Jakarta, Mediasaham.com — Produsen cat nasional PT Avia Avian Tbk (AVIA) akan membagikan dividen tunai interim untuk tahun buku 2025 sebesar Rp11 per saham. Total dana yang disiapkan perusahaan mencapai Rp655,55 miliar, dengan tanggal pembayaran pada 20 November 2025.
Keputusan ini berdasarkan hasil Rapat Direksi yang disetujui Dewan Komisaris pada 31 Oktober 2025, sebagaimana tercantum dalam surat resmi bernomor 097/AA/CORSEC/XI/2025.
Jadwal Pembagian Dividen Interim AVIA 2025
| Keterangan | Nilai |
|---|---|
| Dividen per saham | Rp11 |
| Total nilai dividen maksimum | Rp655.554.952.800 |
| Total nilai dividen minimum | Rp650.139.111.600 |
| Tanggal daftar pemegang saham (DPS) | 13 November 2025 |
| Cum Dividen Pasar Reguler & Negosiasi | 11 November 2025 |
| Ex Dividen Pasar Reguler & Negosiasi | 12 November 2025 |
| Cum Dividen Pasar Tunai | 13 November 2025 |
| Ex Dividen Pasar Tunai | 14 November 2025 |
| Tanggal Pembayaran Dividen | 20 November 2025 |
Kinerja Keuangan Jadi Dasar Pembagian Dividen
Pembagian dividen interim ini didukung oleh posisi keuangan per 30 September 2025, dengan kinerja solid sebagai berikut:
| Pos Keuangan | Nilai (Rp) |
|---|---|
| Laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk | 1.189.792.517.331 |
| Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya | 2.051.158.377.148 |
| Total ekuitas | 11.132.706.568.886 |
Dengan posisi laba dan ekuitas yang kuat, AVIA menunjukkan kemampuan kas yang solid dan disiplin finansial tinggi, memungkinkan perusahaan tetap membagikan dividen di tengah dinamika pasar properti dan konstruksi nasional.
Komentar dan Prospek
Direktur Kurnia Hadi Sinanto menyampaikan bahwa keputusan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah bagi pemegang saham, sekaligus menjaga keseimbangan antara pembagian keuntungan dan kebutuhan ekspansi bisnis.
“Pembagian dividen interim ini merupakan bentuk apresiasi kepada para pemegang saham atas dukungan yang berkelanjutan, sekaligus menunjukkan kekuatan fundamental AVIA di tengah kondisi pasar yang menantang,” ujar Kurnia.
Perusahaan optimistis bahwa stabilitas finansial, efisiensi operasional, dan diversifikasi produk akan menjadi pendorong pertumbuhan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.

0 Comments
Posting Komentar