Aksi Asset Recycling: PT Adhi Karya Divestasi 47,18% Saham Tol Jogja-Solo ke PT SMI Senilai Rp1,76 Triliun

Aksi Asset Recycling: PT Adhi Karya Divestasi 47,18% Saham Tol Jogja-Solo ke PT SMI Senilai Rp1,76 Triliun

Mediasaham.com, Jakarta — PT Adhi Karya (Persero) Tbk (kode saham: ADHI) secara resmi mengumumkan rencana divestasi seluruh kepemilikan sahamnya di PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI.

Langkah korporasi ini memiliki nilai transaksi mencapai Rp1,765 triliun dan menjadi bagian dari strategi restrukturisasi portofolio serta penyehatan keuangan perseroan.

Berdasarkan Keterbukaan Informasi Fakta Material yang diterbitkan pada 7 Oktober 2026, transaksi ini melibatkan pengalihan sebanyak 1.714.808 lembar saham biasa atas nama atau setara dengan 47,18% dari seluruh saham yang disetor penuh di JMJ.

Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PJBB) telah dilaksanakan pada 30 September 2026 dan ditargetkan rampung sepenuhnya paling lambat 30 November 2026.

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (kode saham: ADHI). Sumber foto PT Adhi Karya

Strategi Invest to Divest dan Penyehatan Keuangan BUMN Karya

Manajemen ADHI menjelaskan bahwa keputusan divestasi ini sejalan dengan penerapan strategi invest to divest.

Pada awalnya, penyertaan modal ADHI pada badan usaha jalan tol (BUJT) bertujuan untuk mengamankan porsi pekerjaan konstruksi. Setelah proyek konstruksi berjalan dan beroperasi, kepemilikan saham dilepas melalui strategi asset recycling.

Strategi tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan alokasi modal serta memfokuskan kembali sumber daya perusahaan pada bisnis utamanya (core business) di bidang konstruksi.

Langkah ini juga merupakan bentuk eksekusi dari arahan strategis PT Danantara Asset Management (DAM) dalam program integrasi dan restrukturisasi BUMN Karya.

ADHI dikelompokkan dalam Klaster 1 BUMN Karya yang diarahkan untuk melakukan penataan aset dan liabilitas guna menciptakan solvabilitas serta likuiditas yang lebih kuat.

10 Saham dengan Market Cap Terbesar di Indonesia, BBCA Memimpin

10 Saham dengan Market Cap Terbesar di Indonesia, BBCA Memimpin

Kapitalisasi pasar menjadi salah satu indikator yang sering digunakan untuk melihat seberapa besar nilai sebuah perusahaan di pasar saham. Semakin besar kapitalisasi pasar, semakin besar pula nilai perusahaan berdasarkan harga saham yang beredar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan data market capitalization, terdapat sejumlah saham dengan nilai kapitalisasi pasar mencapai ratusan triliun rupiah. BBCA menempati posisi teratas dengan kapitalisasi pasar Rp738 triliun, disusul DCII sebesar Rp476 triliun dan BBRI sebesar Rp471 triliun.

Daftar ini memberikan gambaran mengenai perusahaan-perusahaan dengan market cap terbesar di Indonesia berdasarkan data yang tersedia. Selain sektor perbankan, daftar tersebut juga diisi oleh perusahaan telekomunikasi, energi, teknologi, infrastruktur dan sektor lainnya.

IDX Jakarta
Gedung Bursa Efek Indonesia. Adit Saputra / Mediasaham.com

Apa Itu Market Cap Saham?

Market capitalization atau kapitalisasi pasar adalah nilai total suatu perusahaan berdasarkan harga saham di pasar dan jumlah saham yang beredar.

Secara sederhana, rumus kapitalisasi pasar adalah:

Market Cap = Harga Saham × Jumlah Saham Beredar

Karena harga saham bergerak setiap hari, nilai kapitalisasi pasar suatu perusahaan juga dapat berubah. Oleh karena itu, peringkat saham berdasarkan market cap dapat mengalami perubahan mengikuti pergerakan harga saham.

15 Broker Saham dengan Nilai Transaksi Tertinggi 2026

15 Broker Saham dengan Nilai Transaksi Tertinggi 2026

Pasar saham Indonesia tidak hanya mempertemukan investor dan perusahaan yang menerbitkan saham. Di balik transaksi jual beli saham, terdapat perusahaan sekuritas yang menjadi perantara bagi investor untuk melakukan transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Besarnya aktivitas sebuah perusahaan sekuritas dapat dilihat salah satunya dari nilai transaksi saham yang dilakukan melalui broker tersebut. Semakin besar nilai transaksi, semakin besar pula aktivitas perdagangan yang tercatat melalui perusahaan sekuritas tersebut.

Berdasarkan data Total Trade Value Year to Date (YTD) hingga September 2026, terdapat sejumlah broker saham yang mencatat nilai transaksi sangat besar. Stockbit Sekuritas Digital berada di posisi teratas dengan nilai transaksi mencapai Rp830,77 triliun, disusul UBS Sekuritas Indonesia dan Mandiri Sekuritas.

Trading saham
Seseorang Investor sedang melakukan trading saham. Adit Saputra / Mediasaham.com

Artikel ini membahas 15 broker saham dengan nilai transaksi tertinggi hingga September 2026, lengkap dengan kode broker, nilai transaksi, pangsa terhadap total transaksi, serta pertumbuhan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Daftar 15 Broker Saham dengan Nilai Transaksi Terbesar 2026

Berikut daftar broker berdasarkan Total Trade Value YTD September 2026:

Peringkat Kode Nama Sekuritas Trade Value YTD 2026
(Rp miliar)
Pangsa YTD 2025
(Rp miliar)
YoY
1XLStockbit Sekuritas Digital830.77411,32%281.433195,19%
2AKUBS Sekuritas Indonesia740.52510,09%499.25948,32%
3CCMandiri Sekuritas739.96410,08%537.49837,67%
4ZPMaybank Sekuritas Indonesia473.5686,45%401.21418,03%
5YUCGS International Sekuritas Indonesia386.0465,26%360.3027,15%
6YPMirae Asset Sekuritas Indonesia384.5155,24%327.52217,40%
7PDIndo Premier Sekuritas289.3843,94%207.72639,31%
8BKJ.P. Morgan Sekuritas Indonesia281.7323,84%254.52110,69%
9MGSemesta Indovest Sekuritas243.3073,32%154.59557,38%
10XCAjaib Sekuritas Asia207.5412,83%137.54650,89%
11CPKB Valbury Sekuritas202.9262,77%148.52036,63%
12LGTrimegah Sekuritas Indonesia Tbk.177.5612,42%125.20641,82%
13SQBCA Sekuritas164.1552,24%126.09030,19%
14NIBNI Sekuritas146.7782,00%106.66737,60%
15AZSucor Sekuritas126.7991,73%89.81841,17%

Catatan: Trade Value dinyatakan dalam Rp miliar. Data merupakan nilai transaksi secara year to date (YTD) hingga September 2026 berdasarkan data statistik yang diterbitkan BEI.

Rp194 Triliun Obligasi Pemerintah Jatuh Tempo Akhir 2026, Seri Mana Terbesar?

Rp194 Triliun Obligasi Pemerintah Jatuh Tempo Akhir 2026, Seri Mana Terbesar?

Obligasi negara dan sukuk negara merupakan instrumen surat berharga yang diterbitkan pemerintah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan negara. Setiap seri memiliki karakteristik, nilai yang beredar, serta tanggal jatuh tempo yang berbeda.

Bagi investor, informasi mengenai daftar obligasi negara yang beredar penting untuk mengetahui jenis surat utang pemerintah, nilai nominal yang masih beredar hingga jadwal jatuh tempo masing-masing seri.

Total obligasi pemerintah jatuh tempo 2026. Adit Saputra / Mediasaham.com

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang digunakan dalam artikel ini, terdapat 21 seri obligasi negara dan sukuk yang tercatat akan jatuh tempo pada Oktober hingga Desember 2026.

Jika seluruh nilai yang beredar dari 21 seri tersebut dijumlahkan, nilainya mencapai sekitar Rp194,43 triliun.

Daftar Obligasi Negara dan Sukuk yang Jatuh Tempo 2026

Berikut daftar obligasi negara dan sukuk yang diurutkan berdasarkan tanggal jatuh tempo, mulai dari yang paling awal.

Apa Itu Saham? Pengertian, Jenis, dan Cara Kerjanya

Apa Itu Saham? Pengertian, Jenis, dan Cara Kerjanya

Apa itu saham? Saham adalah bukti kepemilikan seseorang atau badan usaha terhadap suatu perusahaan. Ketika seseorang membeli saham sebuah perusahaan, orang tersebut menjadi salah satu pemilik perusahaan sesuai dengan jumlah saham yang dimilikinya.

Dalam kehidupan sehari-hari, konsep saham sebenarnya cukup mudah dipahami.

Bayangkan sebuah perusahaan seperti sebuah kue yang dibagi menjadi banyak bagian. Setiap bagian mewakili kepemilikan tertentu. Jika seseorang membeli salah satu bagian tersebut, ia memiliki sebagian dari perusahaan.

Di pasar modal Indonesia, saham merupakan salah satu instrumen investasi yang paling banyak dikenal masyarakat. Saham perusahaan terbuka dapat diperdagangkan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).

Namun, saham bukan sekadar angka yang naik dan turun di aplikasi sekuritas. Di balik sebuah saham terdapat perusahaan, bisnis, aset, utang, pendapatan, laba, dan pemegang saham.

Karena itu, memahami pengertian saham, jenis saham, cara kerja saham, keuntungan saham, risiko saham, dan cara membeli saham penting bagi siapa pun yang ingin mulai berinvestasi maupun trading saham.

saham bbri
Seorang trader sedang melakukan trading saham BBRI. Foto Adit Saputra / Mediasaham.com

Apa Itu Saham?

Saham adalah bukti penyertaan atau kepemilikan seseorang atau pihak terhadap suatu perusahaan.

OJK menjelaskan bahwa saham merupakan bukti penyertaan atau kepemilikan dalam suatu perusahaan. Kepemilikan tersebut memberikan sejumlah hak kepada pemegang saham sesuai dengan karakteristik saham yang dimilikinya.

Contoh sederhananya:

Sebuah perusahaan memiliki total 1 juta lembar saham.

Jika seseorang memiliki 10.000 saham perusahaan tersebut, berarti orang tersebut memiliki bagian dari perusahaan sesuai proporsi saham yang dimilikinya.

Semakin besar jumlah saham yang dimiliki dibandingkan total saham perusahaan, semakin besar pula persentase kepemilikannya.

Contoh Sederhana Saham

Misalnya PT ABC memiliki 1 juta saham.

Andi membeli 10.000 saham PT ABC.

Maka persentase kepemilikan Andi adalah:

10.000 ÷ 1.000.000 × 100% = 1%

Artinya, secara sederhana Andi memiliki 1% bagian dari perusahaan tersebut.

Tentu dalam praktik pasar modal terdapat struktur modal, klasifikasi saham, dan ketentuan hukum yang lebih kompleks. Namun contoh tersebut membantu memahami konsep dasar saham.

Apa Itu Trading? Pengertian, Cara Kerja, Jenis, Keuntungan dan Risikonya

Apa Itu Trading? Pengertian, Cara Kerja, Jenis, Keuntungan dan Risikonya

Trading adalah kegiatan membeli dan menjual aset keuangan dengan tujuan memperoleh keuntungan dari perubahan harga. Dalam pasar modal, trading saham berarti membeli saham pada harga tertentu kemudian menjualnya kembali ketika harga bergerak sesuai dengan target yang telah ditentukan.

Trading berbeda dengan sekadar membeli saham lalu menyimpannya dalam waktu lama. Seorang trader biasanya lebih memperhatikan pergerakan harga, momentum, volume transaksi, kondisi pasar, serta waktu masuk dan keluar dari sebuah posisi.

Meski terlihat sederhana, trading bukan cara mendapatkan uang dengan cepat tanpa risiko. Harga aset dapat bergerak naik maupun turun sehingga trader bisa memperoleh keuntungan sekaligus mengalami kerugian.

Oleh karena itu, memahami apa itu trading, cara kerjanya, jenis-jenis trading, serta risikonya menjadi langkah penting sebelum seseorang mulai melakukan transaksi.

keuntungan trading
Ilustrasi: Seseorang sedang mengamati grafik di layar lapto saat trading. Foto oleh Tyli Jura / Pixabay

Apa Itu Trading?

Secara sederhana, trading adalah aktivitas jual beli aset untuk mendapatkan keuntungan dari perubahan harga.

Contohnya, seseorang membeli saham PT ABC pada harga Rp1.000 per saham. Beberapa hari kemudian harga saham tersebut naik menjadi Rp1.100. Jika saham tersebut dijual pada harga Rp1.100, terdapat keuntungan kotor Rp100 per saham.

Sebaliknya, jika harga turun menjadi Rp900 dan saham dijual pada harga tersebut, trader mengalami kerugian Rp100 per saham.

Jadi, prinsip dasar trading dapat digambarkan sebagai:

Beli → harga bergerak → jual → untung atau rugi

Dalam konteks pasar modal Indonesia, perdagangan saham merupakan bagian utama dari kegiatan pasar modal. Perdagangan tersebut dilakukan melalui mekanisme pasar yang diatur oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama lembaga terkait seperti KPEI dan KSEI.

Apa Arti Trading?

Kata trading berasal dari bahasa Inggris yang berarti perdagangan.

Dalam dunia keuangan, trading mengacu pada aktivitas memperjualbelikan instrumen keuangan dengan memanfaatkan perubahan harga.

Instrumen yang dapat diperdagangkan sangat beragam, antara lain:

  • Saham
  • Obligasi
  • Mata uang atau forex
  • Komoditas
  • Kontrak berjangka
  • Aset digital
  • Instrumen keuangan lainnya

Namun, mekanisme dan tingkat risiko setiap instrumen berbeda. Karena itu, seseorang tidak seharusnya menganggap semua jenis trading memiliki cara kerja yang sama.

Jadwal Pembagian Dividen AUTO 2026: Rp72,52 per Saham, Yield 2,10%

Jadwal Pembagian Dividen AUTO 2026: Rp72,52 per Saham, Yield 2,10%

PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp72,52 per saham. Pembayaran dividen kepada pemegang saham yang berhak dijadwalkan pada 26 Oktober 2026.

Keputusan pembagian dividen interim tersebut ditetapkan oleh Direksi AUTO pada 2 Oktober 2026 dan telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris pada 1 Oktober 2026.

Dengan jadwal cum dividen yang semakin dekat, investor perlu memperhatikan tanggal penting untuk mendapatkan hak atas dividen saham AUTO.

jadwal pembagian dividen auto
Saham AUTO membagi dividen ke investor. Radit M. Pase / Mediasaham.com

Jadwal Pembagian Dividen AUTO 2026

Berikut jadwal lengkap pembagian dividen interim Astra Otoparts:

Keterangan

Tanggal

Cum Dividen Pasar Reguler & Negosiasi

13 Oktober 2026

Ex Dividen Pasar Reguler & Negosiasi

14 Oktober 2026

Cum Dividen Pasar Tunai

15 Oktober 2026

Recording Date

15 Oktober 2026

Ex Dividen Pasar Tunai

16 Oktober 2026

Pembayaran Dividen

26 Oktober 2026

Pemegang saham yang berhak memperoleh dividen adalah investor yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham AUTO pada 15 Oktober 2026 pukul 16:00 WIB.

Baca: 50 Dividen Saham Terbesar 2026

Dividen AUTO 2026 Sebesar Rp72,52 per Saham

Astra Otoparts menetapkan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp72,52 per saham.

Pembagian dividen tersebut didasarkan pada kondisi keuangan perseroan per 30 Juni 2026. AUTO mencatat laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar sekitar Rp1,15 triliun, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sekitar Rp11,98 triliun, dan total ekuitas sekitar Rp17,19 triliun.

Dengan jumlah saham beredar sebanyak 4.819.733.000 saham, total dividen interim yang disiapkan mencapai sekitar Rp349,52 miliar.

Jadwal Pembagian Dividen BSBK 2026, Dividen Rp25,09 miliar, Yield 2,56%

Jadwal Pembagian Dividen BSBK 2026, Dividen Rp25,09 miliar, Yield 2,56%

MediaSaham.com – PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp1 per saham. Total dividen interim yang disiapkan perseroan mencapai Rp25,09 miliar.

Pembagian dividen interim tersebut berdasarkan keputusan Direksi PT Wulandari Bangun Laksana Tbk pada 1 Oktober 2026 yang telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris pada tanggal yang sama.

dividen BSBK 2026
Ilustrasi Nilai dividen saham yang terus bertumbuh dari tahun ke tahun. Radit M. Pase / Mediasaham.com

Bagi investor yang ingin mendapatkan dividen BSBK, tanggal penting yang perlu diperhatikan adalah cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 13 Oktober 2026. Sementara pembayaran dividen dijadwalkan pada 20 Oktober 2026.

Jadwal Pembagian Dividen BSBK 2026

Berikut jadwal lengkap pembagian dividen interim saham BSBK:

Keterangan

Tanggal

Cum Dividen Pasar Reguler & Negosiasi

13 Oktober 2026

Ex Dividen Pasar Reguler & Negosiasi

14 Oktober 2026

Cum Dividen Pasar Tunai

15 Oktober 2026

Recording Date

15 Oktober 2026

Ex Dividen Pasar Tunai

16 Oktober 2026

Pembayaran Dividen

20 Oktober 2026

Pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada 15 Oktober 2026 berhak memperoleh dividen interim tersebut.

Baca: 50 Dividen Saham Terbesar 2026

Dividen BSBK 2026 Sebesar Rp1 per Saham

PT Wulandari Bangun Laksana Tbk membagikan dividen interim sebesar Rp25.091.882.375. Dengan jumlah saham yang beredar sekitar 25,09 miliar saham, dividen yang diterima pemegang saham adalah Rp1 per saham.

Artinya, investor yang memiliki 100.000 saham BSBK akan memperoleh dividen bruto sebesar:

100.000 saham × Rp1 = Rp100.000

Sedangkan investor yang memiliki 1 juta saham akan memperoleh dividen bruto sebesar Rp1 juta sebelum pajak.

Baca: Jadwal Dividen 2026: Kalender Lengkap & Cara Hitung Yield 

Dividen BSBK Naik dari Tahun Sebelumnya

Jika dibandingkan dengan tahun 2025, dividen per saham BSBK tahun 2026 mengalami kenaikan.

Pada 2025, BSBK tidak tercatat membagikan dividen interim, sedangkan pada 2026 perseroan kembali membagikan dividen interim sebesar Rp1 per saham. Dengan demikian, dividen per saham meningkat sebesar Rp1 per saham dibandingkan tahun sebelumnya.

Karena dividen tahun 2025 adalah nihil, persentase kenaikan dividen tidak dapat dihitung secara normal.

Baca: Histori Dividen ITMG dari Tahun ke Tahun, Lengkap Analisis Dividend Yield

Sebagai perbandingan historis, BSBK sebelumnya juga membagikan dividen interim sebesar Rp1 per saham untuk tahun buku 2024.

Dengan demikian, riwayat dividen interim BSBK yang dapat dibandingkan adalah:

Tahun Buku

Dividen per Saham

Perubahan

2024

Rp1

-

2025

Tidak membagikan dividen interim

Turun Rp1 dari 2024

2026

Rp1

Naik Rp1 dari 2025

Dividend Yield BSBK 2026

Berdasarkan harga penutupan saham BSBK pada 2 Oktober 2026 sebesar Rp39 per saham, dividend yield dari dividen interim Rp1 per saham adalah sekitar 2,56%. Data historis menunjukkan BSBK ditutup pada Rp39 pada 2 Oktober 2026.

Baca: Jadwal Dividen Interim Alfamart 2026,  Dividen Mencapai Rp595,83 miliar

Perhitungannya:

Dividend Yield = Dividen per Saham ÷ Harga Saham × 100%

= Rp1 ÷ Rp39 × 100%

= 2,56%

Dengan demikian, jika investor membeli saham BSBK pada harga Rp39 per saham dan memperoleh dividen interim Rp1 per saham, imbal hasil dividen interimnya setara sekitar 2,56% dari harga pembelian tersebut.

Perlu diperhatikan bahwa angka 2,56% merupakan dividend yield berdasarkan dividen interim, bukan yield dividen setahun penuh. Besaran dividen final atau dividen tambahan untuk tahun buku 2026 dapat berbeda dan belum dapat dipastikan dari pengumuman ini.

Total Dividen BSBK Mencapai Rp25,09 Miliar

Perseroan menetapkan total dividen interim sebesar Rp25.091.882.375 atau sekitar Rp25,09 miliar.

Pembayaran dividen akan dilakukan pada 20 Oktober 2026. Untuk transaksi saham di pasar reguler dan negosiasi, investor harus memperhatikan tanggal cum dividen 13 Oktober 2026 dan ex dividen 14 Oktober 2026.

Sementara itu, untuk pasar tunai, cum dividen ditetapkan pada 15 Oktober 2026 dan ex dividen pada 16 Oktober 2026.

Ringkasan Dividen BSBK 2026

Berikut ringkasan informasi pembagian dividen interim BSBK:

  • Kode saham: BSBK
  • Emiten: PT Wulandari Bangun Laksana Tbk
  • Sektor: Properti dan Real Estate
  • Total dividen: Rp25.091.882.375
  • Dividen per saham: Rp1
  • Cum dividen reguler & negosiasi: 13 Oktober 2026
  • Ex dividen reguler & negosiasi: 14 Oktober 2026
  • Cum dividen pasar tunai: 15 Oktober 2026
  • Recording date: 15 Oktober 2026
  • Ex dividen pasar tunai: 16 Oktober 2026
  • Pembayaran dividen: 20 Oktober 2026
  • Harga penutupan 2 Oktober 2026: Rp39
  • Dividend yield interim: sekitar 2,56%

Pembagian dividen interim ini merupakan dividen untuk tahun buku 2026. Investor tetap perlu memperhatikan keputusan perseroan terkait pembagian dividen berikutnya karena dividen interim tidak otomatis mencerminkan total dividen yang akan diterima pemegang saham untuk satu tahun buku penuh.

 Disclaimer: Artikel ini bertujuan sebagai informasi edukasi dan bukan perintah jual atau beli saham tertentu. Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga. Redaksi Mediasaham.com tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi pembaca.

Jadwal Dividen Interim Alfamart 2026,  Dividen Mencapai Rp595,83 miliar

Jadwal Dividen Interim Alfamart 2026, Dividen Mencapai Rp595,83 miliar

Mediasaham.com – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) akan membagikan dividen interim sebesar Rp14,50 per saham kepada pemegang saham. Total dividen interim yang disiapkan perseroan mencapai Rp595,83 miliar.

Pembagian dividen interim tersebut berasal dari laba bersih PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026.

dividen alfamart
Pembagian dividen Alfamart. Adit Saputra/ Mediasaham.com

Keputusan pembagian dividen interim telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris atas keputusan Direksi perseroan pada 1 Oktober 2026.

Dalam pemberitahuan kepada pemegang saham yang ditandatangani Direksi pada 5 Oktober 2026, perseroan menetapkan jadwal pembagian dividen interim, termasuk tanggal cum dividend, ex dividend, recording date, hingga pembayaran dividen.

Alfamart Bagikan Dividen Interim Rp595,83 Miliar

Total dividen interim yang akan dibagikan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk mencapai:

Rp595.831.574.150 Sementara itu, dividen interim yang diterima pemegang saham ditetapkan sebesar:

Rp14,50 per saham. Dividen tersebut berasal dari laba bersih perseroan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026.

Baca: 50 Dividen Saham Terbesar 2026

Jadwal Dividen Interim Alfamart 2026

Berikut jadwal lengkap pembagian dividen interim Alfamart:

Keterangan

Tanggal

Cum Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi

13 Oktober 2026

Ex Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi

14 Oktober 2026

Cum Dividen Pasar Tunai

15 Oktober 2026

Recording Date

15 Oktober 2026

Ex Dividen Pasar Tunai

16 Oktober 2026

Pembayaran Dividen Interim

27 Oktober 2026

Dengan jadwal tersebut, 13 Oktober 2026 menjadi cum dividend date di pasar reguler dan negosiasi. Sementara itu, tanggal 15 Oktober 2026 merupakan cum dividend di pasar tunai sekaligus recording date.

Pembayaran dividen interim dijadwalkan pada 27 Oktober 2026.

Baca: Jadwal Dividen 2026: Kalender Lengkap & Cara Hitung Yield 
10 Broker Saham Asing dan Lokal dengan Nilai Trading Tertinggi 2026  (Data Resmi BEI)

10 Broker Saham Asing dan Lokal dengan Nilai Trading Tertinggi 2026 (Data Resmi BEI)

10 broker saham asing dan lokal dengan nilai trading tertinggi 2026 menunjukkan persaingan yang semakin ketat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan data Total Trade Value secara year to date (YTD) hingga Agustus 2026, Stockbit Sekuritas Digital (XL) menjadi broker dengan nilai trading saham terbesar di Indonesia.

Stockbit Sekuritas Digital mencatat nilai trading sebesar Rp748,38 triliun sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Posisi kedua ditempati Mandiri Sekuritas (CC) dengan nilai trading Rp673,29 triliun, disusul UBS Sekuritas Indonesia (AK) sebesar Rp672,32 triliun.

Broker Asing Terbesar
Ilustrasi. Seorang Investor sedang memasuki kantor broker saham. Adit Saputra / Mediasaham.com

Selain melihat nilai transaksi, daftar broker saham terbesar juga menarik karena memperlihatkan perubahan kinerja dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Beberapa broker mencatat pertumbuhan nilai trading lebih dari 60% secara year on year (YoY).

10 Broker Saham dengan Nilai Trading Tertinggi 2026

Berikut daftar 10 broker saham asing dan lokal dengan nilai trading tertinggi 2026 berdasarkan total nilai perdagangan saham YTD hingga Agustus 2026:

Peringkat Broker Saham Kode Nilai Trading YTD
1Stockbit Sekuritas DigitalXLRp748,38 triliun
2Mandiri SekuritasCCRp673,29 triliun
3UBS Sekuritas IndonesiaAKRp672,32 triliun
4Maybank Sekuritas IndonesiaZPRp432,76 triliun
5Mirae Asset Sekuritas IndonesiaYPRp352,95 triliun
6CGS International Sekuritas IndonesiaYURp347,77 triliun
7Indo Premier SekuritasPDRp265,15 triliun
8J.P. Morgan Sekuritas IndonesiaBKRp258,79 triliun
9Semesta Indovest SekuritasMGRp224,78 triliun
10Ajaib Sekuritas AsiaXCRp187,61 triliun

Catatan: nilai trading pada tabel merupakan pembulatan dari data dalam satuan miliar rupiah.

Berita Terbaru

    Konten Premium

      Dividen Saham