Mediasaham.com, Jakarta — PT Express Transindo Utama Tbk (IDX: TAXI) masih mencatatkan kinerja keuangan yang tertekan sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025. Emiten transportasi taksi ini membukukan peningkatan rugi bersih seiring dengan penurunan pendapatan yang signifikan.
Pendapatan dan Rugi Bruto
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang dipublikasikan melalui laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp2,17 miliar hingga 30 September 2025. Angka ini menyusut 24,91% dibandingkan Rp2,89 miliar pada periode yang sama tahun 2024.
Beban pokok pendapatan menurun tipis 2,59% menjadi Rp4,88 miliar dari Rp5,01 miliar pada tahun sebelumnya. Namun, penurunan pendapatan yang lebih besar membuat rugi bruto meningkat 27,8% menjadi Rp2,71 miliar dari Rp2,12 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Rugi Usaha dan Rugi Bersih
Rugi usaha TAXI tercatat sebesar Rp3,58 miliar, naik 28,8% dibandingkan Rp2,78 miliar pada akhir September 2024.
Seiring dengan meningkatnya tekanan operasional, rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk membengkak 55,67% menjadi Rp4,25 miliar dibandingkan Rp2,73 miliar pada sembilan bulan pertama tahun sebelumnya.
Cek juga info mengenai Laporan Keuangan Trimitra Trans Persada (BLOG) Kuartal III 2025: Laba Bersih Meningkat 23,7%
Rugi per saham dasar (loss per share) juga meningkat menjadi Rp0,42 per saham dari Rp0,27 per saham pada kuartal III 2024, mencerminkan penurunan profitabilitas di tengah kondisi bisnis yang masih menantang.
Aset, Liabilitas, dan Ekuitas
Dari sisi neraca, total aset perseroan per 30 September 2025 tercatat sebesar Rp55,08 miliar, menurun 6,52% dibandingkan Rp58,92 miliar pada akhir Desember 2024.
Baca: Broker AK Catat Lonjakan Nilai Trading Saham, Tertinggi Capai Rp240 Triliun
Total liabilitas meningkat 11,5% menjadi Rp4,07 miliar dari Rp3,65 miliar, didorong oleh kenaikan utang jangka pendek. Sementara itu, total ekuitas mengalami penurunan 7,7% menjadi Rp51,00 miliar dari Rp55,26 miliar pada akhir 2024.
Ringkasan Laporan Keuangan PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI)
(Periode 30 September 2025 dibandingkan 30 September 2024)
(Dalam miliar Rupiah)
| Pos Keuangan | 2025 | 2024 | Perubahan (%) |
|---|---|---|---|
| Pendapatan | 2,17 | 2,89 | -24,91% |
| Beban Pokok Pendapatan | 4,88 | 5,01 | -2,59% |
| Rugi Bruto | 2,71 | 2,12 | +27,8% |
| Rugi Usaha | 3,58 | 2,78 | +28,8% |
| Rugi Bersih ke Induk | 4,25 | 2,73 | +55,67% |
| Loss per Share (LPS) | 0,42 | 0,27 | +55,6% |
| Total Aset | 55,08 | 58,92 | -6,52% |
| Total Liabilitas | 4,07 | 3,65 | +11,5% |
| Total Ekuitas | 51,00 | 55,26 | -7,7% |
Kesimpulan
PT Express Transindo Utama Tbk masih menghadapi tekanan keuangan signifikan sepanjang sembilan bulan pertama 2025. Pendapatan turun hampir 25%, sementara rugi bersih meningkat 55,67% menjadi Rp4,25 miliar. Penurunan aset dan melemahnya ekuitas menunjukkan tantangan berkelanjutan dalam menjaga likuiditas dan profitabilitas di tengah tren menurunnya permintaan jasa transportasi konvensional.

0 Comments
Posting Komentar