Laba BNI (BBNI) Tumbuh 6,03% Jadi Rp16,15 Triliun hingga September 2026

Laba BNI (BBNI) Tumbuh 6,03% Jadi Rp16,15 Triliun hingga September 2026

Mediasaham.com, Jakarta — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) membukukan laba bersih sebesar Rp16,15 triliun pada sembilan bulan pertama 2026, meningkat 6,03% dibandingkan laba bersih periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp15,23 triliun.

Pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan bunga bersih, pendapatan operasional lainnya, serta laba operasional. Pada periode yang sama, total aset BNI juga meningkat menjadi Rp1.481,83 triliun dari Rp1.362,05 triliun pada akhir 2025.

BNI
Bank BNI Tabet Barat. Adit Saputra/Mediasaham.com

Bank BNI (BBNI) Bagi Dividen Rp349,41 Per Lembar, Dividen Yield Mencapai 8%

Bank BNI (BBNI) Bagi Dividen Rp349,41 Per Lembar, Dividen Yield Mencapai 8%

jadwal dividen Bank BNI
Dividen BBNI 2026 Rp349 Per Lembar. Radit M. Pase / Mediasaham.com


MEDIASAHAM.COM, Jakarta – Bank BNI (BBNI) akan membagikan dividen sebesar Rp349,41 per lembar pada tanggal 7 April 2026. Keputusan ini berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 9 Maret 2026. Bank pelat merah ini akan membagikan dividen dengan total sebesar Rp13,02 triliun dari laba bersih tahun lalu.

Angka tersebut setara dengan 65% dari total laba bersih Perseroan tahun buku 2025. Laba bersih BBNI yang dapat diatribusikan kepada entitas induk tercatat mencapai Rp20,04 triliun per 31 Desember 2025.

Laporan Keuangan Saham BBNI (Bank BNI) Kuartal III 2025: Laba Bersih Turun 7% dan Ini Penyebabnya!

Laporan Keuangan Saham BBNI (Bank BNI) Kuartal III 2025: Laba Bersih Turun 7% dan Ini Penyebabnya!

BNI

Jakarta, Mediasaham.com — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mencatat pertumbuhan solid sepanjang sembilan bulan pertama 2025 dengan total aset mencapai Rp1.269,48 triliun, naik 12,3% dibanding posisi akhir Desember 2024 sebesar Rp1.129,81 triliun. Peningkatan ini menunjukkan ekspansi bisnis yang berkelanjutan, terutama di sektor pembiayaan dan penghimpunan dana.

Sementara itu, total liabilitas meningkat menjadi Rp1.097,88 triliun dari Rp962,62 triliun, naik 14,1%. Kenaikan terbesar berasal dari simpanan nasabah yang tumbuh menjadi Rp934,33 triliun dibanding Rp805,51 triliun pada akhir tahun lalu. Di sisi lain, total ekuitas naik tipis menjadi Rp171,61 triliun, tumbuh 2,6% dari Rp167,19 triliun sebelumnya.

Berita Terbaru

    Konten Premium

      Dividen Saham