Jakarta, Mediasaham.com — Emiten produsen cetakan sarung tangan karet, PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (IDX: MARK), mencatat kinerja yang relatif stabil di tengah permintaan global yang masih lemah. Berdasarkan laporan keuangan tidak diaudit per 30 September 2025, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mengalami penurunan, seiring turunnya penjualan bersih dan pelemahan pasar ekspor.
Sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025, penjualan bersih MARK tercatat sebesar Rp594.677.895.988, turun 14,8% dibandingkan Rp698.110.253.056 pada periode yang sama tahun 2024.
Penurunan Penjualan Tekan Laba
Beban pokok penjualan juga menurun 13,9% menjadi Rp293 miliar dari Rp340,78 miliar. Meski efisiensi berhasil dijaga, penurunan volume produksi membuat laba kotor turun 15,6% menjadi Rp301 miliar dari Rp357 miliar pada 2024.
Beban umum dan administrasi tercatat turun 31,3% menjadi Rp41.052.550.404 dari Rp59.772.947.477, sedangkan beban penjualan dan pemasaran juga berkurang 42,5% menjadi Rp7.165.189.343 dari Rp12.465.639.921.
Setelah memperhitungkan beban operasional, laba usaha mencapai Rp253.223.921.805, turun 11,2% dari Rp285.089.686.837 pada 2024.
Laba Bersih dan EPS
Pendapatan lain-lain naik menjadi Rp10.791.913.265 dari Rp4.271.580.233, sebagian berasal dari keuntungan selisih kurs dan pendapatan keuangan. Setelah memperhitungkan pajak penghasilan sebesar Rp58.765.031.675, laba bersih tahun berjalan tercatat Rp204.151.454.889, turun 7,7% dibandingkan Rp221.162.755.589 pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp204.121.095.593, dengan laba per saham (EPS) sebesar Rp53,72 per lembar, turun dari Rp58,19 per lembar pada 2024, atau turun 7,7%.
Struktur Keuangan Tetap Solid
Total aset MARK per 30 September 2025 mencapai Rp980,33 miliar, naik 2,6% dibandingkan Rp955,84 miliar pada akhir 2024. Liabilitas meningkat 11,4% menjadi Rp105,73 miliar dari Rp94,94 miliar, sementara ekuitas naik 1,6% menjadi Rp874,60 miliar dari Rp860,90 miliar.
Struktur keuangan perusahaan tetap kuat dengan rasio utang terhadap ekuitas (DER) rendah dan kas operasi yang sehat untuk mendukung kegiatan produksi di sisa tahun 2025.
Arus Kas Masih Positif dari Aktivitas Operasi
Berdasarkan laporan arus kas konsolidasian, arus kas neto dari aktivitas operasi tetap positif sebesar Rp236,99 miliar, turun 14,0% dari Rp275,64 miliar pada tahun sebelumnya. Penurunan ini terutama disebabkan oleh menurunnya laba usaha dan perubahan modal kerja.
Lihat Juga: Laba BOBA Melejit 37% di Q3 2025, Penjualan Stabil dan Efisiensi Dorong Profitabilitas
Arus kas neto dari aktivitas investasi tercatat negatif Rp10,08 miliar, berbalik dari positif Rp1,09 miliar pada tahun sebelumnya, seiring dengan peningkatan belanja modal untuk perluasan fasilitas produksi.
Arus kas neto dari aktivitas pendanaan menunjukkan pengeluaran sebesar Rp189,14 miliar, menurun 9,9% dibandingkan Rp210,02 miliar pada 2024. Pengeluaran ini terutama berasal dari pembayaran dividen dan pelunasan pinjaman bank.
Lihat Juga: Laba Bersih IPCC Naik 28,6% di Kuartal III-2025
Secara keseluruhan, kas dan setara kas akhir periode tercatat Rp113,51 miliar per 30 September 2025, turun 6,7% dibandingkan Rp121,62 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Ringkasan Laporan Keuangan MARK Q3 2025
| Pos Keuangan (Rp) | 2025 | 2024 | Perubahan (%) |
|---|---|---|---|
| Penjualan | 594.677.895.988 | 698.110.253.056 | -14,8% |
| Beban Pokok Penjualan | 293.236.234.436 | 340.781.978.821 | -13,9% |
| Laba Kotor | 301.441.661.552 | 357.328.274.235 | -15,6% |
| Laba Usaha | 253.223.921.805 | 285.089.686.837 | -11,2% |
| Laba Sebelum Pajak | 262.916.486.564 | 290.282.154.289 | -9,4% |
| Laba Bersih Tahun Berjalan | 204.151.454.889 | 221.162.755.589 | -7,7% |
| Laba Bersih ke Induk | 204.121.095.593 | 221.132.255.408 | -7,7% |
| Laba per Saham (EPS) | Rp53,72 | Rp58,19 | -7,7% |
| Total Aset | 980.327.471.126 | 955.841.009.395 | +2,6% |
| Total Liabilitas | 105.730.770.219 | 94.944.743.662 | +11,4% |
| Total Ekuitas | 874.596.700.907 | 860.896.265.733 | +1,6% |
| Arus Kas Operasi | 236.998.804.707 | 275.637.735.201 | -14,0% |
| Arus Kas Investasi | -10.082.658.094 | 1.086.094.768 | -1.028,5% |
| Arus Kas Pendanaan | -189.141.236.099 | -210.024.404.668 | +9,9% |
| Kas Akhir Periode | 113.507.051.026 | 121.622.755.770 | -6,7% |

0 Comments
Posting Komentar