Jakarta, Mediasaham.com — PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (IDX: GOTO) menunjukkan perbaikan signifikan dalam kinerja keuangannya sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025. Emiten teknologi ini mencatat penurunan rugi bersih lebih dari 80%, didorong oleh kenaikan pendapatan dan efisiensi biaya operasional.
Pendapatan dan Rugi Usaha
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang dipublikasikan Kamis (30/10), GOTO membukukan pendapatan sebesar Rp13,3 triliun hingga 30 September 2025, tumbuh 14,07% dibandingkan Rp11,66 triliun pada periode yang sama tahun 2024.
Sementara itu, total beban dan biaya operasional turun 1,39% menjadi Rp13,52 triliun dari Rp13,71 triliun pada periode sebelumnya. Efisiensi ini membuat rugi usaha menyusut tajam 89,16% menjadi Rp222,37 miliar dari Rp2,05 triliun pada sembilan bulan pertama 2024.
Laba (Rugi) Bersih dan Akumulasi Defisit
Sepanjang Januari–September 2025, GOTO mencatat rugi tahun berjalan sebesar Rp996,98 miliar, menurun 78,04% dibandingkan rugi Rp4,54 triliun pada tahun sebelumnya.
Lihat juga di sini informasi tentang Laporan Keuangan Mayora (MYOR) Q3 2025: Laba Turun 8,42% Jadi Rp1,85 Triliun
Rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp775,55 miliar, turun 82,02% dibandingkan rugi Rp4,31 triliun pada periode yang sama tahun 2024.
Meski demikian, akumulasi rugi (defisit) perusahaan masih meningkat menjadi Rp214,92 triliun, naik 0,37% dibandingkan Rp214,12 triliun per 31 Desember 2024.
Aset, Liabilitas, dan Ekuitas
Total aset GOTO per 30 September 2025 tercatat Rp42,11 triliun, menurun 2,55% dari Rp43,22 triliun pada akhir 2024.
Liabilitas perseroan naik 1,64% menjadi Rp13,01 triliun dari Rp12,80 triliun, didorong oleh peningkatan kewajiban jangka pendek yang mencapai Rp9,65 triliun.
Sementara itu, total ekuitas turun 4,28% menjadi Rp29,10 triliun dari Rp30,41 triliun pada akhir Desember 2024.
Posisi Kas dan Likuiditas
Jumlah kas dan setara kas GOTO hingga akhir September 2025 tercatat Rp17,65 triliun, turun 7,98% dibandingkan Rp19,18 triliun pada akhir 2024. Penurunan ini menunjukkan adanya penggunaan kas untuk mendukung efisiensi operasional dan restrukturisasi internal yang masih berlangsung.
Ringkasan Laporan Keuangan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)
| Pos Keuangan | 2025 | 2024 | Perubahan (%) |
|---|---|---|---|
| Pendapatan | 13.300 | 11.660 | +14,07% |
| Beban dan Biaya | 13.520 | 13.710 | -1,39% |
| Rugi Usaha | 222,37 | 2.050 | -89,16% |
| Rugi Tahun Berjalan | 996,98 | 4.540 | -78,04% |
| Rugi Bersih ke Induk | 775,55 | 4.310 | -82,02% |
| Akumulasi Rugi (Defisit) | 214.920 | 214.120 | +0,37% |
| Total Aset | 42.110 | 43.220 | -2,55% |
| Total Liabilitas | 13.010 | 12.800 | +1,64% |
| Total Ekuitas | 29.100 | 30.410 | -4,28% |
| Kas dan Setara Kas | 17.650 | 19.180 | -7,98% |
GoTo Gojek Tokopedia berhasil mempersempit rugi bersih hingga 82,02% pada sembilan bulan pertama 2025 berkat peningkatan pendapatan dan pengendalian beban. Meski demikian, perusahaan masih mencatat defisit akumulatif sebesar Rp214,92 triliun, dengan posisi kas yang menurun hampir 8%.
Secara keseluruhan, hasil ini menandakan langkah menuju profitabilitas mulai menunjukkan hasil, namun tantangan efisiensi dan pertumbuhan berkelanjutan tetap menjadi fokus utama perseroan.

0 Comments
Posting Komentar