Laporan Keuangan Indofood CBP 9M25: Aset Tembus Rp132,4 Triliun, Laba Bersih Rp7,1 Triliun

Indofood CBP

Jakarta, Mediasaham.com
— Emiten konsumer besar, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (IDX: ICBP), mencatatkan kinerja keuangan solid selama sembilan bulan pertama tahun 2025. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim per 30 September 2025, total aset perusahaan mencapai Rp132,41 triliun, naik +5,05% dibandingkan akhir 2024 yang senilai Rp126,04 triliun.

Kenaikan ini mencerminkan penguatan struktur keuangan, meskipun terdapat tekanan pada beban keuangan dan penurunan tipis laba bersih.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 30 September 2025, ICBP membukukan penjualan bersih sebesar Rp56,26 triliun, naik 1,4% year on year (yoy) dari Rp55,47 triliun pada periode yang sama tahun 2024. Kenaikan ini menunjukkan permintaan yang stabil pada segmen makanan kemasan dan minuman.

Komposisi Penjualan ICBP per Segmen:

  • Mi instan: Rp42,02 triliun

  • Dairy: Rp7,29 triliun

  • Makanan ringan: Rp3,52 triliun

  • Penyedap makanan: Rp3,48 triliun

  • Nutrisi & makanan khusus: Rp953 miliar

  • Minuman: Rp1,09 triliun

Laba Bersih Indofood CBP 2025

Meski penjualan meningkat, laba bruto turun 3,54% menjadi Rp19,90 triliun dari Rp20,64 triliun. Hal ini disebabkan oleh naiknya beban pokok penjualan menjadi Rp36,36 triliun dari Rp34,84 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun, efisiensi biaya operasional berhasil menahan penurunan lebih dalam:

  • Beban penjualan & distribusi turun menjadi Rp5,88 triliun (dari Rp6,04 triliun)

  • Beban umum & administrasi menurun menjadi Rp2,08 triliun (dari Rp2,20 triliun)

  • Pendapatan operasi lain melonjak menjadi Rp1,08 triliun (naik hampir 168%)

Dengan perbaikan tersebut, laba usaha naik 6,2% menjadi Rp12,74 triliun, dari Rp11,99 triliun di periode yang sama 2024.

Namun di sisi lain, beban keuangan membengkak hingga Rp3,01 triliun, hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya Rp1,54 triliun. Lonjakan ini terutama disebabkan oleh kerugian selisih kurs pendanaan sebesar Rp1,43 triliun, yang menekan laba bersih.

Alhasil, laba bersih ICBP turun 12,7% yoy menjadi Rp7,10 triliun, dari Rp8,15 triliun pada kuartal III-2024. Laba per saham dasar juga turun menjadi Rp610 dari sebelumnya Rp699 per saham.

Rangkuman Laporan Keuangan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)

Per 30 September 2025 vs 31 September 2024
Dalam Jutaan Rupiah

Komponen Keuangan Q3 2025 Q3 2024 Perubahan (%)
Total Aset132.413.059126.040.905+5,05%
Kas & Setara Kas25.885.56325.292.640+2,35%
Investasi Jangka Pendek2.395.5402.417.250-0,90%
Piutang Usaha & Non Usaha11.894.4638.791.747+35,3%
Persediaan7.311.4457.059.605+3,57%
Total Aset Lancar48.996.74744.667.549+9,69%
Aset Tidak Lancar83.416.31281.373.356+2,51%
Liabilitas Jangka Pendek11.846.75210.924.773+8,45%
Liabilitas Jangka Panjang49.211.81748.072.247+2,37%
Total Liabilitas61.058.56958.997.020+3,49%
Ekuitas Pemilik Entitas Induk49.299.37945.217.376+9,04%
Kepentingan Nonpengendali22.055.11121.826.509+1,05%
Total Ekuitas71.354.49067.043.885+6,43%
Pendapatan (Net Sales)56.266.78255.486.221+1,41%
Laba Bruto19.904.53920.643.834-3,58%
Laba Usaha12.742.75611.995.632+6,23%
Laba Bersih Konsolidasi8.188.8219.372.831-12,63%
Laba Bersih Pemilik Entitas Induk7.108.2498.149.300-12,76%
EPS (Laba per Saham Dasar)Rp610Rp699-12,7%
Sumber: Laporan Keuangan Konsolidasian Tidak Diaudit Indofood CBP, per 30 September 2025.

Meskipun beban keuangan meningkat, rasio ekuitas terhadap total aset mencapai 53,9%, menandakan struktur permodalan yang sehat. Total kas dan setara kas Rp25,89 triliun memperlihatkan kemampuan Indofood CBP menjaga likuiditas untuk mendukung ekspansi dan pembayaran dividen.

0 Comments

Posting Komentar

Berita Terbaru

    Laporan Keuangan

      Dividen Saham