![]() |
| Ilustrasi BNC menjalin kerjasama dengan Zurich. Adit Saputra / Mediasaham.com |
Mediasaham.com – Jakarta, 3 Desember 2025. PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC/BBYB) menjalin kerja sama strategis dengan PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk untuk menghadirkan produk perlindungan kesehatan Critical Illness Optimal Protection melalui skema bancassurance. Kolaborasi ini menjadi langkah penting BNC dalam memperkuat layanan perlindungan finansial bagi nasabah, khususnya untuk menghadapi risiko penyakit kritis.
Produk yang sudah tersedia di seluruh kantor cabang BNC sejak November 2025 ini menawarkan manfaat santunan untuk penyakit kritis tahap awal, tahap lanjut, hingga penyakit terminal. Secara total, perlindungan mencakup 34 jenis penyakit kritis, yang selama ini menjadi beban medis terbesar bagi masyarakat Indonesia.
Baca: 400+ Daftar Saham Bagi Dividen Tahun 2025: Cek Jadwal dan Dividen Per Lembar
Dorongan Kerja Sama: Penetrasi Asuransi Rendah dan Beban Penyakit Tinggi
Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam literasi dan kepemilikan asuransi kesehatan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tingkat penetrasi asuransi per Februari 2025 hanya berada di 2,72%. Sementara itu, data Kementerian Kesehatan menunjukkan penyakit tidak menular (PTM) seperti kanker, stroke, jantung, dan gagal ginjal menjadi penyebab 75% kematian nasional. Stroke menyumbang 15,4% dan penyakit jantung iskemik mencapai 14,38%.
Baca: Bumilangit Entertainment dan MAGMA Mulai Produksi Film Si Buta dari Gua Hantu: Tayang 2027
Melihat kondisi tersebut, BNC menilai perlunya menghadirkan akses perlindungan kesehatan yang lebih mudah, relevan, dan terjangkau.
Perlindungan Hingga Rp1 Miliar, Premi Mulai Rp2 Jutaan
Critical Illness Optimal Protection hadir sebagai solusi proteksi kesehatan menyeluruh dengan premi mulai dari Rp2 jutaan per tahun, dengan manfaat perlindungan hingga Rp1 miliar. Produk asuransi ini dilengkapi sejumlah fitur unggulan:
-
Deklarasi kesehatan sederhana tanpa medical check-up
-
Perlindungan sejak tahap awal penyakit kritis
-
Fasilitas double claim, termasuk bersamaan dengan BPJS
-
Pengembalian premi 25% jika tidak ada klaim selama dua tahun
-
Pilihan manfaat santunan hidup optimal
Produk ini dirancang untuk memberikan ketenangan finansial bagi individu maupun keluarga tanpa membebani stabilitas keuangan mereka.
BNC: Pilihan Proteksi yang Lebih Luas untuk Nasabah
Direktur Utama BNC, Eri Budiono, menegaskan bahwa risiko penyakit kritis merupakan ancaman nyata yang dapat mengganggu kondisi finansial keluarga. Karena itu, BNC memandang penting menyediakan pilihan perlindungan yang lebih mudah diakses.
Baca: BBRI Dibanjiri Net Sell Asing Rp3,06T dalam 5 Hari: Analisis, Data Broker, dan Dampaknya
“BNC ingin memastikan nasabah memiliki solusi perlindungan yang relevan dan benar-benar dapat membantu mereka merencanakan masa depan dengan aman. Kerja sama dengan Zurich adalah bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan layanan yang bernilai tambah,” ujar Eri.
Zurich: Akses Proteksi Lebih Luas untuk Publik
Presiden Direktur Zurich Indonesia, Edhi Tjahja Negara, juga menekankan bahwa kolaborasi ini menjadi salah satu upaya Zurich memperluas akses proteksi kesehatan di Indonesia di tengah meningkatnya risiko penyakit kritis.
“Melalui BNC, kami dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan memberikan solusi perlindungan yang membuat mereka lebih siap secara finansial dalam menghadapi penyakit kritis,” kata Edhi.
Implementasi Bancassurance: Akses Mudah Lewat Cabang dan Relationship Manager
Dalam kerja sama ini, BNC berperan sebagai pihak yang mereferensikan nasabah melalui jaringan kantor cabang dan Relationship Manager (RM). Zurich menangani seluruh proses mulai dari penjelasan produk, administrasi, underwriting, hingga layanan polis.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi strategi BNC memperkuat daya saing di industri perbankan digital melalui penyediaan layanan komprehensif—tidak hanya perbankan, tetapi juga solusi proteksi yang dibutuhkan masyarakat modern.

0 Comments
Posting Komentar