![]() |
| Ilustrasi. Jajaran direksi sedang mengadakan rapat terbatas. Radit M. Pase / Mediasaham.com |
Jakarta, Mediasaham.com — PT Puri Sentul Permai Tbk (IDX: KDTN) resmi membuka informasi material terkait dimulainya proses negosiasi pengambilalihan oleh calon investor asing, Ruby Mining (Hongkong) Limited. Pengumuman ini dirilis pada 21 November 2025 di situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) sesuai kewajiban keterbukaan informasi berdasarkan POJK 31/2015 dan POJK 9/2018.
Baca: Daftar Kode Broker Saham Lokal dan Asing di Indonesia
Emiten yang bergerak di sektor akomodasi, perhotelan, dan restoran itu menyampaikan bahwa tiga pemegang saham pengendali — PT Putra Sakti Mandiri, PT Cahaya Sakti Investindo Sukses Tbk, dan PT Intan Perdana Sukses — telah memulai proses negosiasi dengan Ruby Mining sebagai calon investor strategis. Ketiganya menguasai sekitar 86% saham KDTN.
Belum Ada Perubahan Pengendali, Tahap Awal Masih Due Diligence
Dalam laporan resminya, manajemen KDTN menegaskan bahwa proses yang berlangsung saat ini baru pada tahap awal, di mana Ruby Mining (Hongkong) Limited akan melakukan due diligence sebelum mencapai kesepakatan lebih lanjut.
Dengan demikian:
-
Belum terjadi perubahan pengendali
-
Belum ada perubahan arah usaha
-
Tidak ada dampak operasional terhadap kegiatan Perseroan
-
Ruby Mining belum menjadi pemegang saham KDTN
Perseroan juga menegaskan bahwa seluruh informasi material telah diungkapkan sesuai ketentuan dan setiap perkembangan akan diumumkan kepada publik melalui kanal resmi Bursa Efek Indonesia.
Rencana Akuisisi 86% Saham KDTN
Dalam dokumen yang disampaikan, Ruby Mining (Hong Kong) Limited menyatakan minat untuk membeli sekitar:
1.075.000.000 saham KDTN setara dengan 86% dari seluruh saham ditempatkan dan disetor.
Apabila transaksi ini diselesaikan, maka akan terjadi perubahan pengendalian Perseroan, sesuai ketentuan dalam POJK 31/2015 dan aturan kewajiban penyampaian informasi BEI.
Negosiasi ini dilaporkan setelah Perseroan menerima surat resmi dari Ruby Mining dan melihat adanya pengumuman yang juga telah dipublikasikan melalui media massa nasional.
Siapa Ruby Mining (Hongkong) Limited?
Calon investor yang berminat masuk ke KDTN ini merupakan perusahaan dengan aktivitas utama di sektor perdagangan. Mereka beralamat di:
Room 802, Nan On Commercial Building, No. 69A Wu Hu Street, Kowloon, Hongkong
Email: ruby.mining.hongkong@gmail.com
Baca: 7 Aplikasi Trading Saham Terbaik di Indonesia ( Update 2025)
Masuknya perusahaan berbasis luar negeri ini menjadi sinyal bahwa aset-aset hospitality di Sentul mulai menarik minat investor global, terutama yang mencari diversifikasi portofolio di sektor leisure dan properti pendukung industri wisata.
Analisis Singkat: Potensi Revaluasi Jika Aksi Korporasi Berlanjut
Bagi investor, keterbukaan informasi seperti ini biasanya memunculkan dua potensi sentimen:
-
Sentimen Positif – Potensi Right Issue atau Transformasi Bisnis
Masuknya investor asing kerap diikuti restrukturisasi modal atau ekspansi bisnis. Untuk KDTN, hal ini bisa membuka peluang pembaruan fasilitas, ekspansi hotel, atau integrasi bisnis restoran. -
Sentimen Spekulatif – Harga Bisa Bergerak Akibat Ekspektasi Pasar
Meski belum ada kepastian, pasar sering menilai aksi pengambilalihan sebagai sinyal valuasi baru terhadap emiten. Namun sentimen ini bersifat jangka pendek, sehingga investor perlu menunggu detail lebih lanjut.
Dari sudut pandang bisnis, proses due diligence menunjukkan bahwa pihak calon pembeli menganggap KDTN memiliki aset yang menarik, baik dari sisi lokasi maupun potensi pertumbuhan kawasan Sentul yang terus berkembang sebagai pusat bisnis, wisata, dan MICE.
Perseroan Tegaskan Kepatuhan Regulasi
Manajemen KDTN menegaskan bahwa laporan ini disampaikan sebagai bentuk kepatuhan penuh terhadap regulasi keterbukaan informasi. Perseroan juga memastikan bahwa setiap tahapan proses akan diumumkan resmi agar pemegang saham mendapatkan informasi yang akurat dan tidak menyesatkan.
.jpg)
0 Comments
Posting Komentar