Apa Itu Saham? Pengertian, Jenis, dan Cara Kerjanya

Apa Itu Saham? Pengertian, Jenis, dan Cara Kerjanya

Apa itu saham? Saham adalah bukti kepemilikan seseorang atau badan usaha terhadap suatu perusahaan. Ketika seseorang membeli saham sebuah perusahaan, orang tersebut menjadi salah satu pemilik perusahaan sesuai dengan jumlah saham yang dimilikinya.

Dalam kehidupan sehari-hari, konsep saham sebenarnya cukup mudah dipahami.

Bayangkan sebuah perusahaan seperti sebuah kue yang dibagi menjadi banyak bagian. Setiap bagian mewakili kepemilikan tertentu. Jika seseorang membeli salah satu bagian tersebut, ia memiliki sebagian dari perusahaan.

Di pasar modal Indonesia, saham merupakan salah satu instrumen investasi yang paling banyak dikenal masyarakat. Saham perusahaan terbuka dapat diperdagangkan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).

Namun, saham bukan sekadar angka yang naik dan turun di aplikasi sekuritas. Di balik sebuah saham terdapat perusahaan, bisnis, aset, utang, pendapatan, laba, dan pemegang saham.

Karena itu, memahami pengertian saham, jenis saham, cara kerja saham, keuntungan saham, risiko saham, dan cara membeli saham penting bagi siapa pun yang ingin mulai berinvestasi maupun trading saham.

saham bbri
Seorang trader sedang melakukan trading saham BBRI. Foto Adit Saputra / Mediasaham.com

Apa Itu Saham?

Saham adalah bukti penyertaan atau kepemilikan seseorang atau pihak terhadap suatu perusahaan.

OJK menjelaskan bahwa saham merupakan bukti penyertaan atau kepemilikan dalam suatu perusahaan. Kepemilikan tersebut memberikan sejumlah hak kepada pemegang saham sesuai dengan karakteristik saham yang dimilikinya.

Contoh sederhananya:

Sebuah perusahaan memiliki total 1 juta lembar saham.

Jika seseorang memiliki 10.000 saham perusahaan tersebut, berarti orang tersebut memiliki bagian dari perusahaan sesuai proporsi saham yang dimilikinya.

Semakin besar jumlah saham yang dimiliki dibandingkan total saham perusahaan, semakin besar pula persentase kepemilikannya.

Contoh Sederhana Saham

Misalnya PT ABC memiliki 1 juta saham.

Andi membeli 10.000 saham PT ABC.

Maka persentase kepemilikan Andi adalah:

10.000 ÷ 1.000.000 × 100% = 1%

Artinya, secara sederhana Andi memiliki 1% bagian dari perusahaan tersebut.

Tentu dalam praktik pasar modal terdapat struktur modal, klasifikasi saham, dan ketentuan hukum yang lebih kompleks. Namun contoh tersebut membantu memahami konsep dasar saham.

Apa Itu Trading? Pengertian, Cara Kerja, Jenis, Keuntungan dan Risikonya

Apa Itu Trading? Pengertian, Cara Kerja, Jenis, Keuntungan dan Risikonya

Trading adalah kegiatan membeli dan menjual aset keuangan dengan tujuan memperoleh keuntungan dari perubahan harga. Dalam pasar modal, trading saham berarti membeli saham pada harga tertentu kemudian menjualnya kembali ketika harga bergerak sesuai dengan target yang telah ditentukan.

Trading berbeda dengan sekadar membeli saham lalu menyimpannya dalam waktu lama. Seorang trader biasanya lebih memperhatikan pergerakan harga, momentum, volume transaksi, kondisi pasar, serta waktu masuk dan keluar dari sebuah posisi.

Meski terlihat sederhana, trading bukan cara mendapatkan uang dengan cepat tanpa risiko. Harga aset dapat bergerak naik maupun turun sehingga trader bisa memperoleh keuntungan sekaligus mengalami kerugian.

Oleh karena itu, memahami apa itu trading, cara kerjanya, jenis-jenis trading, serta risikonya menjadi langkah penting sebelum seseorang mulai melakukan transaksi.

keuntungan trading
Ilustrasi: Seseorang sedang mengamati grafik di layar lapto saat trading. Foto oleh Tyli Jura / Pixabay

Apa Itu Trading?

Secara sederhana, trading adalah aktivitas jual beli aset untuk mendapatkan keuntungan dari perubahan harga.

Contohnya, seseorang membeli saham PT ABC pada harga Rp1.000 per saham. Beberapa hari kemudian harga saham tersebut naik menjadi Rp1.100. Jika saham tersebut dijual pada harga Rp1.100, terdapat keuntungan kotor Rp100 per saham.

Sebaliknya, jika harga turun menjadi Rp900 dan saham dijual pada harga tersebut, trader mengalami kerugian Rp100 per saham.

Jadi, prinsip dasar trading dapat digambarkan sebagai:

Beli → harga bergerak → jual → untung atau rugi

Dalam konteks pasar modal Indonesia, perdagangan saham merupakan bagian utama dari kegiatan pasar modal. Perdagangan tersebut dilakukan melalui mekanisme pasar yang diatur oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama lembaga terkait seperti KPEI dan KSEI.

Apa Arti Trading?

Kata trading berasal dari bahasa Inggris yang berarti perdagangan.

Dalam dunia keuangan, trading mengacu pada aktivitas memperjualbelikan instrumen keuangan dengan memanfaatkan perubahan harga.

Instrumen yang dapat diperdagangkan sangat beragam, antara lain:

  • Saham
  • Obligasi
  • Mata uang atau forex
  • Komoditas
  • Kontrak berjangka
  • Aset digital
  • Instrumen keuangan lainnya

Namun, mekanisme dan tingkat risiko setiap instrumen berbeda. Karena itu, seseorang tidak seharusnya menganggap semua jenis trading memiliki cara kerja yang sama.

Jadwal Pembagian Dividen AUTO 2026: Rp72,52 per Saham, Yield 2,10%

Jadwal Pembagian Dividen AUTO 2026: Rp72,52 per Saham, Yield 2,10%

PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp72,52 per saham. Pembayaran dividen kepada pemegang saham yang berhak dijadwalkan pada 26 Oktober 2026.

Keputusan pembagian dividen interim tersebut ditetapkan oleh Direksi AUTO pada 2 Oktober 2026 dan telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris pada 1 Oktober 2026.

Dengan jadwal cum dividen yang semakin dekat, investor perlu memperhatikan tanggal penting untuk mendapatkan hak atas dividen saham AUTO.

jadwal pembagian dividen auto
Saham AUTO membagi dividen ke investor. Radit M. Pase / Mediasaham.com

Jadwal Pembagian Dividen AUTO 2026

Berikut jadwal lengkap pembagian dividen interim Astra Otoparts:

Keterangan

Tanggal

Cum Dividen Pasar Reguler & Negosiasi

13 Oktober 2026

Ex Dividen Pasar Reguler & Negosiasi

14 Oktober 2026

Cum Dividen Pasar Tunai

15 Oktober 2026

Recording Date

15 Oktober 2026

Ex Dividen Pasar Tunai

16 Oktober 2026

Pembayaran Dividen

26 Oktober 2026

Pemegang saham yang berhak memperoleh dividen adalah investor yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham AUTO pada 15 Oktober 2026 pukul 16:00 WIB.

Baca: 50 Dividen Saham Terbesar 2026

Dividen AUTO 2026 Sebesar Rp72,52 per Saham

Astra Otoparts menetapkan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp72,52 per saham.

Pembagian dividen tersebut didasarkan pada kondisi keuangan perseroan per 30 Juni 2026. AUTO mencatat laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar sekitar Rp1,15 triliun, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sekitar Rp11,98 triliun, dan total ekuitas sekitar Rp17,19 triliun.

Dengan jumlah saham beredar sebanyak 4.819.733.000 saham, total dividen interim yang disiapkan mencapai sekitar Rp349,52 miliar.

Jadwal Pembagian Dividen BSBK 2026, Dividen Rp25,09 miliar, Yield 2,56%

Jadwal Pembagian Dividen BSBK 2026, Dividen Rp25,09 miliar, Yield 2,56%

MediaSaham.com – PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp1 per saham. Total dividen interim yang disiapkan perseroan mencapai Rp25,09 miliar.

Pembagian dividen interim tersebut berdasarkan keputusan Direksi PT Wulandari Bangun Laksana Tbk pada 1 Oktober 2026 yang telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris pada tanggal yang sama.

dividen BSBK 2026
Ilustrasi Nilai dividen saham yang terus bertumbuh dari tahun ke tahun. Radit M. Pase / Mediasaham.com

Bagi investor yang ingin mendapatkan dividen BSBK, tanggal penting yang perlu diperhatikan adalah cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 13 Oktober 2026. Sementara pembayaran dividen dijadwalkan pada 20 Oktober 2026.

Jadwal Pembagian Dividen BSBK 2026

Berikut jadwal lengkap pembagian dividen interim saham BSBK:

Keterangan

Tanggal

Cum Dividen Pasar Reguler & Negosiasi

13 Oktober 2026

Ex Dividen Pasar Reguler & Negosiasi

14 Oktober 2026

Cum Dividen Pasar Tunai

15 Oktober 2026

Recording Date

15 Oktober 2026

Ex Dividen Pasar Tunai

16 Oktober 2026

Pembayaran Dividen

20 Oktober 2026

Pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada 15 Oktober 2026 berhak memperoleh dividen interim tersebut.

Baca: 50 Dividen Saham Terbesar 2026

Dividen BSBK 2026 Sebesar Rp1 per Saham

PT Wulandari Bangun Laksana Tbk membagikan dividen interim sebesar Rp25.091.882.375. Dengan jumlah saham yang beredar sekitar 25,09 miliar saham, dividen yang diterima pemegang saham adalah Rp1 per saham.

Artinya, investor yang memiliki 100.000 saham BSBK akan memperoleh dividen bruto sebesar:

100.000 saham × Rp1 = Rp100.000

Sedangkan investor yang memiliki 1 juta saham akan memperoleh dividen bruto sebesar Rp1 juta sebelum pajak.

Baca: Jadwal Dividen 2026: Kalender Lengkap & Cara Hitung Yield 

Dividen BSBK Naik dari Tahun Sebelumnya

Jika dibandingkan dengan tahun 2025, dividen per saham BSBK tahun 2026 mengalami kenaikan.

Pada 2025, BSBK tidak tercatat membagikan dividen interim, sedangkan pada 2026 perseroan kembali membagikan dividen interim sebesar Rp1 per saham. Dengan demikian, dividen per saham meningkat sebesar Rp1 per saham dibandingkan tahun sebelumnya.

Karena dividen tahun 2025 adalah nihil, persentase kenaikan dividen tidak dapat dihitung secara normal.

Baca: Histori Dividen ITMG dari Tahun ke Tahun, Lengkap Analisis Dividend Yield

Sebagai perbandingan historis, BSBK sebelumnya juga membagikan dividen interim sebesar Rp1 per saham untuk tahun buku 2024.

Dengan demikian, riwayat dividen interim BSBK yang dapat dibandingkan adalah:

Tahun Buku

Dividen per Saham

Perubahan

2024

Rp1

-

2025

Tidak membagikan dividen interim

Turun Rp1 dari 2024

2026

Rp1

Naik Rp1 dari 2025

Dividend Yield BSBK 2026

Berdasarkan harga penutupan saham BSBK pada 2 Oktober 2026 sebesar Rp39 per saham, dividend yield dari dividen interim Rp1 per saham adalah sekitar 2,56%. Data historis menunjukkan BSBK ditutup pada Rp39 pada 2 Oktober 2026.

Baca: Jadwal Dividen Interim Alfamart 2026,  Dividen Mencapai Rp595,83 miliar

Perhitungannya:

Dividend Yield = Dividen per Saham ÷ Harga Saham × 100%

= Rp1 ÷ Rp39 × 100%

= 2,56%

Dengan demikian, jika investor membeli saham BSBK pada harga Rp39 per saham dan memperoleh dividen interim Rp1 per saham, imbal hasil dividen interimnya setara sekitar 2,56% dari harga pembelian tersebut.

Perlu diperhatikan bahwa angka 2,56% merupakan dividend yield berdasarkan dividen interim, bukan yield dividen setahun penuh. Besaran dividen final atau dividen tambahan untuk tahun buku 2026 dapat berbeda dan belum dapat dipastikan dari pengumuman ini.

Total Dividen BSBK Mencapai Rp25,09 Miliar

Perseroan menetapkan total dividen interim sebesar Rp25.091.882.375 atau sekitar Rp25,09 miliar.

Pembayaran dividen akan dilakukan pada 20 Oktober 2026. Untuk transaksi saham di pasar reguler dan negosiasi, investor harus memperhatikan tanggal cum dividen 13 Oktober 2026 dan ex dividen 14 Oktober 2026.

Sementara itu, untuk pasar tunai, cum dividen ditetapkan pada 15 Oktober 2026 dan ex dividen pada 16 Oktober 2026.

Ringkasan Dividen BSBK 2026

Berikut ringkasan informasi pembagian dividen interim BSBK:

  • Kode saham: BSBK
  • Emiten: PT Wulandari Bangun Laksana Tbk
  • Sektor: Properti dan Real Estate
  • Total dividen: Rp25.091.882.375
  • Dividen per saham: Rp1
  • Cum dividen reguler & negosiasi: 13 Oktober 2026
  • Ex dividen reguler & negosiasi: 14 Oktober 2026
  • Cum dividen pasar tunai: 15 Oktober 2026
  • Recording date: 15 Oktober 2026
  • Ex dividen pasar tunai: 16 Oktober 2026
  • Pembayaran dividen: 20 Oktober 2026
  • Harga penutupan 2 Oktober 2026: Rp39
  • Dividend yield interim: sekitar 2,56%

Pembagian dividen interim ini merupakan dividen untuk tahun buku 2026. Investor tetap perlu memperhatikan keputusan perseroan terkait pembagian dividen berikutnya karena dividen interim tidak otomatis mencerminkan total dividen yang akan diterima pemegang saham untuk satu tahun buku penuh.

 Disclaimer: Artikel ini bertujuan sebagai informasi edukasi dan bukan perintah jual atau beli saham tertentu. Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga. Redaksi Mediasaham.com tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi pembaca.

Jadwal Dividen Interim Alfamart 2026,  Dividen Mencapai Rp595,83 miliar

Jadwal Dividen Interim Alfamart 2026, Dividen Mencapai Rp595,83 miliar

MediaSaham.com – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) akan membagikan dividen interim sebesar Rp14,50 per saham kepada pemegang saham. Total dividen interim yang disiapkan perseroan mencapai Rp595,83 miliar.

Pembagian dividen interim tersebut berasal dari laba bersih PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026.

dividen alfamart
Pembagian dividen Alfamart. Adit Saputra/ Mediasaham.com

Keputusan pembagian dividen interim telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris atas keputusan Direksi perseroan pada 1 Oktober 2026.

Dalam pemberitahuan kepada pemegang saham yang ditandatangani Direksi pada 5 Oktober 2026, perseroan menetapkan jadwal pembagian dividen interim, termasuk tanggal cum dividend, ex dividend, recording date, hingga pembayaran dividen.

Alfamart Bagikan Dividen Interim Rp595,83 Miliar

Total dividen interim yang akan dibagikan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk mencapai:

Rp595.831.574.150 Sementara itu, dividen interim yang diterima pemegang saham ditetapkan sebesar:

Rp14,50 per saham. Dividen tersebut berasal dari laba bersih perseroan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026.

Baca: 50 Dividen Saham Terbesar 2026

Jadwal Dividen Interim Alfamart 2026

Berikut jadwal lengkap pembagian dividen interim Alfamart:

Keterangan

Tanggal

Cum Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi

13 Oktober 2026

Ex Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi

14 Oktober 2026

Cum Dividen Pasar Tunai

15 Oktober 2026

Recording Date

15 Oktober 2026

Ex Dividen Pasar Tunai

16 Oktober 2026

Pembayaran Dividen Interim

27 Oktober 2026

Dengan jadwal tersebut, 13 Oktober 2026 menjadi cum dividend date di pasar reguler dan negosiasi. Sementara itu, tanggal 15 Oktober 2026 merupakan cum dividend di pasar tunai sekaligus recording date.

Pembayaran dividen interim dijadwalkan pada 27 Oktober 2026.

Baca: Jadwal Dividen 2026: Kalender Lengkap & Cara Hitung Yield 
10 Broker Saham Asing dan Lokal dengan Nilai Trading Tertinggi 2026  (Data Resmi BEI)

10 Broker Saham Asing dan Lokal dengan Nilai Trading Tertinggi 2026 (Data Resmi BEI)

10 broker saham asing dan lokal dengan nilai trading tertinggi 2026 menunjukkan persaingan yang semakin ketat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan data Total Trade Value secara year to date (YTD) hingga Agustus 2026, Stockbit Sekuritas Digital (XL) menjadi broker dengan nilai trading saham terbesar di Indonesia.

Stockbit Sekuritas Digital mencatat nilai trading sebesar Rp748,38 triliun sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Posisi kedua ditempati Mandiri Sekuritas (CC) dengan nilai trading Rp673,29 triliun, disusul UBS Sekuritas Indonesia (AK) sebesar Rp672,32 triliun.

Broker Asing Terbesar
Ilustrasi. Seorang Investor sedang memasuki kantor broker saham. Adit Saputra / Mediasaham.com

Selain melihat nilai transaksi, daftar broker saham terbesar juga menarik karena memperlihatkan perubahan kinerja dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Beberapa broker mencatat pertumbuhan nilai trading lebih dari 60% secara year on year (YoY).

10 Broker Saham dengan Nilai Trading Tertinggi 2026

Berikut daftar 10 broker saham asing dan lokal dengan nilai trading tertinggi 2026 berdasarkan total nilai perdagangan saham YTD hingga Agustus 2026:

Peringkat Broker Saham Kode Nilai Trading YTD
1Stockbit Sekuritas DigitalXLRp748,38 triliun
2Mandiri SekuritasCCRp673,29 triliun
3UBS Sekuritas IndonesiaAKRp672,32 triliun
4Maybank Sekuritas IndonesiaZPRp432,76 triliun
5Mirae Asset Sekuritas IndonesiaYPRp352,95 triliun
6CGS International Sekuritas IndonesiaYURp347,77 triliun
7Indo Premier SekuritasPDRp265,15 triliun
8J.P. Morgan Sekuritas IndonesiaBKRp258,79 triliun
9Semesta Indovest SekuritasMGRp224,78 triliun
10Ajaib Sekuritas AsiaXCRp187,61 triliun

Catatan: nilai trading pada tabel merupakan pembulatan dari data dalam satuan miliar rupiah.

Cara Memilih Broker Saham Terbaik di Indonesia dan Aman untuk Pemula 2026

Cara Memilih Broker Saham Terbaik di Indonesia dan Aman untuk Pemula 2026

Mediasaham.com - Broker Saham Terbaik di Indonesia. Ingin mulai investasi saham tapi bingung harus mulai dari mana? Tenang, kamu tidak sendiri. Banyak orang yang ingin mencoba peruntungan di pasar saham, tapi masih belum tahu apa itu broker saham dan bagaimana cara memilih broker saham terbaik dan aman.

Memilih broker yang tepat adalah langkah pertama dan paling penting sebelum kamu bisa beli saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kalau salah pilih, bisa-bisa transaksi kamu terganggu atau bahkan uangmu tidak aman.

Ilustrasi Seorang investor sedang berpikir untuk memilih Broker Saham Terbaik. Adit Saputra

Cara Memilih Broker Saham Terbaik dan Terpercaya Tahun 2026 

Nah, di artikel ini kita akan bahas lengkap dan mudah dipahami tentang:

  • Apa itu broker saham

  • Mengapa kamu butuh broker saham

  • Ciri-ciri broker saham terbaik

  • Langkah-langkah buka rekening saham online


Apa Itu Broker Saham?

Broker saham (perusahaan sekuritas) adalah perusahaan yang menjadi perantara jual beli saham antara investor dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Mereka bertugas menyalurkan pesanan beli atau jual saham yang kamu lakukan lewat aplikasi online.

Bayangkan broker sebagai “jembatan” antara kamu dan pasar saham. Tanpa mereka, kamu tidak bisa membeli atau menjual saham secara langsung di BEI.

Broker resmi biasanya sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan memiliki izin sebagai Perantara Pedagang Efek.

Jadi, kalau kamu ingin aman dan tidak tertipu, pastikan broker pilihanmu sudah resmi dan diawasi OJK.


Mengapa Kamu Perlu Broker Saham?

Tanpa broker, kamu tidak bisa bertransaksi jual beli saham di bursa saham Indonesia.
Selain sebagai perantara, broker juga memberikan banyak layanan penting untuk investor, seperti:

  1. Aplikasi trading saham online
    Kamu bisa jual beli saham langsung dari HP dengan mudah.

  2. Rekening Dana Nasabah (RDN)
    Tempat penyimpanan uang kamu sebelum dipakai membeli saham. RDN aman karena atas nama kita sendiri dan diawasi oleh bank serta OJK.

  3. Laporan riset dan rekomendasi saham
    Banyak broker saham menyediakan analisis saham harian yang membantu kamu memilih saham potensial.

  4. Edukasi dan pelatihan gratis
    Beberapa broker aktif memberikan kelas online, webinar, dan simulasi trading untuk nasabah pemula.

Dengan semua layanan ini, broker bukan cuma tempat jual beli saham, tapi juga partner belajar investasi.


Ciri-Ciri Broker Saham Terbaik 2026

Banyak broker menawarkan fitur menarik, tapi tidak semuanya cocok untuk Anda.
Berikut ciri-ciri broker saham terbaik dan terpercaya di Indonesia tahun 2026:

1. Sudah Terdaftar dan Diawasi OJK

Pastikan broker yang kamu pilih punya izin resmi dari OJK dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kamu bisa cek langsung daftar resminya di situs OJK atau BEI.

2. Aplikasi Ringan dan Mudah Dipakai

Broker terbaik memiliki aplikasi yang cepat, mudah dipahami, dan bisa diakses lewat HP atau laptop.

Memiliki fitur penting misalnya: grafik harga saham, laporan keuangan, berita pasar, dan fitur order beli/jual yang mudah.

3. Biaya Transaksi (Fee) Rendah

Setiap transaksi saham akan dikenakan biaya kecil. Biasanya antara 0,10%–0,20% untuk pembelian dan 0,20%–0,30% untuk penjualan. Semakin rendah fee-nya, semakin rendah fee yang diberikan semakin bagus karena kamu tidak perlu banyak mengeluarkan uang fee saat transaksi.

4. Tersedia Layanan Edukasi

Broker yang peduli dengan nasabah biasanya punya kelas investasi, artikel, dan video edukasi. Ini penting banget buat pemula agar tidak asal beli saham tanpa analisis.

5. Pelayanan Cepat dan Responsif

Pilih broker dengan customer service yang mudah dihubungi, baik lewat chat, email, atau telepon. Kalau ada masalah seperti saldo tidak masuk atau aplikasi error, kamu bisa langsung ditangani.


Cara Buka Rekening Saham Online

Sekarang semua proses bisa dilakukan 100% online tanpa perlu datang ke kantor sekuritas.
Berikut langkah-langkahnya agar kamu bisa mulai berinvestasi saham dari rumah:

1. Pilih Broker Saham Terpercaya

Cari broker yang sudah terdaftar di OJK dan punya aplikasi saham online yang mudah digunakan. Contoh: Stockbit, BCA Sekuritas, Mandiri Sekuritas, dan sebagainya.

2. Isi Formulir Pendaftaran

Masuk ke website atau aplikasi broker, lalu isi data pribadi seperti nama lengkap, NIK (KTP), dan nomor rekening bank.

3. Unggah Dokumen Identitas

Kamu akan diminta upload KTP, NPWP (jika ada), dan foto selfie untuk verifikasi data. Biasanya pihak sekuritas akan memandu kamu dalam proses pendaftaran dari awal sampai selesai.

4. Tunggu Proses Verifikasi

Biasanya proses verifikasi memakan waktu 1–3 hari kerja.
Setelah disetujui, broker akan mengirimkan akun trading dan nomor Rekening Dana Nasabah (RDN).

5. Setor Dana Awal

Kamu bisa mulai top-up ke RDN, bahkan ada broker yang membolehkan setoran awal hanya Rp100.000 saja.
Setelah dana masuk, kamu sudah bisa beli saham pertamamu.


Tips Memilih Broker Saham untuk Pemula

  • Pilih broker dengan reputasi baik dan sudah lama beroperasi.

  • Pastikan aplikasinya stabil dan tidak sering error saat pasar ramai.

  • Bandingkan biaya transaksi dari beberapa broker sebelum memutuskan.

  • Gunakan broker yang menyediakan akun demo atau simulasi trading, supaya kamu bisa belajar dulu tanpa risiko.

  • Jika kamu masih pemula, pilih broker yang aktif memberikan materi edukasi investasi.


Kesimpulan

Memilih broker saham yang aman dan terpercaya adalah langkah awal menuju investasi yang sukses. Broker berperan penting sebagai jembatan antara kamu dan Bursa Efek Indonesia, sekaligus penyedia fasilitas transaksi dan edukasi.

Sebelum buka rekening saham, pastikan broker pilihanmu:

  • Terdaftar di OJK

  • Memiliki aplikasi trading yang mudah digunakan

  • Menawarkan fee kompetitif

  • Menyediakan edukasi dan layanan pelanggan yang responsif

Dengan langkah yang tepat, kamu bisa mulai investasi saham dengan nyaman, aman, dan berpotensi memberikan keuntungan jangka panjang.

IHSG Anjlok 3,28% pada Pekan Ini, Transaksi Saham Capai Rp63,13 Triliun

IHSG Anjlok 3,28% pada Pekan Ini, Transaksi Saham Capai Rp63,13 Triliun

Mediasaham.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan pekan ini, 28 September hingga 2 Oktober 2026, di zona merah. IHSG ditutup pada level 6.036,888, turun 205,004 poin atau 3,28% dibandingkan penutupan pekan sebelumnya di 6.241,892.

Sepanjang pekan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.227,899 dan level terendah 5.973,163.

MARKET SUMMARY

Transaksi Saham Capai Rp63,13 Triliun

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), total volume perdagangan saham selama pekan tersebut mencapai 251,85 miliar saham.

Nilai transaksi saham tercatat sebesar Rp63,13 triliun, dengan frekuensi perdagangan mencapai 8,40 juta kali.

Jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya, aktivitas perdagangan mengalami peningkatan dari sisi volume dan nilai transaksi.

Rata-rata volume harian meningkat 72,51% menjadi 50,37 miliar saham. Rata-rata nilai transaksi harian naik 5,40% menjadi Rp12,63 triliun.

Namun, rata-rata frekuensi perdagangan justru turun 7,54% menjadi sekitar 1,68 juta transaksi per hari.

Kalkulator Average Down Saham

Kalkulator Average Down Saham

Kalkulator Average Down Saham adalah alat bantu hitung untuk mengetahui harga rata-rata pembelian saham (average price) setelah Anda melakukan pembelian kembali saham yang harganya sedang turun.

Secara umum, strategi average down dilakukan ketika Anda membeli suatu saham di harga tinggi, lalu harganya mengalami penurunan, dan Anda memilih untuk membeli lagi di harga yang lebih murah agar harga rata-rata pemilikan saham Anda menjadi lebih rendah.

Fungsi dan Manfaat kalkulator average dwon:

  1. Menghitung Harga Rata-Rata Baru secara Akurat Sangat berguna untuk mengetahui berapa harga rata-rata (avg price) saham Anda setelah menambah modal (averaging down) tanpa perlu menghitung rumus secara manual.
  2. Menentukan Strategi Break-Even Point (BEP) Dengan harga rata-rata yang lebih rendah, titik impas/BEP Anda otomatis ikut turun. Kalkulator ini membantu Anda melihat seberapa besar penurunan harga rata-rata tersebut.
  3. Simulasi Alokasi Modal & Manajemen Risiko Membantu merencanakan berapa jumlah lot dan dana tambahan yang harus disiapkan untuk menurunkan harga rata-rata ke level target tertentu.
Kalkulator Average Down

133 Daftar Saham Sektor Barang Konsumen Primer di BEI

133 Daftar Saham Sektor Barang Konsumen Primer di BEI

133 daftar saham sektor barang konsumen primer di Bursa Efek Indonesia (BEI) berisi perusahaan yang bergerak di bidang barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Sektor barang konsumen primer mencakup berbagai perusahaan, mulai dari produsen makanan dan minuman, rokok, produk rumah tangga, perawatan pribadi, hingga perusahaan ritel seperti supermarket dan toko kebutuhan dasar. Berikut daftarnya

Daftar Saham Sektor Barang Konsumen Primer di BEI
Ilustrasi beberapa keluarga sedang berbelanja barang kebutuhan sehari-hari di toko. Adit Saputra / Mediasaham.com

Berita Terbaru

    Konten Premium

      Dividen Saham