![]() |
| Ilustrasi Melakukan analisis laporangan keuangan perusahaan. Pexels / Pixabay |
1. Ringkasan
Kinerja Superbank hingga Oktober 2025 menandai tonggak sejarah penting: beralih dari fase “bakar uang” menjadi profitabilitas berkelanjutan. Laporan mencatat Laba Sebelum Pajak (PBT) Rp102 miliar, pencapaian signifikan di tengah kompetisi ketat bank digital.
Didukung ekosistem besar (Grab, Emtek, Singtel, KakaoBank), Superbank tumbuh bukan hanya dari sisi jumlah pengguna, tetapi juga dari efisiensi finansial dan kualitas pertumbuhan.
2. Bedah Kinerja Keuangan
A. Profitabilitas
- Pendapatan Bunga Bersih (NII): Rp1,3 triliun (+173% YoY).
- Laba Bersih Tahun Berjalan: Rp75,6 miliar, pulih dari saldo laba negatif sebelumnya.
- Spread sehat: Pendapatan bunga Rp1,7 T jauh di atas beban bunga Rp455 M.
B. Pertumbuhan Aset & Intermediasi
- Total Aset: Rp17,6 triliun (+72% YoY).
- Penyaluran Kredit: Rp9,1 triliun (+70% YoY).
- DPK: Rp10,6 triliun (+168% YoY), melampaui pertumbuhan kredit.
C. Kualitas Aset & Risk Management
- Cadangan Kerugian Kredit (CKPN): Rp458 miliar.
- Coverage Ratio: ~5% dari total kredit, konservatif untuk bank digital.
3. Analisis Strategis: Ekosistem Superbank
A. Sinergi Pemegang Saham
- Grab & Singtel: Akses ke jutaan pengguna gig-economy serta data transaksi.
- Emtek: Kekuatan media & teknologi domestik.
- KakaoBank: Keahlian UX dan gamifikasi.
B. Inovasi Produk
- OVO Nabung: Menurunkan biaya akuisisi nasabah.
- Kartu Untung: Produk dengan gamifikasi khas KakaoBank.
- Tabungan gamifikasi: Meningkatkan engagement harian.
4. Proyeksi Laba Bersih Full Year 2025
Data aktual Januari–Oktober 2025:
- PBT: Rp102 miliar
- Laba Bersih: Rp75,6 miliar
- Rata-rata laba bulanan: Rp7,56 miliar
Skenario Proyeksi
- Konservatif: ~Rp90,5 miliar
- Moderat: Rp93–95 miliar
- Optimis: >Rp100 miliar
Dengan tren dan musim akhir tahun, laba bersih FY2025 berpotensi berada pada kisaran Rp90–100 miliar, sangat impresif mengingat aplikasi penuh Superbank baru rilis Juni 2024.
- Volume Trading Saham: Pengertian, Cara Membaca, dan Strategi Analisis untuk Investor
- Risiko Bermain Saham Online yang Wajib Diketahui Pemula
- Kamus Istilah Saham A–Z: Cocok untuk Investor Pemula
- Daftar Kode Broker Saham Lokal dan Asing di Indonesia
- Cara Investasi Saham untuk Pemula: Panduan Lengkap, Aman dan Menguntungkan
- Saham Gorengan: Panduan Lengkap, Ciri-Ciri, dan Studi Kasus Nyata Saham DADA 2025
5. Analisis Kelayakan Investasi
Argumen Bullish
- Model bisnis terbukti dengan pencapaian laba.
- Kualitas aset terjaga di tengah pertumbuhan kredit cepat.
- Potensi aset tumbuh menjadi Rp50–100 T dalam 3–5 tahun.
- Struktur biaya rendah karena minim cabang.
Argumen Bearish
- Persaingan bank digital sangat ketat.
- Bergantung pada kesehatan ekosistem induk (Grab, Emtek).
Disclaimer
Artikel ini bertujuan untuk edukasi dan bukan merupakan rekomendasi pembelian atau penjualan saham tertentu. Investasi saham mengandung risiko dan semua keputusan yang menghasilkan untung rugi berada di tangan pembaca. Selalu lakukan riset Anda sendiri (DYOR - Do Your Own Research) sebelum mengambil keputusan investasi.
Data diolah dari Laporan Keuangan Bulanan Superbank.

0 Comments
Posting Komentar