Jakarta, Mediasaham.com — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) membuka opsi aksi korporasi berupa pembelian kembali saham (buyback) dalam waktu dekat. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang digelar pada 24 Maret 2025.
Direktur Finance & Strategy BRI, Viviana Dyah Ayu Retno, menjelaskan bahwa perseroan telah memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melakukan buyback dalam periode 12 bulan sejak Maret 2025. Total anggaran buyback yang disetujui mencapai Rp3 triliun, dengan sisa dana sekitar Rp2,5 triliun yang masih siap dieksekusi kapan saja.
“Kami memperoleh budget kurang lebih sekitar Rp3 triliun, dan saat ini kami masih memiliki budget sekitar Rp2,5 triliun yang tentunya dapat kami pakai sesegera mungkin kalau melihat situasi pergerakan harga saham BRI,” ujar Viviana dalam konferensi pers virtual, Kamis (30/10/2025).
Baca:
1. Daftar Saham di Bursa Efek Indonesia: Kode Saham, Tanggal IPO dan Papan Pencatatan
2. 105 Daftar Saham Sektor Keuangan di BEI: Cek Papan Pencatatan, Jumlah Saham dan Tanggal IPO
3. Bank-Bank Tercatat di Papan Utama BEI, Ini 29 Daftar Emiten dan Kodenya
4. 91 Daftar Saham Sektor Energi di BEI
Harga Saham BBRI Dinilai Masih Undervalue
Viviana menilai bahwa saham BBRI saat ini masih berada di bawah nilai wajarnya atau undervalue. Karena itu, buyback menjadi opsi strategis yang tengah dikaji manajemen untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus meningkatkan nilai bagi pemegang saham.
“Saat ini memang kami melihat saham BBRI undervalue, kami mempertimbangkan untuk melakukan hal tersebut (buyback). Tentunya kami akan berkoordinasi dengan OJK terkait dengan keterbukaan informasi, sebagaimana ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Sepanjang tahun berjalan (year-to-date), saham BBRI tercatat terkoreksi 2,94%, namun pada perdagangan Kamis (30/10/2025), saham bank pelat merah terbesar ini menguat 1,29% ke level Rp3.940 per lembar, berdasarkan data RTI Business.
Baca: Daftar Bank Buku 4 di Indonesia
Analis pasar menilai langkah buyback ini berpotensi memberi sentimen positif terhadap pergerakan harga saham BBRI di tengah tekanan pasar dan aksi profit taking investor.
BRI Siap Lanjutkan Tradisi Pembagian Dividen Interim
Selain buyback, Viviana juga mengonfirmasi bahwa BRI akan tetap melanjutkan tradisi pembagian dividen interim pada awal tahun depan.
“Biasanya dividend interim itu kita bagikan setiap bulan Januari, kemudian nanti final dividend-nya setelah kita melakukan RUPS tahunan. Hal itu mungkin juga akan kita lakukan di tahun 2026,” ungkapnya.
Dengan demikian, investor BBRI berpotensi menerima dua kali dividen pada 2026 — dividen interim di Januari, dan dividen final setelah pelaksanaan RUPS Tahunan pada Maret 2026.
Baca:
1. Kamus Istilah Saham A–Z: Cocok untuk Investor Pemula
2. Daftar Kode Broker Saham Lokal dan Asing di Indonesia
3. Cara Investasi Saham untuk Pemula: Panduan Lengkap, Aman dan Menguntungkan
4. Cara Memilih Broker Saham Terbaik di Indonesia dan Aman untuk Pemula
5. 7 Aplikasi Trading Saham Terbaik di Indonesia ( Update Oktober 2025)
Ringkasan Aksi Buyback BBRI
| Keterangan | Detail |
|---|---|
| Nama Emiten | PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) |
| Jenis Aksi Korporasi | Pembelian kembali saham (Buyback) |
| Total Anggaran Buyback | Rp3 triliun |
| Sisa Dana Tersedia | Rp2,5 triliun |
| Periode Buyback | 12 bulan sejak Maret 2025 |
| Tujuan | Menstabilkan harga saham & meningkatkan nilai pemegang saham |
| Harga Saham Terakhir (30/10/2025) | Rp3.940 per lembar |
Editor: Mediasaham Research Team

0 Comments
Posting Komentar