![]() |
| Logo Telkom / Telkom.co.id |
Jakarta, Mediasaham.com – PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) mengumumkan rencana strategis untuk melakukan Spin-Off Sebagian Bisnis dan Aset Konektivitas Fiber Grosir (Wholesale Fiber Connectivity) (Fase-1) senilai Rp35,78 triliun kepada anak perusahaannya, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF). Aksi korporasi ini dikategorikan sebagai Transaksi Material dan Transaksi Afiliasi.
Rencana ini merupakan bagian dari upaya Perseroan untuk memperkuat fundamental bisnisnya dan memaksimalkan penciptaan nilai (value unlock) bagi Telkom Group.
Nilai Transaksi dan Status Material Spin-Off TLKM
Berdasarkan Keterangan Informasi Tambahan dan/atau Perubahan Rencana Spin-Off yang dirilis Perseroan, nilai bisnis Wholesale Fiber Connectivity yang akan dialihkan adalah sebesar Rp35.787.258.000.000 (tiga puluh lima triliun tujuh ratus delapan puluh tujuh miliar dua ratus lima puluh delapan juta Rupiah).
Nilai transaksi tersebut mencapai 22,02% dari ekuitas Telkom berdasarkan Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2024, sehingga memenuhi ambang batas sebagai Transaksi Material sesuai POJK 17/2020.
PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF) adalah anak perusahaan terkendali Telkom, yang sebelum transaksi ini dimiliki langsung sebesar 99,999%.
Mekanisme Spin-Off dan Peningkatan Kepemilikan
Transfer bisnis dan aset ini akan dilakukan secara non-tunai (non-cash basis). Sebagai imbalan, TIF akan menerbitkan 357.872.580 saham baru kepada Telkom dengan nilai konversi Rp100.000 per saham baru.
Setelah Spin-Off efektif, kepemilikan Telkom di TIF akan meningkat menjadi 99,9999997%.
Aset Konektivitas Fiber Grosir yang Dialihkan
Aset yang dialihkan meliputi berbagai produk konektivitas fiber grosir, termasuk:
- Wholesale Metro-Ethernet
- Wholesale SL-WDM
- Wholesale Access Network
- Wholesale Global Link
- Wholesale IP Transit
Tujuan Strategis untuk Penciptaan Nilai (Value Creation)
Spin-off ini merupakan langkah strategis untuk mencapai beberapa tujuan utama, yaitu:
- Meningkatkan Fokus Bisnis: Memungkinkan pengembangan bisnis yang lebih terfokus bagi Telkom dan TIF.
- Menciptakan Nilai Tambah: Mendorong peningkatan efisiensi dan optimalisasi pemanfaatan aset jaringan fiber optik.
- Memperkuat Posisi: Memperkuat posisi Telkom sebagai penyedia infrastruktur konektivitas terdepan di Indonesia.
- Mendukung Agenda Digitalisasi Nasional: Mempercepat pemerataan digital dan meningkatkan penetrasi fixed broadband di seluruh wilayah Indonesia.
- Volume Trading Saham: Pengertian, Cara Membaca, dan Strategi Analisis untuk Investor
- Risiko Bermain Saham Online yang Wajib Diketahui Pemula
- Kamus Istilah Saham A–Z: Cocok untuk Investor Pemula
- Daftar Kode Broker Saham Lokal dan Asing di Indonesia
- Cara Investasi Saham untuk Pemula: Panduan Lengkap, Aman dan Menguntungkan
- Saham Gorengan: Panduan Lengkap, Ciri-Ciri, dan Studi Kasus Nyata Saham DADA 2025
Jadwal Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Meskipun transaksi ini dikecualikan dari kewajiban memperoleh persetujuan pemegang saham sesuai POJK 17/2020 karena dilakukan dengan anak perusahaan terkendali, Telkom tetap akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa untuk mendapatkan persetujuan atas rencana Spin-off ini sesuai Undang-Undang Perseroan Terbatas.
Jadwal Penting RUPS dan Spin-Off TLKM
| Kegiatan | Tanggal |
|---|---|
| Tanggal Penentuan Pemegang Saham yang Berhak Hadir RUPS (Recording Date) | 19 November 2025 |
| Panggilan RUPS | 20 November 2025 |
| Pelaksanaan RUPS | 12 Desember 2025 |
| Pengumuman Hasil RUPS | 16 Desember 2025 |
| Penandatanganan Akta Pemisahan | 18 Desember 2025 |
| Tanggal Efektif Spin-Off | Setelah mendapatkan persetujuan/penerimaan pemberitahuan dari Kementerian Hukum dan HAM |

0 Comments
Posting Komentar