Jakarta, Mediasaham.com — PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (IDX: SIDO) mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 5,19% sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025, didorong oleh peningkatan penjualan dan pertumbuhan laba kotor yang stabil.
Pendapatan dan Laba Bruto
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan Jumat (31/10), Sido Muncul membukukan penjualan sebesar Rp2,72 triliun hingga 30 September 2025, naik dari Rp2,62 triliun pada periode yang sama tahun 2024.
Kenaikan pendapatan tersebut juga mendorong peningkatan laba bruto menjadi Rp1,54 triliun dari Rp1,48 triliun pada periode sebelumnya, meskipun beban pokok penjualan meningkat dari Rp1,13 triliun menjadi Rp1,18 triliun.
Laba Bersih dan Earnings per Share
Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp818,54 miliar, naik 5,19% dibandingkan Rp778,11 miliar pada sembilan bulan pertama tahun 2024.
Baca juga informasi mengenai Laba Bersih Unilever Q3 2025 Naik 10,8%, Tapi Apakah Pertumbuhannya Nyata?
Pertumbuhan laba ini juga tercermin pada kenaikan laba per saham dasar (earnings per share / EPS), yang meningkat dari Rp25,94 per saham menjadi Rp27,52 per saham pada periode laporan.
Aset, Liabilitas, dan Ekuitas
Per 30 September 2025, total aset SIDO tercatat Rp3,74 triliun, menurun tipis 4,83% dibandingkan Rp3,93 triliun pada akhir Desember 2024. Penurunan ini terutama disebabkan oleh berkurangnya aset lancar dari Rp2,20 triliun menjadi Rp2,06 triliun, termasuk penurunan kas dan setara kas dari Rp855,56 miliar menjadi Rp770,81 miliar.
Liabilitas perseroan turun signifikan 26,93% menjadi Rp330,15 miliar dari Rp451,78 miliar di akhir 2024. Penurunan ini memperkuat posisi keuangan Sido Muncul dengan rasio utang yang semakin rendah.
Cek juga informasi mengenai Laporan Keuangan Garudafood (GOOD) Kuartal III 2025: Laba Bersih Turun 4,1% Jadi Rp480,13 Miliar
Sementara itu, total ekuitas sedikit menyusut menjadi Rp3,41 triliun dari Rp3,48 triliun pada akhir tahun sebelumnya, seiring dengan distribusi dividen yang dilakukan pada pertengahan tahun.
Ringkasan Laporan Keuangan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)
(Periode 30 September 2025 dibandingkan 30 September 2024)
(Dalam miliar Rupiah)
| Pos Keuangan | 2025 | 2024 | Perubahan (%) |
|---|---|---|---|
| Pendapatan | 2.720 | 2.620 | +3,82% |
| Beban Pokok Penjualan | 1.180 | 1.130 | +4,42% |
| Laba Bruto | 1.540 | 1.480 | +4,05% |
| Laba Bersih ke Induk | 818,54 | 778,11 | +5,19% |
| Earnings per Share (EPS) | 27,52 | 25,94 | +6,10% |
| Total Aset | 3.740 | 3.930 | -4,83% |
| Total Liabilitas | 330,15 | 451,78 | -26,93% |
| Total Ekuitas | 3.410 | 3.480 | -2,01% |
| Kas dan Setara Kas | 770,81 | 855,56 | -9,89% |
Lihat juga informasi mengenai Laporan Keuangan Mayora (MYOR) Q3 2025: Laba Turun 8,42% Jadi Rp1,85 Triliun
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) berhasil mempertahankan pertumbuhan laba bersih di tengah peningkatan beban pokok penjualan. Dengan kenaikan pendapatan 3,82% dan laba bersih 5,19%, perusahaan menunjukkan efisiensi operasional yang baik. Penurunan liabilitas hampir 27% juga memperkuat posisi keuangan perusahaan menjelang akhir tahun.

0 Comments
Posting Komentar