEI Terkait Pembelian Kapal Hai Long 106

CBRE Jawab Permintaan Penjelasan BEI Terkait Pembelian Kapal Hai Long 106

Kapal
Ilustrasi. Sebuah kapal mengankut barang di samudra lepas. Foto / Pixabay

Mediasaham.com, Jakarta 11 November 2025 – PT Cakra Buana Resources Energi Tbk. (IDX: CBRE) memberikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait surat permintaan penjelasan Bursa Nomor S-12643/BEI.PP1/11-2025 mengenai rencana pembelian kapal Hai Long 106 dari Hilong Shipping Holding Limited (HSHL).

Baca: 105 Daftar Saham Sektor Keuangan di BEI: Cek Papan Pencatatan, Jumlah Saham dan Tanggal IPO

Dalam surat tanggapan tertanggal 6 November 2025, CBRE menjabarkan secara rinci timeline transaksi, sumber pendanaan, serta tujuan akuisisi kapal bernilai jutaan dolar tersebut.

Sinergi Inti Andalan Prima (INET) Klarifikasi Isu Akuisisi Trans Hybrid Communication (THC)

Sinergi Inti Andalan Prima (INET) Klarifikasi Isu Akuisisi Trans Hybrid Communication (THC)

mencari fakta
Ilustrasi. Mencari fakta kebenaran. Foto WendyAlison / Pixabay

Mediasaham.com, Jakarta
 — PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) akhirnya memberikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait pemberitaan mengenai rencana akuisisi saham PT Trans Hybrid Communication (THC).

Dalam surat bernomor 83/INET-BEI/XI/2025 yang ditandatangani oleh Direktur Utama, Muhammad Arif, INET membenarkan bahwa perusahaan memang telah menandatangani dokumen Indikasi Syarat dan Kesepakatan Pendahuluan atas rencana pengambilalihan saham THC. Saat ini, perusahaan tengah melakukan proses due diligence terhadap objek transaksi tersebut.

GoTo Klarifikasi Isu Merger dengan Grab, Tegaskan Belum Ada Keputusan Resmi

GoTo Klarifikasi Isu Merger dengan Grab, Tegaskan Belum Ada Keputusan Resmi


rumor
Ilustrasi. Cek fakta kebenaran. Foto Gerd Altmann Pixabay

Mediasaham.com, Jakarta 11 November 2025 – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan atau kesepakatan apa pun terkait rumor merger dengan Grab yang ramai diberitakan di media massa. Pernyataan resmi ini disampaikan perusahaan melalui surat tanggapan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan nomor 103/GOTO/CS/JKT/XI/2025, menanggapi permintaan klarifikasi dari bursa pada 10 November 2025.

Dalam keterangannya, manajemen GoTo menyampaikan bahwa perseroan saat ini berada pada posisi keuangan dan operasional terkuat dalam beberapa tahun terakhir, didukung oleh strategi menuju profitabilitas berkelanjutan. “Kami berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan mitra pengemudi, UMKM, dan konsumen di seluruh Indonesia yang memungkinkan pencapaian ini,” tulis GoTo dalam surat tersebut.

Chandra Asri Group Siapkan Graduate Development Program (GDP) untuk Cetak Pemimpin Muda Masa Depan

Chandra Asri Group Siapkan Graduate Development Program (GDP) untuk Cetak Pemimpin Muda Masa Depan

kerjasama
Ilustrasi Kerjasama Tim GDP. Foto by Pixabay

Mediasaham.com, Jakarta –
PT Chandra Asri Pacific Tbk (IDX: TPIA), perusahaan penyedia solusi energi, kimia, dan infrastruktur terkemuka di Asia Tenggara, memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang dengan meluncurkan Graduate Development Program (GDP).

Program ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mengembangkan talenta muda unggul yang siap berperan dalam transformasi bisnis dan ekspansi regional Chandra Asri Group.

Langkah ini menunjukkan keseriusan Chandra Asri dalam berinvestasi pada sumber daya manusia (SDM), seiring meningkatnya kebutuhan tenaga profesional berkompetensi tinggi di sektor industri kimia dan energi. Rekrutmen pertama GDP akan dimulai pada semester I tahun 2026, dengan target menjaring puluhan lulusan terbaik dari berbagai universitas dalam dan luar negeri.

Berita Terbaru

    Laporan Keuangan

      Dividen Saham