Mediasaham.com, Jakarta — Emiten bahan baku makanan dan minuman, PT Formosa Ingredient Factory Tbk (IDX: BOBA), mencatatkan kinerja keuangan yang solid pada sembilan bulan pertama tahun 2025. Berdasarkan laporan keuangan tidak diaudit per 30 September 2025, perusahaan membukukan laba bersih sebesar Rp16,70 miliar, naik 37,3 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp12,17 miliar.
Peningkatan laba bersih tersebut didorong oleh efisiensi biaya produksi dan pengendalian beban operasional, di tengah pertumbuhan penjualan yang moderat.
Pertumbuhan Penjualan dan Efisiensi Produksi
Sepanjang periode Januari–September 2025, BOBA membukukan penjualan sebesar Rp132,84 miliar, naik 2,8 persen dibanding Rp129,23 miliar pada kuartal III 2024.
Beban pokok penjualan justru menurun 4,2 persen, dari Rp90,69 miliar menjadi Rp86,95 miliar, sehingga laba kotor meningkat 19,1 persen menjadi Rp45,88 miliar. Perusahaan mampu mempertahankan margin kotor di kisaran 34 persen berkat optimalisasi proses produksi dan efisiensi bahan baku.
Laba Usaha Naik 37,7 Persen
Beban usaha tercatat sebesar Rp24,24 miliar, naik 6,2 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp22,82 miliar. Meski beban operasional meningkat, laba usaha BOBA melonjak 37,7 persen menjadi Rp21,64 miliar dibanding periode sama tahun lalu Rp15,71 miliar.
Kinerja positif ini mencerminkan keberhasilan manajemen dalam menekan biaya di tengah penyesuaian harga bahan baku impor dan peningkatan biaya logistik.
Laba Bersih dan EPS Tumbuh Signifikan
Setelah memperhitungkan beban pajak penghasilan sebesar Rp4,82 miliar, BOBA mencatat laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp16,70 miliar, naik 37,3 persen dibanding Rp12,17 miliar pada 2024. Laba per saham (EPS) tercatat Rp14 per lembar, meningkat dari Rp11 per lembar pada periode yang sama tahun lalu.
Aset dan Struktur Modal
Total aset BOBA per 30 September 2025 mencapai Rp183,11 miliar, relatif stabil dibanding posisi akhir 2024 sebesar Rp183,57 miliar.
Total liabilitas turun signifikan 33,8 persen menjadi Rp15,99 miliar dari sebelumnya Rp24,14 miliar, menunjukkan perbaikan struktur keuangan dan penurunan ketergantungan terhadap utang. Sementara itu, total ekuitas meningkat 5,4 persen menjadi Rp167,58 miliar seiring akumulasi laba ditahan.
Likuiditas dan Arus Kas
Posisi kas dan setara kas meningkat dari Rp12,06 miliar menjadi Rp16,28 miliar, atau tumbuh 35,1 persen dibanding akhir tahun sebelumnya.
Kenaikan kas mencerminkan arus kas operasi yang positif dan pengelolaan modal kerja yang efisien, meski perusahaan tetap melakukan investasi untuk mendukung ekspansi bisnis.
Ringkasan Kinerja Keuangan BOBA – Kuartal III 2025 vs Kuartal III 2024
(Angka dalam Rupiah; periode: 9 bulan yang berakhir 30 September)
| Pos Keuangan | Q3 2025 | Q3 2024 | Perubahan (YoY) |
|---|---|---|---|
| Penjualan (Sales) | 132.838.256.385 | 129.225.284.107 | +2,8% |
| Beban Pokok Penjualan | 86.957.925.695 | 90.691.810.005 | -4,2% |
| Laba Kotor (Gross Profit) | 45.880.330.690 | 38.533.474.102 | +19,1% |
| Beban Usaha (Operating expenses) | 24.242.580.135 | 22.823.691.524 | +6,2% |
| Laba Usaha (Operating Profit) | 21.637.750.555 | 15.709.782.578 | +37,7% |
| Laba Sebelum Pajak (Pre-Tax Profit) | 21.520.786.214 | 15.574.912.379 | +38,2% |
| Beban Pajak (Income tax expense) | (4.817.946.540) | (3.387.551.640) | +42,2% (beban naik) |
| Laba Bersih Periode Berjalan (Net profit) | 16.702.839.674 | 12.187.360.739 | +37,1% |
| Laba Bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk | 16.704.954.562 | 12.170.988.317 | +37,3% |
| Laba per Saham (EPS, dasar) | Rp14,45/lembar | Rp10,54/lembar | +37,3% |
| Total Aset | 183.109.536.269 | 183.572.407.470 | -0,25% |
| Total Liabilitas | 15.990.154.930 | 24.141.988.291 | -33,8% |
| Total Ekuitas | 167.582.252.540 | 158.967.547.978 | +5,4% |
| Kas dan Setara Kas | 16.277.822.291 | 12.064.915.345 | +35,1% |
Prospek dan Strategi
Manajemen BOBA menargetkan pertumbuhan berkelanjutan melalui diversifikasi produk berbasis bahan alami, peningkatan efisiensi pabrik, serta perluasan jaringan distribusi ke pasar regional Asia Tenggara.
Dengan fundamental keuangan yang kuat, BOBA berada pada posisi strategis untuk mempertahankan pertumbuhan laba bersih hingga akhir 2025.
Kesimpulan
Kinerja PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) pada kuartal III 2025 mencerminkan kombinasi antara efisiensi biaya, pertumbuhan penjualan yang stabil, dan manajemen keuangan yang hati-hati.
Dengan pertumbuhan laba bersih 37 persen dan penurunan utang lebih dari 30 persen, BOBA menunjukkan fundamental yang sehat dan prospek cerah untuk jangka menengah.

0 Comments
Posting Komentar