![]() |
| Ilustrasi. Transaksi jual beli saham oleh Broker MG. Radit M. Pase / Mediasaham.com |
Aksi Broker MG di Pasar Saham: Analisis Mendalam Periode 24–26 November 2025
Aksi Broker MG di Pasar Saham kembali menyita perhatian pada periode 24–26 November 2025. Dalam tiga hari perdagangan tersebut, MG (Semesta Sekuritas) mencatatkan transaksi jumbo pada banyak saham, mulai dari saham komoditas, consumer goods, teknologi, hingga midcap yang volatil. Aktivitas ini mencerminkan pola akumulasi yang kuat serta rotasi sektor yang tengah digerakkan investor besar.
Artikel ini menyajikan analisis lengkap mengenai strategi MG, saham-saham yang menjadi fokus transaksi, hingga implikasinya bagi trader harian maupun investor jangka menengah.
Gambaran Umum Aktivitas Broker MG
Profil Broker MG (Semesta Sekuritas)
MG dikenal sebagai salah satu broker lokal yang agresif dalam mengelola order besar. MG kerap masuk ke saham dengan likuiditas tinggi dan momentum kuat, baik untuk akumulasi maupun distribusi.
Tren Pergerakan MG dalam 3 Hari Perdagangan
Dalam tiga hari, MG melakukan ribuan transaksi dengan nilai total mencapai triliunan rupiah. Volume besar seperti ini biasanya menunjukkan bahwa MG tengah mencoba menggerakkan harga saham untuk mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual dan beli.
Ringkasan Data Transaksi Broker MG
Total Buy, Sell, dan Net Value
Berikut beberapa saham dengan nilai transaksi terbesar oleh MG:
-
BUMI: Net buy Rp119,9 miliar
-
CUAN: Net buy Rp92,7 miliar
-
BBRI: Net buy Rp77,3 miliar
-
MINA: Net buy Rp43,6 miliar
-
INET: Net buy Rp16,8 miliar
-
GOTO: Net buy Rp14,5 miliar
MG terlihat dominan sebagai pembeli selama periode tersebut.
Saham-Saham dengan Aktivitas Tertinggi
Lima saham paling aktif dan bernilai besar yang ditransaksikan Broker MG:
-
BUMI – Rp2,68 triliun
-
INET – Rp503 miliar
-
MINA – Rp266 miliar
-
CUAN – Rp152 miliar
-
RAJA – Rp294 miliar
BUMI dan INET menjadi pusat transaksi dengan nilai dan volume tertinggi selama tiga hari terakhir.
Analisis Pergerakan Saham BUMI oleh MG
Volume Pembelian & Penjualan
MG membeli 57,8 juta lot BUMI dan menjual 52,4 juta lot. Rata-rata harga beli Rp242 dan harga jual Rp244.
Dampak pada Harga & Sentimen
Aksi beli masif MG menjadi katalis kuat bagi peningkatan minat dan volatilitas BUMI. Ini sering dianggap sebagai sinyal penggerak harga bagi para trader.
Strategi MG pada BBRI, BBCA, dan ICBP
Pola Trading BBRI
MG melakukan pembelian Rp78,9 miliar dengan net buy Rp77 miliar.
Posisi MG di ICBP
ICBP mencatat total transaksi Rp306 miliar. MG mengakumulasi Rp46,6 miliar, menandakan rotasi ke saham defensif.
Aktivitas Ringan MG di BBCA
BBCA hanya mencatat transaksi Rp5,5 miliar, dengan net buy Rp4,7 miliar.
MG dan Saham Growth: CUAN, INET, MINA
Flow MG di CUAN
MG melakukan pembelian atau tet buy Rp92,7 miliar di saham CUAN.
INTENSITAS MG di INET
INET mencatat total transaksi Rp503 miliar. Meskipun net buy hanya Rp16,8 miliar, tingginya volume menunjukkan MG terlibat aktif dalam menjaga ritme perdagangan saham teknologi ini.
Aksi MG pada MINA
MINA mencatat transaksi tinggi dengan net buy Rp43,6 miliar. Saham ini memiliki volatilitas tinggi sehingga cocok untuk strategi cepat MG.
Saham Infrastruktur & Energi: RAJA, GOTO, BRPT, COIN
Broker MG melakukan transaksi dengan net buy Rp32,9 miliar di saham RAJA.
GOTO sebagai Saham Retail-Favorite
Transaksi mencapai 21 juta lot dengan net buy Rp14,5 miliar.
BRPT dan COIN dalam Radar MG
BRPT dan COIN menjadi saham rotasi sektor dengan net buy belasan miliar.
Aksi MG pada Saham Midcap: NRCA, WIFI, BUVA
Broker MG melakukan tet buy Rp37,4 miliar di saham NRCA.
MG membeli Rp25,7 miliar pada saham WIFI, menjaga stabilitas pergerakan saham digital infrastructure. Sementara di saham BUVA, broker MG melakukan net buy Rp19 miliar.
Rincian Net Buy dan Net Sell Broker MG
Saham dengan Net Buy Tertinggi
| Saham | Net Buy |
|---|---|
| BUMI | Rp119,9 miliar |
| CUAN | Rp92,7 miliar |
| BBRI | Rp77,3 miliar |
| MINA | Rp43,6 miliar |
| NRCA | Rp37,4 miliar |
Saham dengan Net Sell (Minor)
MG melakukan net sell kecil pada beberapa saham berkapitalisasi rendah yang tidak signifikan.
Korelasi Aksi MG dengan Sentimen Pasar
Pengaruh pada Investor Retail
Retail cenderung mengikuti aliran transaksi broker besar, sehingga aksi MG sering otomatis menggerakkan pasar.
Apakah MG Mendistribusi atau Mengakumulasi?
Mayoritas data menunjukkan MG tidak berada pada fase akumulasi dan distribusi. MG lebih aktif melakukan transaksi jual dan beli.
Pola Trading: Frekuensi, Lot, dan Value
Karakter Agresif vs Moderat
-
Agresif: BUMI, CUAN, INET, MINA
-
Moderat: RAJA, ICBP, WIFI
-
Konservatif: BBCA, ERAA
Makna Frekuensi Tinggi
Frekuensi besar menunjukkan MG berperan sebagai penggerak likuiditas saham-saham untuk memperoleh cuan dari transaksi besar.
Dampak Aksi MG terhadap Likuiditas Pasar
Likuiditas Big Caps
BBRI, ICBP, dan BBCA menjadi lebih aktif, membantu menggerakkan harga saham.
Likuiditas Midcap & Saham Momentum
Saham seperti MINA dan INET menjadi lebih hidup berkat aktivitas MG.
Implikasi bagi Trader Harian dan Swing Trader
Peluang Trading
Trader bisa memanfaatkan pola aksi MG sebagai sinyal awal pergerakan.
Risiko Mengikuti MG
Tetap ada risiko jika MG tiba-tiba distribusi. Gunakan konfirmasi teknikal.
Tips Membaca Pergerakan Broker MG
Gunakan Broker Summary
Pantau data transaksi di platform broker saham dan data statistik Bursa Efek Indonesia.
Kombinasikan dengan Analisis Teknis
Gunakan indikator seperti VWAP, MACD, dan volume profile untuk memperkuat analisis.
FAQ tentang Broker MG
1. Siapa broker MG?
MG adalah kode broker untuk Semesta Sekuritas.
2. Mengapa MG sering muncul dalam transaksi besar?
Karena mereka mengelola dana institusi dan big players.
3. Apakah mengikuti MG selalu menguntungkan?
Tidak. Tetap butuh analisis teknikal dan risk management.
4. Apa saham favorit MG pada periode 24 -26 November 2025?
BUMI, CUAN, INET, BBRI, MINA.
5. Bagaimana membaca net buy MG?
Net buy besar bisa menandakan fase akumulasi.
6. Di mana memantau aktivitas MG?
Melalui situs resmi IDX yang diterbitkan setiap hari di data statistik.
Kesimpulan
Aksi Broker MG di Pasar Saham periode 24–26 November 2025 menunjukkan pola traksaksi jual beli terutama pada saham komoditas, teknologi, dan perbankan. MG memainkan peran besar dalam menjaga likuiditas dan momentum pasar, sekaligus menjadi indikator penting bagi investor yang ingin membaca arah trading broker MG.
Disclaimer: Informasi hanya untuk edukasi, bukan rekomendasi investasi. Analisis ini tidak bertujuan untuk mengajak pembaca untuk membeli atau menjual saham tertentu.
Penulis: Radit M. Pase, Adit Saputra - Mediasaham Research

0 Comments
Posting Komentar