Jakarta, Mediasaham.com — PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (IDX: ISAT) mencatatkan penurunan laba bersih sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025, di tengah pendapatan yang relatif stagnan. Meskipun profitabilitas menurun, posisi keuangan perusahaan masih terjaga dengan pertumbuhan ekuitas yang positif.
Pendapatan dan Laba Usaha
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim yang dipublikasikan melalui laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), Indosat membukukan pendapatan sebesar Rp41,16 triliun hingga 30 September 2025. Angka ini menurun 1,55% dibandingkan Rp41,81 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Beban usaha tercatat stabil di level Rp33,31 triliun, hanya turun tipis 0,09% dibandingkan Rp33,34 triliun pada sembilan bulan pertama 2024.
Dengan beban operasional yang relatif terjaga, laba sebelum pajak penghasilan tercatat Rp4,74 triliun, turun 10,4% dari Rp5,29 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Laba Bersih dan Earnings per Share
Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp3,58 triliun, menurun 7,49% dibandingkan Rp3,87 triliun pada sembilan bulan pertama 2024. Secara total, laba periode berjalan Indosat tercatat Rp3,84 triliun, lebih rendah dari Rp4,15 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Lihat di sini informasi terkait Laporan Keuangan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL): Pendapatan Stabil, Laba Naik 0,7%
Penurunan ini juga tercermin pada laba per saham dasar dan dilusian (earnings per share / EPS) yang turun menjadi Rp111,23 per saham dari Rp120,25 per saham pada kuartal III 2024, atau terkoreksi 7,5%.
Aset, Liabilitas, dan Ekuitas
Per 30 September 2025, total aset Indosat tercatat Rp113,72 triliun, menurun 0,6% dibandingkan posisi akhir Desember 2024 sebesar Rp114,38 triliun.
Total liabilitas juga turun 2,0% menjadi Rp76,15 triliun dari Rp77,73 triliun pada akhir tahun lalu. Sementara itu, total ekuitas meningkat 2,5% menjadi Rp37,57 triliun dibandingkan Rp36,65 triliun pada akhir Desember 2024.
Kenaikan ekuitas ini menunjukkan struktur permodalan yang tetap kuat, meskipun pendapatan dan laba bersih mengalami tekanan.
Ringkasan Laporan Keuangan PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT)
(Periode 30 September 2025 dibandingkan 30 September 2024)
(Dalam miliar Rupiah)
| Pos Keuangan | 2025 | 2024 | Perubahan (%) |
|---|---|---|---|
| Pendapatan | 41.160 | 41.810 | -1,55% |
| Beban Usaha | 33.310 | 33.340 | -0,09% |
| Laba Sebelum Pajak | 4.740 | 5.290 | -10,4% |
| Laba Tahun Berjalan | 3.840 | 4.150 | -7,47% |
| Laba ke Induk | 3.580 | 3.870 | -7,49% |
| Earnings per Share (EPS) | 111,23 | 120,25 | -7,5% |
| Total Aset | 113.720 | 114.380 | -0,6% |
| Total Liabilitas | 76.150 | 77.730 | -2,0% |
| Total Ekuitas | 37.570 | 36.650 | +2,5% |
Sumber: Laporan Keuangan Konsolidasian Tidak Diaudit PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT), per 30 September 2025.
Kesimpulan
Laporan keuangan Indosat Ooredoo Hutchison Tbk menunjukkan penurunan laba bersih sebesar 7,49% sepanjang sembilan bulan pertama 2025 akibat melemahnya pendapatan dan efisiensi operasional yang stagnan.

0 Comments
Posting Komentar