Mediasaham.com, Jakarta – Emiten baru di sektor teknologi finansial dan blockchain, PT Indokripto Koin Semesta Tbk (IDX: COIN), menutup tahun buku 2024 dengan kinerja positif.
Perusahaan membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp43,72 miliar, berbalik dari rugi Rp495,90 juta pada 2023. Kinerja ini menandai lonjakan laba lebih dari 8.900% dan menjadi titik balik penting bagi COIN setelah dua tahun mencatatkan kerugian.
Pendapatan Meroket, Didukung Ekspansi Bisnis Digital
Sepanjang 2024, COIN membukukan pendapatan Rp101,29 miliar, naik tajam dibandingkan Rp36 juta di 2023. Pertumbuhan ini menunjukkan ekspansi signifikan pada lini bisnis digital dan konsultasi manajemen berbasis blockchain.
Baca Juga: 20 Saham dengan Kapitalisasi Terbesar di Indonesia
Namun, beban umum dan administrasi juga melonjak menjadi Rp61,56 miliar, naik 8.920% dari Rp682 juta tahun sebelumnya, seiring dengan peningkatan aktivitas dan pembentukan entitas anak baru.
Meskipun beban membengkak, laba usaha COIN melonjak ke Rp39,72 miliar, berbalik dari rugi Rp646 juta pada 2023 — perbaikan lebih dari 6.250%.
Laba Bersih
Total laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp43,73 miliar, meningkat drastis dibandingkan kerugian Rp495,9 juta pada 2023 dan Rp26,9 juta pada 2022.
Baca Juga: Daftar Kode Broker Saham Lokal dan Asing di Indonesia
Kenaikan ini didukung peningkatan pendapatan keuangan hingga Rp9,94 miliar, naik 242% dari Rp2,90 miliar di tahun sebelumnya.
Aset Naik 202%, Kas Melonjak 12.000%
Dari sisi neraca, total aset COIN per 31 Desember 2024 mencapai Rp1,526 triliun, naik 202% dibandingkan Rp504,52 miliar di 2023.
Lonjakan terbesar berasal dari aset takberwujud (intangible assets) yang tercatat sebesar Rp1,11 triliun, serta kenaikan kas dan setara kas menjadi Rp288,43 miliar, melonjak lebih dari 12.200% dari hanya Rp2,33 miliar di tahun sebelumnya.
Liabilitas Turun 26,6%, Ekuitas Melonjak 601%
Total liabilitas COIN menurun 26,6% menjadi Rp234,99 miliar, turun dari Rp320,16 miliar pada 2023, menunjukkan penguatan struktur keuangan perusahaan.
Baca Juga: 10 Broker Saham Asing dan Lokal dengan Nilai Trading Saham Tertinggi
Sementara itu, ekuitas meningkat 601% menjadi Rp1,29 triliun, dibandingkan Rp184,35 miliar di akhir 2023. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh tambahan modal disetor Rp1,2 triliun dan perolehan laba bersih sepanjang tahun.
Arus Kas Pendanaan Jadi Penopang
Walau mencatatkan laba besar, arus kas dari aktivitas operasi masih negatif Rp21,09 miliar, berbalik dari positif Rp1,6 miliar pada 2023.
Baca Juga: Kamus Istilah Saham A–Z: Cocok untuk Investor Pemula
Namun, arus kas pendanaan memberikan kontribusi besar, mencapai Rp2,06 triliun, yang mendorong kenaikan kas akhir tahun menjadi Rp288,43 miliar.
Ringkasan Kinerja Keuangan COIN
|
Pos Keuangan |
2024 |
2023 |
Perubahan |
|
Pendapatan |
Rp101,29 miliar |
Rp36,00 miliar |
+181,9% |
|
Laba Bersih |
Rp43,72 miliar |
(Rp495,90 juta) |
+8.900% |
|
Total Aset |
Rp1,526 triliun |
Rp504,52 miliar |
+202% |
|
Total Liabilitas |
Rp234,99 miliar |
Rp320,16 miliar |
-26,6% |
|
Ekuitas |
Rp1,29 triliun |
Rp184,35 miliar |
+601% |
|
Kas dan Setara Kas |
Rp288,43 miliar |
Rp2,33 miliar |
+12.200% |
Kinerja keuangan PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) pada tahun 2024 mencerminkan akselerasi luar biasa setelah masa restrukturisasi pada 2023. Lonjakan pendapatan dan laba bersih memperlihatkan kemampuan perusahaan memonetisasi aset digital dan memperkuat bisnis konsultasi teknologi.
0 Comments
Posting Komentar