Mediasaham.com - PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mencatat kinerja keuangan yang meningkat signifikan hingga periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2026.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian PT Puradelta Lestari Tbk dan entitas anak, pendapatan usaha DMAS mencapai Rp2,65 triliun hingga September 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan pendapatan sebesar Rp779,58 miliar pada periode yang sama tahun 2025.
Peningkatan pendapatan tersebut turut mendorong laba bersih periode berjalan DMAS menjadi Rp1,49 triliun, dari Rp525,64 miliar pada periode sembilan bulan 2025.
![]() |
| Kawasan GIIC. Sumber foto: Deltamas.id |
Pendapatan DMAS September 2026 Naik Signifikan
Dalam laporan keuangan DMAS, pendapatan usaha selama sembilan bulan 2026 tercatat sebesar Rp2.647.702.026.576.
Sementara itu, pada periode yang sama tahun sebelumnya, pendapatan usaha tercatat sebesar Rp779.582.858.811.
Dengan demikian, pendapatan usaha DMAS meningkat sekitar 239,65% secara tahunan.
| Kinerja | 9 Bulan 2026 | 9 Bulan 2025 | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Pendapatan usaha | Rp2,648 triliun | Rp779,58 miliar | +239,65% |
| Laba kotor | Rp1,622 triliun | Rp545,43 miliar | +197,34% |
| Laba usaha | Rp1,336 triliun | Rp386,99 miliar | +245,22% |
| Laba sebelum pajak | Rp1,528 triliun | Rp556,83 miliar | +174,32% |
| Laba periode berjalan | Rp1,492 triliun | Rp525,64 miliar | +183,86% |
Laba Kotor DMAS Tumbuh 197%
Seiring dengan kenaikan pendapatan, laba kotor PT Puradelta Lestari Tbk juga meningkat.
Hingga 30 September 2026, laba kotor DMAS mencapai Rp1.621.765.256.275, dibandingkan Rp545.429.300.679 pada periode yang sama tahun 2025.
Dengan demikian, laba kotor meningkat sekitar 197,34% secara tahunan.
Sementara itu, beban pokok pendapatan meningkat dari Rp234,15 miliar menjadi Rp1,03 triliun.
Meski beban pokok pendapatan meningkat cukup besar, pertumbuhan pendapatan DMAS lebih tinggi sehingga laba kotor tetap mengalami peningkatan signifikan.
Laba Usaha DMAS Naik Menjadi Rp1,34 Triliun
Laporan keuangan DMAS juga menunjukkan peningkatan laba usaha yang signifikan.
Laba usaha pada sembilan bulan 2026 tercatat sebesar Rp1.335.971.094.239. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, laba usaha DMAS tercatat sebesar Rp386.993.915.459.
Artinya, laba usaha meningkat sekitar 245,22% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Total beban usaha DMAS mencapai Rp285,79 miliar, meningkat dari Rp158,44 miliar pada sembilan bulan 2025.
Beban Usaha DMAS September 2026
| Beban Usaha | 2026 | 2025 |
|---|---|---|
| Penjualan | Rp110,62 miliar | Rp30,59 miliar |
| Umum dan administrasi | Rp107,59 miliar | Rp107,61 miliar |
| Pajak final | Rp67,59 miliar | Rp20,23 miliar |
| Total | Rp285,79 miliar | Rp158,44 miliar |
Laba Bersih DMAS Melonjak 183,86%
Salah satu poin utama dalam laporan keuangan saham DMAS adalah kenaikan laba bersih.
DMAS membukukan laba periode berjalan sebesar Rp1.492.124.475.354 hingga September 2026.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan laba periode berjalan sebesar Rp525.638.465.101 pada periode yang sama tahun 2025.
Secara tahunan, laba periode berjalan DMAS meningkat sekitar 183,86%.
Adapun laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp1.490.970.456.065, naik dari Rp525.141.484.319 pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pendapatan Lain-lain DMAS Capai Rp191,63 Miliar
Selain dari kegiatan usaha utama, DMAS juga mencatat penghasilan lain-lain bersih sebesar Rp191.625.836.452 hingga September 2026.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan Rp169.836.885.839 pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Beberapa komponen penghasilan dan beban lain-lain DMAS antara lain pendapatan bunga, bagian laba dari ventura bersama, keuntungan selisih kurs, keuntungan penjualan aset tetap, beban bunga dan keuangan lainnya, serta keuntungan kegiatan pengelolaan dan lain-lain.
Komponen Penghasilan dan Beban Lain-lain
| Komponen | 9 Bulan 2026 | 9 Bulan 2025 |
|---|---|---|
| Pendapatan bunga | Rp40,02 miliar | Rp46,81 miliar |
| Ekuitas pada laba bersih ventura bersama | Rp1,31 miliar | Rp1,20 miliar |
| Keuntungan selisih kurs bersih | Rp1,94 miliar | Rp742,01 juta |
| Keuntungan penjualan aset tetap | Rp778,60 juta | Rp176,50 juta |
| Beban bunga dan keuangan lainnya | -Rp20,26 miliar | -Rp21,88 miliar |
| Keuntungan kegiatan pengelolaan dan lain-lain bersih | Rp167,83 miliar | Rp142,79 miliar |
Aset DMAS Naik Menjadi Rp8,44 Triliun
Dari sisi neraca, total aset PT Puradelta Lestari Tbk pada 30 September 2026 mencapai Rp8.442.975.637.785.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan total aset pada 31 Desember 2025 yang tercatat sebesar Rp7.121.947.515.022.
Dengan demikian, total aset DMAS bertambah sekitar Rp1,32 triliun atau sekitar 18,55% sejak akhir 2025.
Aset Lancar DMAS
Aset lancar DMAS pada 30 September 2026 tercatat sebesar Rp6.398.158.318.708, naik dari Rp5.145.106.602.626 pada 31 Desember 2025.
Kas dan setara kas menjadi salah satu komponen penting dalam aset lancar. Saldo kas dan setara kas DMAS mencapai Rp1.808.152.886.501 pada akhir September 2026, dibandingkan Rp376.998.048.347 pada akhir 2025.
Persediaan lancar tercatat sebesar Rp4,04 triliun, sedangkan uang muka mencapai Rp370,49 miliar.
Aset Tidak Lancar DMAS
Total aset tidak lancar DMAS mencapai Rp2.044.817.319.077 pada 30 September 2026, meningkat dari Rp1.976.840.912.396 pada akhir 2025.
Persediaan yang diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar tercatat sebesar Rp1.188.851.368.086.
Liabilitas DMAS Naik Menjadi Rp1,13 Triliun
Total liabilitas DMAS pada 30 September 2026 tercatat sebesar Rp1.133.606.909.912. Jumlah ini meningkat dibandingkan Rp508.539.806.236 pada 31 Desember 2025.
Liabilitas jangka pendek mencapai Rp985,10 miliar, sedangkan liabilitas jangka panjang sebesar Rp148,50 miliar.
Liabilitas Jangka Pendek DMAS
Salah satu perubahan terbesar terlihat pada liabilitas kontrak yang meningkat menjadi Rp724.802.061.442 dari Rp83.986.042.241 pada akhir 2025.
Sementara itu, utang usaha turun menjadi Rp41,05 miliar dari Rp230,73 miliar.
| Liabilitas | 30 Sep 2026 | 31 Des 2025 |
|---|---|---|
| Utang usaha | Rp41,05 miliar | Rp230,73 miliar |
| Utang pajak | Rp18,40 miliar | Rp18,50 miliar |
| Beban akrual | Rp35,17 miliar | Rp1,63 miliar |
| Setoran jaminan | Rp78,57 miliar | Rp50,61 miliar |
| Liabilitas kontrak | Rp724,80 miliar | Rp83,99 miliar |
| Uang muka lain-lain diterima | Rp32,97 miliar | Rp13,63 miliar |
Ekuitas DMAS Mencapai Rp7,31 Triliun
Total ekuitas DMAS pada 30 September 2026 tercatat sebesar Rp7.309.368.727.873.
Jumlah tersebut meningkat dari Rp6.613.407.708.786 pada 31 Desember 2025.
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp7.305.564.683.077, sedangkan kepentingan nonpengendali tercatat sebesar Rp3.804.044.796.
Saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya juga meningkat menjadi Rp2.085.023.200.494 dari Rp1.391.304.806.201 pada akhir 2025.
Laba Per Saham DMAS Naik Menjadi Rp30,93
Laporan keuangan saham DMAS menunjukkan laba per saham dasar sebesar Rp30,93 hingga September 2026.
Angka tersebut meningkat dibandingkan laba per saham dasar sebesar Rp10,90 pada periode yang sama tahun 2025.
Kenaikan laba per saham ini sejalan dengan peningkatan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk selama sembilan bulan 2026.
Baca Laporan Keuangan Emiten:
- MAHA Perluas Sinergi Bisnis, Suntik Modal Rp15,75 Miliar ke Mandiri Karya Maritim
- Laporan Keuangan Waskita Karya (WKST) 9 Bulan 2026: Pendapatan Naik, Rugi Bersih Masih Rp3,26 Triliun
- Kinerja Darma Henwa (DEWA) 2026: Laba Naik 114,5% hingga September
- Laporan Keuangan AXIO Q3 2026: Pendapatan Tumbuh 24,21%, Laba Naik 73,66%
- Laporan Keuangan BPFI Q3 2026: Laba Bersih Melonjak 88%
Ringkasan Laporan Keuangan DMAS September 2026
| Pos | 2026 | 2025 |
|---|---|---|
| Pendapatan usaha | Rp2,65 triliun | Rp779,58 miliar |
| Laba kotor | Rp1,62 triliun | Rp545,43 miliar |
| Laba usaha | Rp1,34 triliun | Rp386,99 miliar |
| Laba sebelum pajak | Rp1,53 triliun | Rp556,83 miliar |
| Laba periode berjalan | Rp1,49 triliun | Rp525,64 miliar |
| Total aset | Rp8,44 triliun | Rp7,12 triliun |
| Total liabilitas | Rp1,13 triliun | Rp508,54 miliar |
| Total ekuitas | Rp7,31 triliun | Rp6,61 triliun |
| Laba per saham dasar | Rp30,93 | Rp10,90 |
Kesimpulan
Laporan keuangan DMAS hingga September 2026 menunjukkan peningkatan kinerja dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan usaha mencapai Rp2,65 triliun atau meningkat sekitar 239,65% secara tahunan.
Peningkatan pendapatan tersebut diikuti kenaikan laba usaha menjadi Rp1,34 triliun dan laba periode berjalan menjadi Rp1,49 triliun. Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp1,49 triliun.
Dari sisi neraca, total aset DMAS meningkat menjadi Rp8,44 triliun, sementara ekuitas mencapai Rp7,31 triliun pada 30 September 2026.
Investor tetap perlu mencermati perkembangan pendapatan, laba, arus kas, persediaan, liabilitas kontrak, serta faktor lain yang dapat memengaruhi kinerja saham DMAS pada periode berikutnya.
FAQ Laporan Keuangan DMAS
Berapa pendapatan DMAS September 2026?
Pendapatan usaha PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) hingga September 2026 mencapai Rp2,65 triliun, meningkat dari Rp779,58 miliar pada periode yang sama tahun 2025.
Berapa laba bersih DMAS September 2026?
Laba periode berjalan DMAS mencapai Rp1,49 triliun hingga September 2026, meningkat dari Rp525,64 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Berapa laba per saham DMAS?
Laba per saham dasar DMAS hingga September 2026 tercatat sebesar Rp30,93, naik dari Rp10,90 pada periode yang sama tahun 2025.
Berapa total aset DMAS?
Total aset DMAS pada 30 September 2026 mencapai Rp8,44 triliun, dibandingkan Rp7,12 triliun pada 31 Desember 2025.
Berapa total ekuitas DMAS?
Total ekuitas DMAS pada 30 September 2026 mencapai Rp7,31 triliun, meningkat dari Rp6,61 triliun pada akhir 2025.
Seri Belajar Saham
- Apa Itu Trading? Pengertian, Cara Kerja, Jenis, Keuntungan dan Risikonya
- Apa Itu Saham? Pengertian, Jenis, dan Cara Kerjanya
- Cara Trading Saham untuk Pemula: Dari Nol Sampai Paham Strateginya
- Cara Jual Beli Saham di Bursa Efek Indonesia untuk Pemula
- Cara Membaca Candlestick Saham: Panduan Lengkap untuk Pemula
- Apa Itu Volume Saham: Pengertian, Cara Membaca, dan Cara Menggunakannya
- Cara Menentukan Support dan Resistance Saham
- Pola Candlestick Saham yang Sering Digunakan Trader
- Moving Average Saham: Pengertian, Jenis, Cara Membaca, dan Cara Menggunakannya
- RSI dalam Analisis Saham: Pengertian, Cara Membaca, dan Cara Menggunakannya
Sumber: Laporan Keuangan Konsolidasian PT Puradelta Lestari Tbk dan entitas anak untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2026. Laporan posisi keuangan per 30 September 2026 dinyatakan tidak diaudit.
Disclaimer: Artikel ini merupakan konten jurnalistik dari mediasaham.com yang bertujuan memberikan informasi, bukan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual saham tertentu. Segala keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca, dan mediasaham.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

0 Comments
Posting Komentar