Laporan Keuangan CDIA Semester I-2025, Laba Bersih Melesat 330%

Logo CDIA

CDIA Catat Laba Bersih Melesat 330% di Semester I-2025, Didorong Lonjakan Pendapatan dan Keuntungan Investasi


Mediasaham.com, Jakarta – PT Chandra Daya Investasi Tbk (IDX: CDIA) mencatat kinerja spektakuler pada semester pertama 2025. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim (tidak diaudit) per 30 Juni 2025, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai US$67,84 juta, melonjak 330% dibandingkan US$15,78 juta pada periode yang sama tahun 2024.

Lonjakan laba ini ditopang oleh peningkatan pendapatan, efisiensi beban, serta keuntungan luar biasa dari investasi dan transaksi keuangan perusahaan.

Pendapatan Naik 42%

CDIA mencatat pendapatan sebesar US$66,87 juta, meningkat 42% dari US$47,12 juta pada semester I-2024. Pertumbuhan ini utamanya berasal dari peningkatan kinerja entitas anak di sektor investasi energi dan properti yang memberikan kontribusi signifikan terhadap total pendapatan.

Analisis: Kenaikan pendapatan menunjukkan ekspansi bisnis CDIA berjalan agresif dan berhasil memanfaatkan momentum pertumbuhan aset investasi strategis di semester pertama 2025.


Laba Kotor Meningkat Tajam 323%

Setelah dikurangi beban pokok pendapatan sebesar US$47,77 juta, laba kotor CDIA melonjak menjadi US$19,10 juta, naik 323% dibanding US$4,52 juta tahun lalu. Peningkatan ini didorong oleh perbaikan margin dan efisiensi pada proyek-proyek yang dijalankan perusahaan.

Analisis: Margin laba kotor naik tajam menandakan peningkatan efisiensi operasional serta keberhasilan CDIA dalam mengelola struktur biaya di tengah ekspansi pendapatan.


Laba Sebelum Pajak Naik 344%

CDIA membukukan laba sebelum pajak sebesar US$75,82 juta, melonjak 344% dari US$17,05 juta pada periode yang sama tahun lalu. Kenaikan signifikan ini terutama berasal dari pendapatan aset keuangan sebesar US$11,16 juta dan keuntungan lain-lain mencapai US$46,28 juta, yang pada 2024 hanya tercatat US$776 ribu.

Analisis: Keuntungan luar biasa dari aset keuangan menunjukkan keberhasilan CDIA dalam memanfaatkan momentum pasar modal dan investasi strategis. Ini menjadi faktor utama pendorong lonjakan laba perusahaan.


Laba Bersih Melesat 347%

Setelah dikurangi beban pajak sebesar US$1,46 juta, CDIA mencatat laba bersih periode berjalan sebesar US$74,36 juta, naik 347% dibanding US$16,62 juta pada semester I-2024.
Dari total laba tersebut, US$67,84 juta diatribusikan kepada pemilik entitas induk, sementara US$6,52 juta kepada kepentingan nonpengendali.

Analisis: Lonjakan laba bersih ini mencerminkan pertumbuhan agresif dan efektivitas strategi diversifikasi CDIA dalam memperkuat pendapatan non-operasional melalui investasi produktif.

Total Aset Naik 29%

Per 30 Juni 2025, total aset CDIA mencapai US$1,39 miliar, meningkat 29% dibanding US$1,08 miliar per 31 Desember 2024. Kenaikan ini disumbang oleh peningkatan aset tetap (naik 43,3% menjadi US$267,77 juta) dan investasi pada aset keuangan lainnya (naik 0,76% menjadi US$440,11 juta).

Analisis: Kenaikan aset menunjukkan strategi ekspansi yang agresif namun terkendali, dengan penambahan investasi di sektor produktif yang memberikan imbal hasil tinggi.


Liabilitas Naik 21%

Total liabilitas meningkat menjadi US$397,84 juta, naik 21% dari US$328,36 juta pada akhir 2024. Kenaikan ini sejalan dengan peningkatan pinjaman bank jangka panjang yang mencapai US$348,65 juta, naik 20,3% dari US$289,81 juta.

Analisis: Kenaikan utang jangka panjang menunjukkan adanya ekspansi pembiayaan proyek investasi, namun masih proporsional dibanding pertumbuhan aset, sehingga rasio leverage tetap aman.


Ekuitas Melonjak 32,4%

Total ekuitas CDIA meningkat menjadi US$995,99 juta, naik 32,4% dari US$752,18 juta per Desember 2024. Kenaikan ini didorong oleh tambahan modal disetor US$74,08 juta serta laba bersih tinggi pada semester pertama.

Analisis: Kenaikan ekuitas memperkuat posisi permodalan dan menegaskan bahwa pertumbuhan CDIA sebagian besar dibiayai oleh profit dan injeksi modal, bukan utang.

Laporan Keuangan CDIA Jun 2025

Perhitungan Rasio Keuangan Semester I-2025

  1. Net Profit Margin (NPM) = Laba Bersih / Pendapatan × 100
    = 67,84 / 66,87 × 100 = 101,45%
    🔹 Artinya: laba bersih lebih besar dari pendapatan karena ada keuntungan luar biasa dari investasi & transaksi keuangan.
  2. Debt to Equity Ratio (DER) = Total Liabilitas / Total Ekuitas × 100
    = 397,84 / 995,99 × 100 = 39,9% atau 0,4
    🔹 Menunjukkan struktur modal sangat sehat; perusahaan hanya memakai utang ±40% dari modal sendiri.
  3. Return on Assets (ROA) = Laba Bersih / Total Aset × 100
    = 67,84 / 1.393,83 × 100 = 4,87%
  4. Return on Equity (ROE) = Laba Bersih / Total Ekuitas × 100
    = 67,84 / 995,99 × 100 = 6,81%

📊 Ringkasan Kinerja Keuangan CDIA (dalam US$ Juta)

Pos Keuangan30 Jun 202530 Jun 2024Perubahan (%)
Pendapatan66,8747,12+42,0%
Laba Kotor19,104,52+323,0%
Laba Sebelum Pajak75,8217,05+344,6%
Laba Bersih (Pemilik Entitas Induk)67,8415,78+330,0%
Total Aset1.393,831.080,54*+29,0%
Total Liabilitas397,84328,36*+21,0%
Total Ekuitas995,99752,18*+32,4%
NPM101,45%
DER39,9%
ROA4,87%
ROE6,81%
*Desember 2024


Kesimpulan

Kinerja CDIA pada semester pertama 2025 mencerminkan lompatan pertumbuhan luar biasa yang jarang terjadi pada perusahaan investasi sejenis. Lonjakan pendapatan, efisiensi operasional, serta keuntungan investasi membuat perusahaan ini menjadi salah satu emiten dengan performa laba paling agresif di paruh pertama 2025.

Ke depan, tantangan utama CDIA adalah menjaga stabilitas pendapatan dan mengelola beban bunga agar tidak menekan margin laba bersih di semester II. Namun dengan fundamental keuangan yang kuat dan ekspansi aset yang terarah, prospek CDIA tetap positif untuk jangka menengah.

 Disclaimer: Informasi hanya untuk edukasi, bukan rekomendasi investasi. Analisis ini tidak bertujuan untuk mengajak pembaca untuk membeli atau menjual saham tertentu.
Penulis: Adit Saputra  - Mediasaham Research

0 Comments

Posting Komentar

Berita Terbaru

    Laporan Keuangan

      Dividen Saham