Laporan Keuangan Semen Indonesia (SMGR) Q3 2025: Laba Bersih Rontok 84,04% Jadi Rp114,83 Miliar

 

semen indonesia

Mediasaham.com, Jakarta — Kinerja keuangan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (IDX: SMGR) masih menghadapi tekanan berat sepanjang sembilan bulan pertama 2025. Emiten pelat merah sektor semen ini mencatatkan penurunan laba bersih yang signifikan, seiring pendapatan yang melemah dan beban operasional yang masih tinggi.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian tidak diaudit yang dipublikasikan melalui laman resmi Indonesia Stock Exchange (IDX), Jumat (31/10), laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp114,83 miliar hingga 30 September 2025. Angka ini merosot tajam 84,04 persen dibandingkan Rp719,72 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pendapatan dan Laba Kotor Turun

Pendapatan SMGR tercatat sebesar Rp25,30 triliun, menurun 3,76 persen dibandingkan Rp26,29 triliun pada Januari–September 2024.
Di sisi lain, beban pokok pendapatan hanya turun tipis 0,54 persen menjadi Rp20,31 triliun dari Rp20,42 triliun.

Dengan penurunan pendapatan yang lebih besar dibandingkan beban pokok, laba kotor perseroan ikut tergerus 14,83 persen menjadi Rp4,99 triliun dari Rp5,86 triliun pada 9M24.

Selain itu, laba sebelum pajak juga turun signifikan menjadi Rp374,55 miliar, atau merosot 64,74 persen dibandingkan Rp1,06 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Laba Bersih dan Laba per Saham

Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp114,83 miliar, turun 84,04 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Kinerja ini turut menekan laba per saham (earnings per share/EPS) menjadi Rp17 per lembar saham, jauh di bawah posisi September 2024 yang sebesar Rp107 per saham.

Aset, Liabilitas, dan Ekuitas

Berdasarkan laporan posisi keuangan, total aset SMGR per 30 September 2025 tercatat Rp76,40 triliun, sedikit menurun 0,77 persen dari posisi akhir Desember 2024 sebesar Rp76,99 triliun.
Sementara total liabilitas meningkat 0,83 persen menjadi Rp26,85 triliun dari Rp26,63 triliun pada akhir tahun sebelumnya.
Adapun total ekuitas turun 1,16 persen menjadi Rp47,74 triliun dari Rp48,30 triliun pada akhir 2024.

Ringkasan Kinerja Keuangan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)

(Periode 30 September 2025 dibandingkan 30 September 2024)
(Dalam miliar rupiah kecuali dinyatakan lain)

Pos Keuangan 9M24 9M25 Perubahan (%)
Pendapatan 26.291 25.302 -3,76%
Beban Pokok Pendapatan 20.422 20.312 -0,54%
Laba Kotor 5.869 4.990 -14,83%
Laba Sebelum Pajak 1.061 374,55 -64,74%
Laba Bersih ke Induk 719,72 114,83 -84,04%
EPS (Rupiah) 107 17 -84,11%
Total Aset 76.993 76.402 -0,77%
Total Liabilitas 26.629 26.850 +0,83%
Total Ekuitas 48.301 47.742 -1,16%
Sumber: Laporan Keuangan Konsolidasian PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, per 30 September 2025

Cek Juga info Laporan Keuangan Bukit Asam Tbk (PTBA) Q3 2025: Laba Bersih Longsor 57%

Penurunan tajam laba bersih SMGR mencerminkan tantangan berat yang masih dihadapi industri semen nasional, termasuk tekanan harga jual di tengah persaingan ketat dan tingginya biaya energi.

Baca juga informasi Laporan Keuangan Adaro Andalan (AADI) Q3 2025: Laba Bersih Anjlok 45%

Meskipun volume penjualan relatif stabil, margin keuntungan masih tertekan akibat efisiensi yang belum optimal serta beban operasional yang besar.

0 Comments

Posting Komentar

Berita Terbaru

    Laporan Keuangan

      Dividen Saham