Sinergi Inti Andalan Prima (INET) Klarifikasi Isu Akuisisi Trans Hybrid Communication (THC)

mencari fakta
Ilustrasi. Mencari fakta kebenaran. Foto WendyAlison / Pixabay

Mediasaham.com, Jakarta
 — PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) akhirnya memberikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait pemberitaan mengenai rencana akuisisi saham PT Trans Hybrid Communication (THC).

Dalam surat bernomor 83/INET-BEI/XI/2025 yang ditandatangani oleh Direktur Utama, Muhammad Arif, INET membenarkan bahwa perusahaan memang telah menandatangani dokumen Indikasi Syarat dan Kesepakatan Pendahuluan atas rencana pengambilalihan saham THC. Saat ini, perusahaan tengah melakukan proses due diligence terhadap objek transaksi tersebut.

Alasan dan Tujuan Akuisisi

Manajemen SIAP menjelaskan bahwa akuisisi ini dilakukan sebagai bagian dari ekspansi strategis guna memperluas penetrasi layanan di Kalimantan Barat. THC sendiri memiliki aset backbone fiber optik yang tersebar di wilayah strategis, sehingga diharapkan dapat mendukung efisiensi dan mempercepat penggelaran jaringan Fiber To The Home (FTTH).

Baca: GoTo Klarifikasi Isu Merger dengan Grab, Tegaskan Belum Ada Keputusan Resmi

“Sinergi dengan THC akan meningkatkan efisiensi biaya secara signifikan, terutama pada penggunaan jaringan kabel fiber optik,” tulis manajemen SIAP dalam klarifikasinya.

Nilai Transaksi dan Sumber Pendanaan

Terkait harga pelaksanaan dan total nilai transaksi, SIAP menyampaikan bahwa angka pastinya belum ditetapkan karena proses due diligence masih berjalan.
Pendanaan akuisisi ini akan berasal dari kombinasi kas internal perusahaan dan fasilitas pendanaan perbankan.

Tidak Ada Hubungan Afiliasi

SIAP juga menegaskan tidak ada hubungan afiliasi antara perusahaan dengan pihak THC maupun para pemegang sahamnya.

Dampak terhadap Operasional dan Kinerja

Setelah akuisisi rampung, SIAP memperkirakan akan ada peningkatan efisiensi biaya operasional dan efektivitas penggelaran kabel jaringan di lapangan. Hal ini diyakini akan mempercepat proses perluasan layanan ke rumah-rumah pelanggan di area baru.

Rencana Strategis Pasca Akuisisi

Pasca pengambilalihan saham THC, SIAP berencana menggelar layanan FTTH di seluruh area yang dilalui jaringan backbone THC. Dengan begitu, cakupan layanan SIAP diharapkan dapat tumbuh lebih cepat dan efisien.

Belum Ada Penandatanganan CSPA

Manajemen SIAP menegaskan bahwa proses saat ini baru sampai pada penandatanganan indicative termsheet dan belum mencapai tahap Conditional Share Purchase Agreement (CSPA).

Selain itu, perusahaan juga memastikan tidak ada izin khusus yang perlu diperoleh dari instansi pemerintah terkait akuisisi ini.

Strategi Ekspansi Besar SIAP

Rencana akuisisi THC ini merupakan bagian dari strategi ekspansi besar SIAP di sektor teknologi dan infrastruktur digital.
Dalam waktu yang hampir bersamaan, SIAP juga tengah menyiapkan akuisisi PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) serta penerbitan HMETD (Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu) untuk mendukung pengembangan bisnis melalui entitas anak.

Strategi jangka menengah SIAP mencakup:

  • Penggelaran jaringan FTTH (Fiber To The Home),

  • Pengembangan layanan IP Transit lewat jaringan kabel bawah laut,

  • Ekspansi kontrak managed service dan kontraktor FTTH.

Dengan kombinasi ekspansi tersebut, SIAP menargetkan pertumbuhan yang lebih agresif di sektor infrastruktur digital nasional.

0 Comments

Posting Komentar

Berita Terbaru

    Laporan Keuangan

      Dividen Saham