Chandra Asri Group Siapkan Graduate Development Program (GDP) untuk Cetak Pemimpin Muda Masa Depan

kerjasama
Ilustrasi Kerjasama Tim GDP. Foto by Pixabay

Mediasaham.com, Jakarta –
PT Chandra Asri Pacific Tbk (IDX: TPIA), perusahaan penyedia solusi energi, kimia, dan infrastruktur terkemuka di Asia Tenggara, memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang dengan meluncurkan Graduate Development Program (GDP).

Program ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mengembangkan talenta muda unggul yang siap berperan dalam transformasi bisnis dan ekspansi regional Chandra Asri Group.

Langkah ini menunjukkan keseriusan Chandra Asri dalam berinvestasi pada sumber daya manusia (SDM), seiring meningkatnya kebutuhan tenaga profesional berkompetensi tinggi di sektor industri kimia dan energi. Rekrutmen pertama GDP akan dimulai pada semester I tahun 2026, dengan target menjaring puluhan lulusan terbaik dari berbagai universitas dalam dan luar negeri.

Menyiapkan Generasi Profesional Masa Depan

Direktur HR & Corporate Affairs Chandra Asri Group, Suryandi, menjelaskan bahwa program GDP dirancang sebagai investasi jangka panjang dalam membangun talenta profesional yang memiliki kapabilitas teknis, kepemimpinan kuat, dan wawasan strategis terhadap industri.

“Melalui GDP, kami ingin menyiapkan generasi profesional muda yang mampu berkontribusi dalam perjalanan transformasi dan ekspansi Chandra Asri Group. Program ini merupakan investasi untuk mencetak pemimpin masa depan berbasis kinerja yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil,” ujar Suryandi dalam siaran pers, Senin (10/11).

Program GDP akan memberikan pengalaman lintas fungsi, pelatihan terstruktur, dan pembinaan kepemimpinan. Peserta akan dibekali pemahaman komprehensif tentang bisnis energi, kimia, dan infrastruktur, sekaligus kemampuan menghadapi tantangan industri masa depan.

Dukung Bonus Demografi dan RPJMN 2025–2029

Inisiatif ini juga sejalan dengan agenda nasional dalam mengoptimalkan bonus demografi Indonesia. Dengan meningkatnya populasi usia produktif, Chandra Asri berupaya memberdayakan potensi generasi muda agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian.

Baca: Laporan Keuangan CDIA Semester I-2025, Laba Bersih Melesat 330%

Program GDP turut mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yang menempatkan peningkatan daya saing manusia sebagai prioritas. Melalui inisiatif ini, Chandra Asri berharap dapat memperkuat Human Capital Index Indonesia dan menjadi mitra aktif dalam membangun fondasi ekonomi jangka panjang.

Strategi SDM Jadi Pilar Bisnis Baru

Langkah Chandra Asri meluncurkan GDP dinilai sebagai strategi bisnis berbasis SDM yang cerdas. Di tengah ekspansi besar-besaran ke sektor energi dan infrastruktur, perusahaan tidak hanya fokus pada aset fisik, tetapi juga pada penguatan modal manusia (human capital).

Menurut analis Mediasaham Research, pendekatan ini mencerminkan arah transformasi Chandra Asri Group menuju perusahaan berkelanjutan (sustainable enterprise) yang tak hanya mengandalkan profit, tetapi juga mengembangkan ekosistem kompetensi di industri nasional.

“Chandra Asri memahami bahwa masa depan industri energi dan kimia sangat ditentukan oleh kesiapan talenta. GDP menjadi langkah strategis untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan menjaga daya saing jangka panjang,” tulis Mediasaham Research dalam catatan analisis singkatnya.

Tentang Chandra Asri Group

Didirikan pada tahun 1992, Chandra Asri Group kini menjadi salah satu pemain utama di industri energi, kimia, dan infrastruktur Asia Tenggara. Portofolio aset perusahaan mencakup:

  • Kilang berkapasitas 237.000 barel per hari dan unit ethylene cracker berkapasitas 1,1 juta ton di Pulau Bukom;

  • 2,5 juta ton aset kimia hilir di Pulau Jurong, Singapura;

  • serta naphtha cracker terintegrasi pertama di Indonesia dengan kapasitas 0,9 juta ton di Cilegon.

Dengan lebih dari tiga dekade pengalaman, Chandra Asri terus menumbuhkan semangat inovasi, kolaborasi, dan kepemimpinan, sekaligus mendukung pembangunan ekonomi nasional melalui ekspansi berkelanjutan.

0 Comments

Posting Komentar

Berita Terbaru

    Laporan Keuangan

      Dividen Saham