Mediasaham.com – Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)
melaporkan kinerja keuangan per 31 Agustus 2025 dengan capaian negatif. Laba
bersih BBRI per 31 Agustus 2025 sebesar Rp32,6 triliun, turun sebesar 9,9%
dibanding periode yang sama tahun 2024, ketika perseroan membukukan laba bersih
sebesar Rp36,2 triliun pada Agustus 2024.
Dari sisi pendapatan bunga, BRI meraih sebesar Rp109,42 triliun hingga
Agustus 2025, naik tipis 1,1% dibanding Rp108,21 triliun pada Agustus
2024. Beban bunga juga meningkat menjadi Rp34,74 triliun dari Rp34,57 triliun,
atau naik 0,5%. Dengan demikian, laba bunga bersih (net interest income)
tumbuh 1,4% menjadi Rp74,68 triliun, dari Rp73,63 triliun di tahun
sebelumnya.
Baca: Kamus Istilah Saham A–Z: Cocok untuk Investor Pemula
Namun, tekanan datang dari pos beban operasional. Kerugian penurunan
nilai aset keuangan (impairment) meningkat menjadi Rp27,49 triliun, naik 7,4%
dibanding Rp25,59 triliun pada 2024. Beban tenaga kerja juga naik tipis 0,7%
menjadi Rp20,01 triliun, dari Rp19,86 triliun tahun sebelumnya. Beban lainnya
pun melonjak 9,7% ke level Rp19,08 triliun, dari Rp17,40 triliun di
2024.
Baca: Daftar Bank Buku 4 di Indonesia
Di sisi lain, pendapatan non-bunga BRI menunjukkan pergerakan berbeda.
Pendapatan dividen meningkat signifikan 22,5% menjadi Rp3,15 triliun
dari Rp2,57 triliun. Pendapatan dari penjualan aset keuangan juga naik 24,5%
ke Rp1,66 triliun dari Rp1,33 triliun. Namun, pendapatan komisi dan
administrasi justru turun 10,4% menjadi Rp13,34 triliun dibanding
Rp14,90 triliun setahun sebelumnya.
Baca: 20 Saham dengan Kapitalisasi Terbesar di Indonesia
Per 31 Agustus 2025, Saham BBRI mencatat total ekuitas sebesar Rp304,30
triliun. Dari
sisi aset, BRI memiliki total aset sebesar Rp1.925 triliun. Penyaluran kredit
mendominasi dengan Rp1.273 triliun atau sekitar 66 persen dari total aset,
disusul portofolio surat berharga Rp363,26 triliun. Likuiditas juga ditopang
kas serta penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain senilai lebih dari Rp185
triliun.
Baca:
1. Kamus Istilah Saham A–Z: Cocok untuk Investor Pemula
2. Daftar Kode Broker Saham Lokal dan Asing di Indonesia
3. Cara Investasi Saham untuk Pemula: Panduan Lengkap, Aman dan Menguntungkan
4. Cara Memilih Broker Saham Terbaik di Indonesia dan Aman untuk Pemula
5. 7 Aplikasi Trading Saham Terbaik di Indonesia ( Update Oktober 2025)
Perbandingan Kinerja Bank BRI Agustus 2025 vs Agustus 2024
1. Pendapatan dan Beban Bunga
- Pendapatan
bunga: Rp109,42 triliun (2025) vs Rp108,21 triliun (2024) → naik 1,1%
- Beban
bunga: Rp34,74 triliun vs Rp34,57 triliun → naik 0,5%
- Pendapatan
bunga bersih: Rp74,68 triliun vs Rp73,63 triliun → naik 1,4%
2. Pendapatan Non-Bunga
- Pendapatan
dividen: Rp3,15 triliun (2025) vs Rp2,57 triliun (2024) → naik 22,5%
- Penjualan
aset keuangan: Rp1,66 triliun vs Rp1,33 triliun → naik 24,5%
- Pendapatan
komisi & administrasi: Rp13,34 triliun vs Rp14,90 triliun → turun
10,4%
3. Beban Operasional
- Kerugian
penurunan nilai aset (impairment): Rp27,49 triliun (2025) vs Rp25,59
triliun (2024) → naik 7,4%
- Beban
tenaga kerja: Rp20,01 triliun vs Rp19,86 triliun → naik 0,7%
- Beban
lainnya: Rp19,08 triliun vs Rp17,40 triliun → naik 9,7%
4. Laba
- Laba bersih
periode berjalan: Rp32,61 triliun (2025) vs Rp36,20 triliun (2024) → turun
9,9%
0 Comments
Posting Komentar