ELPI Perkuat Bisnis Logistik Laut, Anak Usaha ETC Kantongi Kredit Investasi Rp76,8 Miliar untuk Pengadaan Armada Baru

ELPI
Kapal milik Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari / ELPI


Mediasaham.com —  PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (IDX: ELPI) kembali melakukan langkah strategis untuk memperkuat bisnis pelayaran dan logistik laut. Melalui anak usahanya, PT ELPI Trans Cargo (ETC), perusahaan resmi menandatangani Akta Fasilitas Kredit Investasi dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, yang mencapai Rp76,8 miliar. Fasilitas ini sekaligus disertai pemberian corporate guarantee dari ELPI sebagai pemegang saham mayoritas.

Langkah ini diumumkan melalui keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sesuai regulasi POJK 31/2015 mengenai penyampaian informasi material oleh emiten.

Struktur Kepemilikan dan Rincian Kredit

Dalam laporan resmi, ELPI menjelaskan bahwa ETC dimiliki 99% oleh ELPI dan 1% oleh KCT. Dengan struktur tersebut, tanggung jawab korporasi ELPI terhadap ekspansi ETC menjadi faktor penting dalam pemberian jaminan.

Adapun fasilitas kredit yang diterima ETC meliputi:

  • Jenis Kredit: Kredit Investasi

  • Limit: Rp76.800.000.000

  • Jangka Waktu: 96 bulan

  • Availability Period: 9 bulan

  • Grace Period: 3 bulan

  • Masa Angsuran: 84 bulan

Kredit investasi ini menjadi sumber pendanaan untuk pengadaan armada baru, yaitu 2 unit kapal Tugboat mesin 2×1.000 HP dan 2 unit Barge/Tongkang ukuran 300 ft. Total nilai investasi mencapai Rp96 miliar, dengan porsi pembiayaan bank sebesar 80%.

Baca:
1. Kamus Istilah Saham A–Z: Cocok untuk Investor Pemula
2. 
Daftar Kode Broker Saham Lokal dan Asing di Indonesia
3. Cara Investasi Saham untuk Pemula: Panduan Lengkap, Aman dan Menguntungkan
4. Cara Memilih Broker Saham Terbaik di Indonesia dan Aman untuk Pemula
5. 7 Aplikasi Trading Saham Terbaik di Indonesia ( Update Oktober 2025)

Investasi Armada Baru dan Dampaknya bagi Bisnis ELPI

Penambahan dua set Tug and Barge ini akan langsung menambah kapasitas operasional ETC dalam layanan angkutan laut, terutama untuk komoditas curah dan industri tambang. Memiliki armada sendiri memberikan fleksibilitas lebih besar dibanding mengandalkan kapal sewaan, terutama dalam negosiasi kontrak jangka panjang.

Dari sisi strategis, keputusan ekspansi ini menunjukkan bahwa ELPI mengantisipasi permintaan jangka menengah atas jasa transportasi laut yang terus meningkat. Industri pelayaran domestik sepanjang 2025 memang mencatat pertumbuhan positif, didorong oleh peningkatan aktivitas perdagangan, proyek energi, dan logistik antarwilayah.

Dampak terhadap Kinerja Keuangan dan Operasional

ELPI menegaskan bahwa fasilitas kredit ETC tidak akan membebani posisi keuangan induk, termasuk rasio utang terhadap ekuitas (DER) maupun kolektabilitas di perbankan. Sebaliknya, konsolidasi dari ETC diharapkan menjadi sumber penambah pendapatan (revenue uplift) dalam beberapa tahun mendatang.

Manajemen menyampaikan keyakinannya bahwa armada baru akan membuka peluang kontrak baru, sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai penyedia layanan pelayaran yang memiliki kombinasi kapal yang efisien dan modern.

0 Comments

Posting Komentar

Berita Terbaru

    Laporan Keuangan

      Dividen Saham