Pendapatan OMED Tembus Rp1,47 Triliun di Kuartal III-2025, Ekspor ke AS Melonjak 116,8%

Omed

Jakarta, Kuhuni.com
 – PT Jayamas Medica Industri Tbk (kode saham: OMED) mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025. Emiten produsen alat kesehatan tersebut membukukan pendapatan sebesar Rp1,47 triliun, tumbuh 7,7% year-on-year (YoY) dibandingkan Rp1,36 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan penjualan double digit pada segmen perawatan luka, bioteknologi dan laboratorium, serta alat bantu jalan dan perawatan rehabilitasi. Tidak hanya dari pasar domestik, ekspor ke Amerika Serikat melonjak 116,8% YoY, mencerminkan efektivitas strategi ekspansi global yang dijalankan perseroan.

“Kinerja positif ini mencerminkan keberhasilan strategi diversifikasi produk dan ekspansi pasar kami. OMED terus berkomitmen memperkuat kapasitas produksi, menjaga kualitas, dan memperluas penetrasi di pasar domestik maupun internasional,” ujar Eka Suwignyoo, Direktur Keuangan OMED, dalam keterangan resminya, Selasa (29/10).


Laba Bersih Naik 20,3%, Margin Menguat di Semua Lini

Dari sisi profitabilitas, OMED juga menunjukkan peningkatan kinerja di seluruh level laba.

  • Laba bruto naik 11,5% YoY, dengan margin laba bruto meningkat dari 32,8% menjadi 33,9%.

  • Laba usaha tumbuh 18,7% YoY, dengan margin usaha naik dari 17,4% menjadi 19,2%.

  • Laba bersih melonjak 20,3% YoY, sementara margin laba bersih menguat dari 15,6% menjadi 17,4%.

Peningkatan ini menunjukkan kemampuan perseroan dalam menjaga efisiensi operasional sekaligus mengoptimalkan portofolio produk bernilai tambah tinggi.


Struktur Keuangan Tetap Kuat dan Prudent

Secara neraca, OMED mempertahankan struktur keuangan yang sangat sehat dengan total aset sebesar Rp3,04 triliun, liabilitas Rp390 miliar, dan ekuitas Rp2,65 triliun.
Debt-to-Equity Ratio (DER) tercatat hanya 0,07x, menandakan tingkat leverage yang rendah serta fleksibilitas tinggi untuk mendukung ekspansi bisnis di masa mendatang.


Manfaatkan Tren China+1, Ekspor OMED ke AS Terus Tumbuh

OMED turut merasakan manfaat dari tren “China+1 Strategy”, di mana sejumlah perusahaan Amerika Serikat mendiversifikasi rantai pasok mereka dari Tiongkok ke negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Langkah ini membuka peluang baru bagi OMED yang telah memulai pengiriman ke AS sejak April 2022, dan saat ini tengah menjalani tahap validasi serta persetujuan untuk proyek tambahan dengan mitra dagang asal Amerika Serikat.

0 Comments

Posting Komentar

Berita Terbaru

    Laporan Keuangan

      Dividen Saham