10 Saham dengan Market Cap Terbesar di Indonesia, BBCA Memimpin

Kapitalisasi pasar menjadi salah satu indikator yang sering digunakan untuk melihat seberapa besar nilai sebuah perusahaan di pasar saham. Semakin besar kapitalisasi pasar, semakin besar pula nilai perusahaan berdasarkan harga saham yang beredar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan data market capitalization, terdapat sejumlah saham dengan nilai kapitalisasi pasar mencapai ratusan triliun rupiah. BBCA menempati posisi teratas dengan kapitalisasi pasar Rp738 triliun, disusul DCII sebesar Rp476 triliun dan BBRI sebesar Rp471 triliun.

Daftar ini memberikan gambaran mengenai perusahaan-perusahaan dengan market cap terbesar di Indonesia berdasarkan data yang tersedia. Selain sektor perbankan, daftar tersebut juga diisi oleh perusahaan telekomunikasi, energi, teknologi, infrastruktur dan sektor lainnya.

IDX Jakarta
Gedung Bursa Efek Indonesia. Adit Saputra / Mediasaham.com

Apa Itu Market Cap Saham?

Market capitalization atau kapitalisasi pasar adalah nilai total suatu perusahaan berdasarkan harga saham di pasar dan jumlah saham yang beredar.

Secara sederhana, rumus kapitalisasi pasar adalah:

Market Cap = Harga Saham × Jumlah Saham Beredar

Karena harga saham bergerak setiap hari, nilai kapitalisasi pasar suatu perusahaan juga dapat berubah. Oleh karena itu, peringkat saham berdasarkan market cap dapat mengalami perubahan mengikuti pergerakan harga saham.

10 Saham dengan Market Cap Terbesar

Berdasarkan data kapitalisasi pasar dalam satuan triliun rupiah, berikut daftar 10 saham dengan market cap terbesar.

Peringkat Kode Saham Market Cap Porsi
1 BBCA Rp738 triliun 6,84%
2 DCII Rp476 triliun 4,40%
3 BBRI Rp471 triliun 4,36%
4 BYAN Rp418 triliun 3,87%
5 BREN Rp381 triliun 3,53%
6 BMRI Rp379 triliun 3,51%
7 AMMN Rp329 triliun 3,04%
8 MORA Rp238 triliun 2,20%
9 TLKM Rp229 triliun 2,12%
10 DSSA Rp218 triliun 2,02%

1. BBCA

BBCA atau PT Bank Central Asia Tbk menjadi saham dengan kapitalisasi pasar terbesar dalam daftar ini. Nilai market cap BBCA mencapai Rp738 triliun, dengan porsi sebesar 6,84%.

Besarnya kapitalisasi pasar membuat BBCA menjadi salah satu saham yang memiliki pengaruh besar terhadap pergerakan pasar saham Indonesia. BBCA juga merupakan salah satu emiten perbankan yang banyak diperhatikan investor.

2. DCII

DCII menempati posisi kedua dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp476 triliun. Porsi kapitalisasi pasarnya tercatat 4,40%.

Posisi DCII dalam daftar saham dengan market cap terbesar menunjukkan besarnya valuasi pasar perusahaan dibandingkan dengan banyak emiten lain yang tercatat di BEI.

3. BBRI

BBRI berada di posisi ketiga dengan market cap sebesar Rp471 triliun. Angka tersebut setara dengan porsi 4,36%.

BBRI merupakan salah satu perusahaan perbankan terbesar di Bursa Efek Indonesia. Dengan kapitalisasi pasar mencapai ratusan triliun rupiah, saham ini termasuk kelompok saham berkapitalisasi besar.

4. BYAN

BYAN berada di urutan keempat dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp418 triliun. Porsi market cap BYAN dalam data mencapai 3,87%.

Masuknya BYAN menunjukkan bahwa sektor non-keuangan juga memiliki perusahaan dengan nilai kapitalisasi pasar yang sangat besar di BEI.

5. BREN

BREN menempati posisi kelima dengan market cap sebesar Rp381 triliun. Porsi kapitalisasi pasar perusahaan tercatat sebesar 3,53%.

Dengan nilai kapitalisasi tersebut, BREN termasuk dalam kelompok saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di Indonesia.

6. BMRI

BMRI berada di posisi keenam dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp379 triliun. Nilai tersebut memiliki porsi 3,51% dari kapitalisasi pasar dalam data.

BMRI menjadi saham perbankan lainnya yang masuk dalam daftar 10 besar saham berdasarkan market cap.

7. AMMN

AMMN memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp329 triliun dan berada di posisi ketujuh. Porsi market cap AMMN tercatat sebesar 3,04%.

Nilai kapitalisasi tersebut menempatkan AMMN sebagai salah satu perusahaan dengan valuasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia.

8. MORA

MORA menempati posisi kedelapan dalam daftar saham dengan market cap terbesar. Kapitalisasi pasar MORA mencapai Rp238 triliun, dengan porsi 2,20%.

9. TLKM

TLKM berada di peringkat kesembilan dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp229 triliun. Porsi market cap TLKM dalam data mencapai 2,12%.

TLKM merupakan salah satu emiten besar di sektor telekomunikasi dan menjadi satu-satunya perusahaan telekomunikasi yang masuk dalam daftar 10 besar berdasarkan data tersebut.

10. DSSA

DSSA melengkapi daftar 10 besar saham dengan market cap terbesar dengan nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp218 triliun. Porsinya tercatat sebesar 2,02%.

Dengan kapitalisasi lebih dari Rp200 triliun, DSSA termasuk kelompok perusahaan dengan nilai pasar yang besar di Bursa Efek Indonesia.

Total Market Cap 10 Saham Terbesar

Jika nilai kapitalisasi pasar dari seluruh saham dalam daftar tersebut dijumlahkan, totalnya mencapai sekitar Rp3.877 triliun.

Jumlah tersebut menunjukkan besarnya nilai perusahaan yang direpresentasikan oleh 10 saham dengan kapitalisasi pasar terbesar dalam data. BBCA menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp738 triliun, sedangkan DSSA berada di posisi ke-10 dengan Rp218 triliun.

Dominasi Saham Berkapitalisasi Besar

Daftar tersebut memperlihatkan bahwa saham berkapitalisasi besar berasal dari berbagai sektor. Sektor perbankan diwakili oleh BBCA, BBRI dan BMRI. Sementara itu, terdapat pula perusahaan dari sektor energi, teknologi, telekomunikasi dan bisnis lainnya.

Hal ini menunjukkan bahwa market cap saham Indonesia tidak hanya terkonsentrasi pada satu sektor tertentu. Perubahan harga saham perusahaan-perusahaan berkapitalisasi besar juga dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi dinamika indeks pasar.

Apakah Market Cap Menentukan Saham yang Bagus?

Kapitalisasi pasar merupakan salah satu informasi penting ketika investor mempelajari sebuah saham. Namun, market cap tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya ukuran untuk menentukan apakah suatu saham menarik untuk dibeli.

Investor tetap perlu melihat berbagai aspek lain, seperti kinerja keuangan, pertumbuhan pendapatan dan laba, valuasi, arus kas, tingkat utang, prospek industri serta kondisi ekonomi secara keseluruhan.

Saham dengan market cap besar juga tidak selalu berarti memiliki valuasi murah. Sebaliknya, perusahaan dengan kapitalisasi pasar lebih kecil tidak otomatis berarti memiliki prospek yang buruk.

Data menunjukkan BBCA menjadi saham dengan market cap terbesar dengan nilai Rp738 triliun. Posisi berikutnya ditempati DCII sebesar Rp476 triliun dan BBRI sebesar Rp471 triliun.

Selanjutnya terdapat BYAN, BREN, BMRI, AMMN, MORA, TLKM dan DSSA yang seluruhnya memiliki kapitalisasi pasar lebih dari Rp200 triliun.

Daftar saham berdasarkan kapitalisasi pasar ini dapat menjadi salah satu referensi awal untuk memahami perusahaan-perusahaan besar yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Namun, investor tetap perlu melakukan analisis lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi.

Catatan: Data market capitalization dalam artikel ini menggunakan data yang diterbitkan BEI per 7 Oktober 2026 dan dinyatakan dalam triliun rupiah. Nilai kapitalisasi pasar dapat berubah mengikuti pergerakan harga saham dan perubahan jumlah saham beredar.

Disclaimer: Artikel ini bertujuan sebagai informasi edukasi dan bukan perintah jual atau beli saham tertentu. Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga. Redaksi Mediasaham.com tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi pembaca.

0 Comments

Posting Komentar

Berita Terbaru

    Konten Premium

      Dividen Saham