Fokus Perkuat Bisnis Inti Perbankan, KB Bank (BBKP) Tuntaskan Divestasi 85% Saham KB Bukopin Finance Senilai Rp 339,96 Miliar

MEDIASAHAM.COM, JAKARTA — PT Bank KB Indonesia Tbk (IDX: BBKP) resmi menyelesaikan transaksi pengalihan 85% saham PT KB Bukopin Finance (KBBF) kepada perusahaan keuangan asal Korea Selatan, JB Woori Capital Co., Ltd. Transaksi tersebut bernilai Rp339,97 miliar dan menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat fokus pada bisnis perbankan inti.

Gedung Kantor PT Bank KB Indonesia Tbk (IDX: BBKP) Dok. KB Bank.co.id

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kamis (5/11/2026), KB Bank menyampaikan bahwa penyelesaian transaksi pengalihan saham tersebut telah dilakukan pada 4 November 2026.

Transaksi ditandai dengan penandatanganan Akta Jual Beli Saham serta telah diterimanya pembayaran oleh KB Bank selaku pihak penjual.

Dalam transaksi ini, KB Bank mengalihkan sebanyak 135.529 saham atau mewakili 85% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh di KBBF kepada JB Woori Capital yang merupakan anak usaha dari JB Financial Group. Nilai keseluruhan transaksi pengalihan saham ini mencapai Rp 339,96 miliar (Rp 339.966.645.860).

JB Woori Capital Jadi Pemegang Saham Mayoritas KB Bukopin Finance

Sebelum transaksi berlangsung, KB Bank tercatat memiliki 99,24% saham KB Bukopin Finance. Setelah pengalihan 85% saham tersebut, kepemilikan KB Bank tersisa sebanyak 22.704 lembar saham atau setara 14,24%.

Sementara itu, JB Woori Capital menjadi pemegang saham mayoritas baru KB Bukopin Finance dengan kepemilikan 85%.

JB Woori Capital merupakan lembaga keuangan asal Korea Selatan yang berada di bawah naungan JB Financial Group.

Baca: 10 Bank Terbesar dan Terbaik di Indonesia 2026

Berikut perubahan kepemilikan saham KB Bukopin Finance setelah transaksi:

Pemegang Saham

Sebelum Transaksi

Setelah Transaksi

KB Bank

99,24%

14,24%

JB Woori Capital

-

85%

Perubahan kepemilikan tersebut sekaligus mengubah struktur pengendalian KB Bukopin Finance. KB Bank tidak lagi menjadi pemegang saham pengendali perusahaan multifinance tersebut.

Baca:

  1. Terseret Isu Manipulasi Indeks MSCI, Barito Renewables (BREN) Buka Suara dan Bantah Tudingan Pompa Saham
  2.  Foreign Sell TLKM Tembus Rp3,98 Triliun, Asing Net Sell Rp1,33 Triliun Selama 8 Hari
  3. BIKE Alih Bisnis Jadi Holding Energi & Data Center dan Siapkan Investasi Rp5,6 Triliun, Bagaimana Prospeknya?
  4. Suntik Dana Rp 16,94 Triliun dan Siapkan Dividen Tambahan, Saham ULTJ Terancam Dilusi 43,11%
  5. Gagal Bayar Kupon & Restrukturisasi Ditolak Pemegang Obligasi, Pefindo Pangkas Rating WIKA ke idD

Proses Divestasi Telah Mendapat Persetujuan OJK

Rencana divestasi sebagian saham KB Bukopin Finance sebenarnya telah disampaikan KB Bank sejak 2025.

Mengacu pada surat perseroan Nomor 15134/PDI/VII/2025 tertanggal 1 Juli 2025, KB Bank sebelumnya telah melaporkan rencana divestasi sebagian kepemilikannya di KB Bukopin Finance.

Dalam prosesnya, perseroan menjalankan sejumlah tahapan divestasi, termasuk pemenuhan persyaratan dan persetujuan regulator.

OJK kemudian memberikan persetujuan atas rencana perubahan kepemilikan KB Bukopin Finance melalui surat Nomor S-75/PL.02/2026 tertanggal 28 Agustus 2026.

Setelah seluruh persyaratan penyelesaian transaksi atau closing conditions dipenuhi, pengalihan saham akhirnya dirampungkan pada 4 November 2026.

KB Bank juga menegaskan bahwa transaksi ini bukan merupakan transaksi afiliasi maupun transaksi yang mengandung benturan kepentingan sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 42/POJK.04/2020. Hal tersebut karena JB Woori Capital tidak memiliki hubungan afiliasi dengan KB Bank maupun KB Financial Group.

KB Bank Fokus Perkuat Bisnis Perbankan Inti

KB Bank menyebut divestasi tersebut sebagai langkah strategis untuk mempertajam fokus pada kegiatan usaha inti atau core banking business.

Selain itu, transaksi ini ditujukan untuk mengoptimalkan alokasi permodalan serta mendukung pertumbuhan usaha perseroan secara berkelanjutan.

Dari sisi keuangan, penyelesaian transaksi memberikan tambahan likuiditas bagi KB Bank melalui penerimaan dana sebesar Rp339,97 miliar.

Perseroan juga menyatakan bahwa pengalihan saham tersebut tidak berdampak negatif terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha KB Bank.

Dengan selesainya transaksi ini, KB Bank telah mengalihkan sebagian besar kepemilikannya di bisnis multifinance dan tetap mempertahankan kepemilikan minoritas sebesar 14,24% di KB Bukopin Finance.

Disclaimer: Berita ini disusun berdasarkan keterbukaan informasi PT Bank KB Indonesia Tbk tertanggal 5 November 2026. Informasi di dalam artikel bukan merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

0 Comments

Posting Komentar

Berita Terbaru

    Belajar Saham

      Dividen Saham