Perkuat Layanan Offshore, Anak Usaha CDIA Operasikan Kapal MPSV Berteknologi Canggih DP Class III

CSI Perluas Kapabilitas Offshore Melalui Elara Dalimbar 1, Perkuat Layanan Maritim Nasional

JAKARTA, MEDIASAHAM.COM — PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), melalui anak usahanya PT Chandra Shipping International (CSI), terus mengembangkan kapabilitas layanan logistik maritim untuk mendukung kebutuhan industri energi dan infrastruktur di Indonesia. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui pengoperasian Multi-Purpose Support Vessel (MPSV) Elara Dalimbar 1, yang memperluas kemampuan CSI dalam melayani pekerjaan offshore dengan kebutuhan teknis yang lebih kompleks.

Ilustrasi Kapal MPSV Berteknologi Canggih DP Class III. Adit Saputra/Mediasaham.com

Pengembangan ini merupakan bagian dari upaya CSI untuk memperkuat portofolio bisnis maritim, meningkatkan daya saing layanan, serta mengambil bagian dalam mendukung kebutuhan operasional industri energi dan infrastruktur maritim nasional.

Kapal MPSV Berbendera Indonesia Pertama Berteknologi DP Class III

Elara Dalimbar 1, yang dioperasikan oleh PT ELPI Trans Cargo (ETC) selaku anak usaha CSI, merupakan MPSV berbendera Indonesia pertama yang memiliki kemampuan Dynamic Positioning (DP) Class III. Teknologi ini memungkinkan kapal mempertahankan posisi dan arah secara presisi tanpa harus bergantung pada sistem penjangkaran konvensional, bahkan dalam kondisi lingkungan ekstrem seperti angin kencang, gelombang tinggi, dan arus deras.

Kemampuan tersebut mendukung pelaksanaan pekerjaan offshore yang memerlukan tingkat presisi, keselamatan, dan keandalan tinggi, termasuk kegiatan subsea, serta memperluas jenis layanan maritim yang dapat ditawarkan CSI kepada pelaku industri.

Spesifikasi dan Fasilitas Operasional Elara Dalimbar 1

Kapal ini dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional offshore yang bervariasi. Beberapa cakupan penugasan dan fasilitas teknis yang diusung antara lain:

  • Subsea Support: Memperkuat kapasitas operasional untuk pekerjaan bawah laut.
  • FPSO Support: Dukungan teknis untuk kegiatan Floating Production Storage and Offloading.
  • Emergency Standby Response: Penanganan situasi tanggap darurat di lepas pantai.
  • Pekerjaan Pengangkatan di Laut: Dilengkapi dua unit crane berkapasitas hingga 150 ton dan 40 ton.
  • Peralatan Khusus: Dilengkapi fasilitas Remotely Operated Vehicle (ROV) serta fasilitas diving support.

Strategi Pengembangan Bisnis dan Portofolio CSI

Presiden Direktur PT Chandra Shipping International, Lingga Widastri, mengatakan bahwa pengembangan kapabilitas maritim merupakan bagian dari strategi CSI untuk membangun portofolio layanan yang semakin relevan dengan kebutuhan industri dan memiliki kemampuan teknis yang lebih beragam.

“Pengoperasian Elara Dalimbar 1 memperkuat kapasitas kami dalam melayani pekerjaan offshore dengan kebutuhan teknis yang lebih kompleks, sekaligus membuka peluang untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek yang mendukung kegiatan industri energi dan pembangunan infrastruktur maritim di Indonesia. Kami melihat pengembangan ini bukan hanya sebagai penambahan armada, tetapi sebagai bagian dari upaya jangka panjang untuk meningkatkan daya saing CSI, memperkuat peran penyedia jasa maritim berbendera Indonesia, dan mengembangkan bisnis secara terarah sesuai kebutuhan pasar,” ujar Lingga.

Lingga menambahkan bahwa dukungan kemampuan DP Class III dan berbagai fasilitas operasional memberikan fleksibilitas bagi CSI untuk memperluas cakupan layanan maritim yang ditawarkan, menjajaki peluang bisnis yang lebih beragam, serta meningkatkan kontribusi dalam mendukung kebutuhan industri energi nasional.

Baca:

  1. HATM Beli Kapal Bulk Carrier Rp457 Miliar, Bakal Disewakan Jangka Panjang ke Pihak Internasional
  2. Bahtera Bumi Raya (PGJO) Dirikan Anak Usaha Baru, Bidik Pengembangan Bisnis Logistik
  3. Pukul Rata Kanan Borong Saham MMIX, Kini Kuasai 4,33% Saham
  4. Bank Ina (BINA) Siapkan Private Placement 80 Juta Saham, Pelaksanaan 3 November 2026
  5. MESOP Mitratel Rp582: Harga Eksekusi Opsi Saham MTEL Lebih Mahal 51% dari Harga Pasar!
  6. Market Cap BBCA Anjlok Rp385 Triliun, Nilai Saham Djarum Turun Rp211 Triliun
  7. Perkuat Layanan Offshore, Anak Usaha CDIA Operasikan Kapal MPSV Berteknologi Canggih DP Class III

Pengoperasian Elara Dalimbar 1 ini sekaligus melengkapi pengembangan portofolio layanan maritim CSI yang saat ini didukung oleh total 15 armada kapal.


Tentang PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA)

PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) adalah perusahaan investasi infrastruktur dengan pemegang saham utama PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) dan EGCO Group (perusahaan listrik asal Thailand). CDIA berinvestasi dalam empat pilar infrastruktur utama:

Pillar Infrastruktur Kapasitas & Aset Operasional
Ketenagalistrikan (Daya) Pembangkit listrik berkapasitas total 320 MW (termasuk 200 MW via entitas anak)
Pengolahan Air Fasilitas pengolahan air dengan kapasitas total 4.874 liter per detik
Kepelabuhanan & Penyimpanan 2 unit jetty dan tangki penyimpanan berkapasitas gabungan 142.000 m³
Solusi Logistik Armada maritim (15 kapal berkapasitas 4.200–9.600 DWT), 212 unit logistik darat, pergudangan seluas 51.128 m², serta 1 unit cold storage

Disclaimer: Artikel ini merupakan konten jurnalistik dari mediasaham.com yang bertujuan memberikan informasi, bukan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual saham tertentu. Segala keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca, dan mediasaham.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

0 Comments

Posting Komentar

Berita Terbaru

    Konten Premium

      Dividen Saham