Kinerja Cemerlang September 2026: Laba DMAS Meroket 183% Jadi Rp1,49 Triliun

Mediasaham.com - PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mencatat kinerja keuangan yang meningkat signifikan hingga periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2026.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian PT Puradelta Lestari Tbk dan entitas anak, pendapatan usaha DMAS mencapai Rp2,65 triliun hingga September 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan pendapatan sebesar Rp779,58 miliar pada periode yang sama tahun 2025.

Peningkatan pendapatan tersebut turut mendorong laba bersih periode berjalan DMAS menjadi Rp1,49 triliun, dari Rp525,64 miliar pada periode sembilan bulan 2025.

Kawasan GIIC. Sumber foto: Deltamas.id

Pendapatan DMAS September 2026 Naik Signifikan

Dalam laporan keuangan DMAS, pendapatan usaha selama sembilan bulan 2026 tercatat sebesar Rp2.647.702.026.576.

Sementara itu, pada periode yang sama tahun sebelumnya, pendapatan usaha tercatat sebesar Rp779.582.858.811.

Dengan demikian, pendapatan usaha DMAS meningkat sekitar 239,65% secara tahunan.

Kinerja 9 Bulan 2026 9 Bulan 2025 Perubahan
Pendapatan usaha Rp2,648 triliun Rp779,58 miliar +239,65%
Laba kotor Rp1,622 triliun Rp545,43 miliar +197,34%
Laba usaha Rp1,336 triliun Rp386,99 miliar +245,22%
Laba sebelum pajak Rp1,528 triliun Rp556,83 miliar +174,32%
Laba periode berjalan Rp1,492 triliun Rp525,64 miliar +183,86%

Laba Kotor DMAS Tumbuh 197%

Seiring dengan kenaikan pendapatan, laba kotor PT Puradelta Lestari Tbk juga meningkat.

Hingga 30 September 2026, laba kotor DMAS mencapai Rp1.621.765.256.275, dibandingkan Rp545.429.300.679 pada periode yang sama tahun 2025.

Dengan demikian, laba kotor meningkat sekitar 197,34% secara tahunan.

Sementara itu, beban pokok pendapatan meningkat dari Rp234,15 miliar menjadi Rp1,03 triliun.

Meski beban pokok pendapatan meningkat cukup besar, pertumbuhan pendapatan DMAS lebih tinggi sehingga laba kotor tetap mengalami peningkatan signifikan.

Laba Usaha DMAS Naik Menjadi Rp1,34 Triliun

Laporan keuangan DMAS juga menunjukkan peningkatan laba usaha yang signifikan.

Laba usaha pada sembilan bulan 2026 tercatat sebesar Rp1.335.971.094.239. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, laba usaha DMAS tercatat sebesar Rp386.993.915.459.

Artinya, laba usaha meningkat sekitar 245,22% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Total beban usaha DMAS mencapai Rp285,79 miliar, meningkat dari Rp158,44 miliar pada sembilan bulan 2025.

Beban Usaha DMAS September 2026

Beban Usaha 2026 2025
Penjualan Rp110,62 miliar Rp30,59 miliar
Umum dan administrasi Rp107,59 miliar Rp107,61 miliar
Pajak final Rp67,59 miliar Rp20,23 miliar
Total Rp285,79 miliar Rp158,44 miliar

Laba Bersih DMAS Melonjak 183,86%

Salah satu poin utama dalam laporan keuangan saham DMAS adalah kenaikan laba bersih.

DMAS membukukan laba periode berjalan sebesar Rp1.492.124.475.354 hingga September 2026.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan laba periode berjalan sebesar Rp525.638.465.101 pada periode yang sama tahun 2025.

Secara tahunan, laba periode berjalan DMAS meningkat sekitar 183,86%.

Adapun laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp1.490.970.456.065, naik dari Rp525.141.484.319 pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pendapatan Lain-lain DMAS Capai Rp191,63 Miliar

Selain dari kegiatan usaha utama, DMAS juga mencatat penghasilan lain-lain bersih sebesar Rp191.625.836.452 hingga September 2026.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan Rp169.836.885.839 pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Beberapa komponen penghasilan dan beban lain-lain DMAS antara lain pendapatan bunga, bagian laba dari ventura bersama, keuntungan selisih kurs, keuntungan penjualan aset tetap, beban bunga dan keuangan lainnya, serta keuntungan kegiatan pengelolaan dan lain-lain.

Komponen Penghasilan dan Beban Lain-lain

Komponen 9 Bulan 2026 9 Bulan 2025
Pendapatan bunga Rp40,02 miliar Rp46,81 miliar
Ekuitas pada laba bersih ventura bersama Rp1,31 miliar Rp1,20 miliar
Keuntungan selisih kurs bersih Rp1,94 miliar Rp742,01 juta
Keuntungan penjualan aset tetap Rp778,60 juta Rp176,50 juta
Beban bunga dan keuangan lainnya -Rp20,26 miliar -Rp21,88 miliar
Keuntungan kegiatan pengelolaan dan lain-lain bersih Rp167,83 miliar Rp142,79 miliar

Aset DMAS Naik Menjadi Rp8,44 Triliun

Dari sisi neraca, total aset PT Puradelta Lestari Tbk pada 30 September 2026 mencapai Rp8.442.975.637.785.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan total aset pada 31 Desember 2025 yang tercatat sebesar Rp7.121.947.515.022.

Dengan demikian, total aset DMAS bertambah sekitar Rp1,32 triliun atau sekitar 18,55% sejak akhir 2025.

Aset Lancar DMAS

Aset lancar DMAS pada 30 September 2026 tercatat sebesar Rp6.398.158.318.708, naik dari Rp5.145.106.602.626 pada 31 Desember 2025.

Kas dan setara kas menjadi salah satu komponen penting dalam aset lancar. Saldo kas dan setara kas DMAS mencapai Rp1.808.152.886.501 pada akhir September 2026, dibandingkan Rp376.998.048.347 pada akhir 2025.

Persediaan lancar tercatat sebesar Rp4,04 triliun, sedangkan uang muka mencapai Rp370,49 miliar.

Aset Tidak Lancar DMAS

Total aset tidak lancar DMAS mencapai Rp2.044.817.319.077 pada 30 September 2026, meningkat dari Rp1.976.840.912.396 pada akhir 2025.

Persediaan yang diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar tercatat sebesar Rp1.188.851.368.086.

Liabilitas DMAS Naik Menjadi Rp1,13 Triliun

Total liabilitas DMAS pada 30 September 2026 tercatat sebesar Rp1.133.606.909.912. Jumlah ini meningkat dibandingkan Rp508.539.806.236 pada 31 Desember 2025.

Liabilitas jangka pendek mencapai Rp985,10 miliar, sedangkan liabilitas jangka panjang sebesar Rp148,50 miliar.

Liabilitas Jangka Pendek DMAS

Salah satu perubahan terbesar terlihat pada liabilitas kontrak yang meningkat menjadi Rp724.802.061.442 dari Rp83.986.042.241 pada akhir 2025.

Sementara itu, utang usaha turun menjadi Rp41,05 miliar dari Rp230,73 miliar.

Liabilitas 30 Sep 2026 31 Des 2025
Utang usaha Rp41,05 miliar Rp230,73 miliar
Utang pajak Rp18,40 miliar Rp18,50 miliar
Beban akrual Rp35,17 miliar Rp1,63 miliar
Setoran jaminan Rp78,57 miliar Rp50,61 miliar
Liabilitas kontrak Rp724,80 miliar Rp83,99 miliar
Uang muka lain-lain diterima Rp32,97 miliar Rp13,63 miliar

Ekuitas DMAS Mencapai Rp7,31 Triliun

Total ekuitas DMAS pada 30 September 2026 tercatat sebesar Rp7.309.368.727.873.

Jumlah tersebut meningkat dari Rp6.613.407.708.786 pada 31 Desember 2025.

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp7.305.564.683.077, sedangkan kepentingan nonpengendali tercatat sebesar Rp3.804.044.796.

Saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya juga meningkat menjadi Rp2.085.023.200.494 dari Rp1.391.304.806.201 pada akhir 2025.

Laba Per Saham DMAS Naik Menjadi Rp30,93

Laporan keuangan saham DMAS menunjukkan laba per saham dasar sebesar Rp30,93 hingga September 2026.

Angka tersebut meningkat dibandingkan laba per saham dasar sebesar Rp10,90 pada periode yang sama tahun 2025.

Kenaikan laba per saham ini sejalan dengan peningkatan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk selama sembilan bulan 2026.

Baca Laporan Keuangan Emiten:

  1. MAHA Perluas Sinergi Bisnis, Suntik Modal Rp15,75 Miliar ke Mandiri Karya Maritim
  2. Laporan Keuangan Waskita Karya (WKST) 9 Bulan 2026: Pendapatan Naik, Rugi Bersih Masih Rp3,26 Triliun
  3. Kinerja Darma Henwa (DEWA) 2026: Laba Naik 114,5% hingga September
  4. Laporan Keuangan AXIO Q3 2026: Pendapatan Tumbuh 24,21%, Laba Naik 73,66%
  5. Laporan Keuangan BPFI Q3 2026: Laba Bersih Melonjak 88%

Ringkasan Laporan Keuangan DMAS September 2026

Pos 2026 2025
Pendapatan usaha Rp2,65 triliun Rp779,58 miliar
Laba kotor Rp1,62 triliun Rp545,43 miliar
Laba usaha Rp1,34 triliun Rp386,99 miliar
Laba sebelum pajak Rp1,53 triliun Rp556,83 miliar
Laba periode berjalan Rp1,49 triliun Rp525,64 miliar
Total aset Rp8,44 triliun Rp7,12 triliun
Total liabilitas Rp1,13 triliun Rp508,54 miliar
Total ekuitas Rp7,31 triliun Rp6,61 triliun
Laba per saham dasar Rp30,93 Rp10,90

Kesimpulan

Laporan keuangan DMAS hingga September 2026 menunjukkan peningkatan kinerja dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan usaha mencapai Rp2,65 triliun atau meningkat sekitar 239,65% secara tahunan.

Peningkatan pendapatan tersebut diikuti kenaikan laba usaha menjadi Rp1,34 triliun dan laba periode berjalan menjadi Rp1,49 triliun. Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp1,49 triliun.

Dari sisi neraca, total aset DMAS meningkat menjadi Rp8,44 triliun, sementara ekuitas mencapai Rp7,31 triliun pada 30 September 2026.

Investor tetap perlu mencermati perkembangan pendapatan, laba, arus kas, persediaan, liabilitas kontrak, serta faktor lain yang dapat memengaruhi kinerja saham DMAS pada periode berikutnya.

FAQ Laporan Keuangan DMAS

Berapa pendapatan DMAS September 2026?

Pendapatan usaha PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) hingga September 2026 mencapai Rp2,65 triliun, meningkat dari Rp779,58 miliar pada periode yang sama tahun 2025.

Berapa laba bersih DMAS September 2026?

Laba periode berjalan DMAS mencapai Rp1,49 triliun hingga September 2026, meningkat dari Rp525,64 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Berapa laba per saham DMAS?

Laba per saham dasar DMAS hingga September 2026 tercatat sebesar Rp30,93, naik dari Rp10,90 pada periode yang sama tahun 2025.

Berapa total aset DMAS?

Total aset DMAS pada 30 September 2026 mencapai Rp8,44 triliun, dibandingkan Rp7,12 triliun pada 31 Desember 2025.

Berapa total ekuitas DMAS?

Total ekuitas DMAS pada 30 September 2026 mencapai Rp7,31 triliun, meningkat dari Rp6,61 triliun pada akhir 2025.

Seri Belajar Saham

  1.  Apa Itu Trading? Pengertian, Cara Kerja, Jenis, Keuntungan dan Risikonya
  2. Apa Itu Saham? Pengertian, Jenis, dan Cara Kerjanya
  3. Cara Trading Saham untuk Pemula: Dari Nol Sampai Paham Strateginya
  4. Cara Jual Beli Saham di Bursa Efek Indonesia untuk Pemula
  5. Cara Membaca Candlestick Saham: Panduan Lengkap untuk Pemula
  6. Apa Itu Volume Saham: Pengertian, Cara Membaca, dan Cara Menggunakannya
  7. Cara Menentukan Support dan Resistance Saham
  8. Pola Candlestick Saham yang Sering Digunakan Trader
  9. Moving Average Saham: Pengertian, Jenis, Cara Membaca, dan Cara Menggunakannya
  10. RSI dalam Analisis Saham: Pengertian, Cara Membaca, dan Cara Menggunakannya

Sumber: Laporan Keuangan Konsolidasian PT Puradelta Lestari Tbk dan entitas anak untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2026. Laporan posisi keuangan per 30 September 2026 dinyatakan tidak diaudit.

Disclaimer: Artikel ini merupakan konten jurnalistik dari mediasaham.com yang bertujuan memberikan informasi, bukan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual saham tertentu. Segala keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca, dan mediasaham.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

0 Comments

Posting Komentar

Berita Terbaru

    Konten Premium

      Dividen Saham