ABM Investama Kantongi Kredit Sindikasi Jumbo Rp4,2 Triliun, Perkuat Neraca Keuangan!

Dua orang saling berjabat tangan dalam transaksi kredit sindikasi. Adit Saputra / Mediasaham.com


Mediasaham.com, Jakarta – PT ABM Investama Tbk (IDX: ABMM), perusahaan energi terintegrasi, baru-baru ini mengumumkan langkah strategis yang signifikan untuk memperkuat struktur permodalan dan menekan biaya keuangan. Melalui laporan resmi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI), ABMM mengumumkan perolehan Fasilitas Pembiayaan Sindikasi (Credit Facility) senilai ekuivalen IDR4,2 Triliun.

Detail Fasilitas Kredit Sindikasi ABMM

Keterangan Nilai/Detail
Nilai Pokok Fasilitas IDR4.200.000.000.000 (Rp4,2 Triliun)
Opsi Akordeon (Tambahan) IDR1.000.000.000.000 (Rp1 Triliun)
Pihak Penerima Fasilitas PT ABM Investama Tbk, PT Cipta Kridatama, dan Para Penanggung.
Signifikansi Transaksi Setara 36,03% dari ekuitas Perseroan

Tujuan Utama: Turunkan Biaya Keuangan dan Reprofiling Utang

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Corporate Secretary ABMM, Boogee Garystho Priyono, tujuan dari perolehan fasilitas ini adalah untuk:

  • Penurunan Marjin: Mengurangi marjin pinjaman.
  • Reprofiling Jangka Waktu: Melakukan reprofiling (penataan ulang) jangka waktu Fasilitas Kredit.
  • Dampak Finansial: Langkah ini diharapkan dapat menurunkan biaya keuangan secara signifikan sekaligus memperkuat neraca keuangan Perseroan.

Dikecualikan dari Persetujuan RUPS

ABMM juga mencatat bahwa transaksi perolehan Fasilitas Kredit ini dikecualikan dari kewajiban untuk menggunakan penilai independen dan memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Pengecualian ini didasarkan pada Pasal 11 huruf b Peraturan OJK (POJK) No. 17/2020, mengingat fasilitas tersebut diperoleh secara langsung dari lembaga perbankan (kreditur).

Langkah agresif ABMM dalam reprofiling utang dan menurunkan biaya pendanaan dipandang sebagai strategi kunci di tengah dinamika pasar energi saat ini. Investor disarankan untuk terus mencermati dampak jangka panjang dari restrukturisasi utang ini terhadap kinerja laba bersih dan posisi kas ABMM.

Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan data keterbukaan informasi perusahaan dan bertujuan sebagai berita. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

0 Comments

Posting Komentar

Berita Terbaru

    Laporan Keuangan

      Dividen Saham