38 Daftar Perusahaan Sektor Kesehatan yang Terdaftar di BEI

Daftar Sektor Kesehatan yang Terdaftar di BEI
Dokter dan pasien saling bersalaman setelah selesai konsultasi kesehatan. Foto dokumentasi Mediasaham.com

Di pasar modal, ada puluhan perusahaan sektor kesehatan yang sahamnya terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan menjadi perusahaan publik, emiten-emiten ini tidak hanya mendapatkan akses pendanaan lebih luas, tetapi juga memperkuat transparansi dan tata kelola.

Berdasarkan data resmi yang tercatat hingga tahun 2025. Terdapat 38 perusahaan sektor kesehatan yang sudah melantai di BEI dengan klasifikasi pada berbagai papan pencatatan sesuai ketentuan OJK dan BEI. Mulai dari papan utama, pengembangan dan pemantauan khusus.

Daftar saham sektor kesehatan berikut disusun lengkap dengan kode saham, tanggal IPO, jumlah lembar saham perusahaan, serta papan pencatatannya.  Sehingga mudah digunakan sebagai referensi bagi investor pemula maupun berpengalaman.

Daftar Perusahaan Sektor Kesehatan yang Terdaftar di BEI


1. Darya-Varia Laboratoria Tbk.

Kode Saham: DVLA
Tanggal IPO: 11 Nov 1994
Jumlah Saham: 1.120.000.000
Papan Pencatatan di BEI: Pengembangan

2. Indofarma Tbk.

Kode Saham: INAF
Tanggal IPO: 17 Apr 2001
Jumlah Saham: 3.099.267.500
Papan Pencatatan di BEI: Pemantauan Khusus

3. Kimia Farma Tbk.

Kode Saham: KAEF
Tanggal IPO: 04 Jul 2001
Jumlah Saham: 5.566.588.407
Papan Pencatatan di BEI: Pengembangan

4. Kalbe Farma Tbk.

Kode Saham: KLBF
Tanggal IPO: 30 Jul 1991
Jumlah Saham: 46.813.391.540
Papan Pencatatan di BEI: Utama

5. Merck Tbk.

Kode Saham: MERK
Tanggal IPO: 23 Jul 1981
Jumlah Saham: 448.000.000
Papan Pencatatan di BEI: Pengembangan

6. Mitra Keluarga Karyasehat Tbk.

Kode Saham: MIKA
Tanggal IPO: 24 Mar 2015
Jumlah Saham: 13.907.481.500
Papan Pencatatan di BEI: Utama

7. Pyridam Farma Tbk.

Kode Saham: PYFA
Tanggal IPO: 16 Okt 2001
Jumlah Saham: 11.236.691.910
Papan Pencatatan di BEI: Pengembangan

8. Sarana Meditama Metropolitan Tbk.

Kode Saham: SAME
Tanggal IPO: 11 Jan 2013
Jumlah Saham: 17.147.132.545
Papan Pencatatan di BEI: Utama

9. Organon Pharma Indonesia Tbk.

Kode Saham: SCPI
Tanggal IPO: 08 Jun 1990
Jumlah Saham: 3.600.000
Papan Pencatatan di BEI: Pemantauan Khusus

10. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.

Kode Saham: SIDO
Tanggal IPO: 18 Des 2013
Jumlah Saham: 30.000.000.000
Papan Pencatatan di BEI: Utama

11. Siloam International Hospitals Tbk.

Kode Saham: SILO
Tanggal IPO: 12 Sep 2013
Jumlah Saham: 13.006.125.000
Papan Pencatatan di BEI: Utama

12. Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk.

Kode Saham: SRAJ
Tanggal IPO: 11 Apr 2011
Jumlah Saham: 12.238.959.990
Papan Pencatatan di BEI: Pengembangan

13. Tempo Scan Pacific Tbk.

Kode Saham: TSPC
Tanggal IPO: 17 Jun 1994
Jumlah Saham: 4.509.864.300
Papan Pencatatan di BEI: Utama

14. Prodia Widyahusada Tbk.

Kode Saham: PRDA
Tanggal IPO: 07 Des 2016
Jumlah Saham: 937.500.000
Papan Pencatatan di BEI: Utama

15. Royal Prima Tbk.

Kode Saham: PRIM
Tanggal IPO: 15 Mei 2018
Jumlah Saham: 3.393.434.905
Papan Pencatatan di BEI: Pengembangan

16. Medikaloka Hermina Tbk.

Kode Saham: HEAL
Tanggal IPO: 16 Mei 2018
Jumlah Saham: 15.365.950.000
Papan Pencatatan di BEI: Utama

17. Phapros Tbk.

Kode Saham: PEHA
Tanggal IPO: 26 Des 2018
Jumlah Saham: 840.000.000
Papan Pencatatan di BEI: Pengembangan

18. Itama Ranoraya Tbk.

Kode Saham: IRRA
Tanggal IPO: 15 Okt 2019
Jumlah Saham: 1.600.000.000
Papan Pencatatan di BEI: Pengembangan

19. Soho Global Health Tbk.

Kode Saham: SOHO
Tanggal IPO: 08 Sep 2020
Jumlah Saham: 12.691.682.390
Papan Pencatatan di BEI: Pengembangan

20. Bundamedik Tbk.

Kode Saham: BMHS
Tanggal IPO: 06 Jul 2021
Jumlah Saham: 8.603.416.176
Papan Pencatatan di BEI: Utama

21. Kedoya Adyaraya Tbk.

Kode Saham: RSGK
Tanggal IPO: 08 Sep 2021
Jumlah Saham: 929.675.000
Papan Pencatatan di BEI: Pemantauan Khusus

22. Murni Sadar Tbk.

Kode Saham: MTMH
Tanggal IPO: 20 Apr 2022
Jumlah Saham: 2.068.526.950
Papan Pencatatan di BEI: Utama

23. Hetzer Medical Indonesia Tbk.

Kode Saham: MEDS
Tanggal IPO: 10 Agt 2022
Jumlah Saham: 1.562.500.000
Papan Pencatatan di BEI: Pengembangan

24. Famon Awal Bros Sedaya Tbk.

Kode Saham: PRAY
Tanggal IPO: 08 Nov 2022
Jumlah Saham: 13.959.422.300
Papan Pencatatan di BEI: Pengembangan

25. Jayamas Medica Industri Tbk.

Kode Saham: OMED
Tanggal IPO: 08 Nov 2022
Jumlah Saham: 27.058.850.000
Papan Pencatatan di BEI: Utama

26. Multi Medika Internasional Tbk.

Kode Saham: MMIX
Tanggal IPO: 06 Des 2022
Jumlah Saham: 4.800.425.380
Papan Pencatatan di BEI: Pengembangan

27. Penta Valent Tbk.

Kode Saham: PEVE
Tanggal IPO: 24 Jan 2023
Jumlah Saham: 1.765.625.000
Papan Pencatatan di BEI: Pengembangan

28. Haloni Jane Tbk.

Kode Saham: HALO
Tanggal IPO: 08 Feb 2023
Jumlah Saham: 5.650.051.056
Papan Pencatatan di BEI: Pengembangan

29. Charlie Hospital Semarang Tbk.

Kode Saham: RSCH
Tanggal IPO: 28 Agt 2023
Jumlah Saham: 2.650.000.000
Papan Pencatatan di BEI: Pengembangan

30. Ikapharmindo Putramas Tbk.

Kode Saham: IKPM
Tanggal IPO: 08 Nov 2023
Jumlah Saham: 1.684.662.500
Papan Pencatatan di BEI: Pengembangan

31. Maja Agung Latexindo Tbk.

Kode Saham: SURI
Tanggal IPO: 07 Des 2023
Jumlah Saham: 6.334.375.000
Papan Pencatatan di BEI: Pengembangan

32. UBC Medical Indonesia Tbk.

Kode Saham: LABS
Tanggal IPO: 10 Jul 2024
Jumlah Saham: 3.950.000.000
Papan Pencatatan di BEI: Pengembangan

33. Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk.

Kode Saham: OBAT
Tanggal IPO: 13 Jan 2025
Jumlah Saham: 607.844.489
Papan Pencatatan di BEI: Pengembangan

34. Diastika Biotekindo Tbk.

Kode Saham: CHEK
Tanggal IPO: 10 Jul 2025
Jumlah Saham: 4.113.331.485
Papan Pencatatan di BEI: Pengembangan

35. Medela Potentia Tbk.

Kode Saham: MDLA
Tanggal IPO: 15 Apr 2025
Jumlah Saham: 14.012.825.000
Papan Pencatatan di BEI: Utama

36. Cipta Sarana Medika Tbk.

Kode Saham: DKHH
Tanggal IPO: 08 Mei 2025
Jumlah Saham: 2.550.000.000
Papan Pencatatan di BEI: Pengembangan

37. Metro Healthcare Indonesia Tbk.

Kode Saham: CARE
Tanggal IPO: 13 Mar 2020
Jumlah Saham: 33.250.000.000
Papan Pencatatan di BEI: Pengembangan

38. Diagnos Laboratorium Utama Tbk.

Kode Saham: DGNS
Tanggal IPO: 15 Jan 2021
Jumlah Saham: 1.250.000.000
Papan Pencatatan di BEI: Pengembangan


Baca:


Gambar Health Checkup Icons
Berbagai icon daftar cek kesehatan. Adit Saputra / Mediasaham.com

Analisis Papan Pencatatan Perusahaan Sektor Kesehatan di BEI

Dari total 38 perusahaan sektor kesehatan yang tercatat di BEI, pembagian berdasarkan papan pencatatan adalah sebagai berikut:

  • Papan Utama: 9 perusahaan
    (KLBF, MIKA, SAME, SIDO, SILO, TSPC, PRDA, BMHS, MDLA, MTMH, OMED)
    (Catatan: termasuk emiten besar dan mapan dengan kinerja stabil)

  • Papan Pengembangan: 25 perusahaan
    (DVLA, KAEF, MERK, PYFA, SRAJ, PRIM, PEHA, IRRA, SOHO, MEDS, PRAY, MMIX, PEVE, HALO, RSCH, IKPM, SURI, LABS, OBAT, CHEK, DKHH, CARE, DVLA, MERK, PYFA, PHAPROS)
    (Mayoritas perusahaan tahap menengah dan bertumbuh)

  • Papan Pemantauan Khusus: 3 perusahaan
    (INAF, SCPI, RSGK)
    (Sedang dalam pengawasan khusus BEI)

Total keseluruhan:
38 perusahaan kesehatan tercatat di BEI hingga November 2025.


Contoh Perusahaan Sektor Kesehatan di BEI

Beberapa contoh perusahaan kesehatan ternama yang sudah lama tercatat di BEI antara lain:

  • Kalbe Farma Tbk. (KLBF) – perusahaan farmasi terbesar di Indonesia, tercatat di Papan Utama sejak 1991.

  • Kimia Farma Tbk. (KAEF) – emiten farmasi pelat merah yang berada di Papan Pengembangan.

  • Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA) – operator rumah sakit swasta terkemuka di Papan Utama.

  • Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) – rumah sakit swasta modern milik Grup Lippo di Papan Utama.

  • Indofarma Tbk. (INAF) – BUMN farmasi yang kini masuk Papan Pemantauan Khusus.


Kesimpulan

Berdasarkan data hingga 2025, terdapat 38 perusahaan sektor kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Mayoritas dari mereka tercatat di Papan Pengembangan, yang menunjukkan bahwa sektor kesehatan di Indonesia masih dalam tahap pertumbuhan aktif dan ekspansi.

Sementara itu, perusahaan besar seperti Kalbe Farma (KLBF), Siloam Hospitals (SILO), dan Mitra Keluarga (MIKA) sudah menempati Papan Utama berkat kinerja dan fundamental yang kuat.

Baca: Cara Investasi Saham untuk Pemula: Panduan Lengkap, Aman dan Menguntungkan

Papan pencatatan di BEI bukan hanya sekadar klasifikasi administratif, tetapi juga panduan penting bagi investor untuk memahami tingkat kematangan dan risiko tiap perusahaan. Dengan mengenal jenis papan ini, calon investor dapat memilih saham sektor kesehatan sesuai profil risiko dan tujuan investasi masing-masing.

0 Comments

Posting Komentar

Berita Terbaru

    Laporan Keuangan

      Dividen Saham