Jajaran 10 Saham Top Gainers dan Top Losers Sepekan Terakhir (10-14 November 2025)

BEI
Ilustrasi. Seseorang sedang melihat daftar harga saham. Adit Saputra / Mediasaham.com

Mediasaham.com, Jakarta —
Pasar saham Indonesia mencatatkan daftar saham yang melesat tajam sepanjang periode perdagangan 10-14 November 2025. Beberapa saham bahkan mencatat kenaikan signifikan hingga lebih dari 150%, dipimpin oleh UANG dan MORA yang menjadi top gainers paling menonjol.

Kenaikan ini bisa didorong oleh berbagai kombinasi seperti: sentimen positif, aksi beli agresif investor, akumulasi bandar, serta katalis fundamental dan teknikal dari masing-masing saham.

Top Gainers Sepekan 

Mengutip data statistik BEI, Sabtu (15/11/2025). Berikut daftar lengkap Top Gainers Sepekan beserta persentase kenaikannya :

1. UANG
Harga pekan lalu: 2.170
Harga pekan ini: 6.025
Kenaikan: 3.855 poin
Harga saham naik: 177,65%
UANG menjadi pemimpin kenaikan terbesar.

2. MORA
Harga pekan lalu: 2.370
Harga pekan ini: 6.075
Kenaikan: 3.705 poin
Harga saham naik: 156,33%
Saham sektor infrastruktur digital ini menjadi salah satu primadona pasar pekan ini.

3. PURI
Harga pekan lalu: 615
Harga pekan ini: 1.110
Kenaikan: 495 poin
Harga saham naik: 80,49%

4. KDTN
Harga pekan lalu: 200
Harga pekan ini: 356
Kenaikan: 156 poin
Harga saham naik: 78,00%

5. CSIS
Harga pekan lalu: 236
Harga pekan ini: 412
Kenaikan: 176 poin
Harga saham naik: 74,58%

6. PJHB
Harga pekan lalu: 515
Harga pekan ini: 860
Kenaikan: 345 poin
Harga saham naik: 66,99%

7. KBLV
Harga pekan lalu: 142
Harga pekan ini: 234
Kenaikan: 92 poin
Harga saham naik: 64,79%

8. INET
Harga pekan lalu: 320
Harga pekan ini: 510
Kenaikan: 190 poin
Harga saham naik: 59,38%

9. AYAM
Harga pekan lalu: 181
Harga pekan ini: 286
Kenaikan: 105 poin
Harga saham naik: 58,01%

10. BUMI
Harga pekan lalu: 141
Harga pekan ini: 220
Kenaikan: 79 poin
Harga saham naik: 56,03%


Pasar saham Indonesia tidak hanya mencatat deretan emiten yang menguat, tetapi juga beberapa saham yang mengalami penurunan cukup dalam sepanjang sepekan terakhir. Saham-saham ini masuk dalam daftar Top Losers Sepekan, dengan penurunan mencapai lebih dari 27% pada posisi teratas.

Baca:

Penurunan harga saham dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari aksi jual lanjutan, minimnya sentimen positif, hingga tekanan fundamental dari masing-masing emiten. Berikut daftar lengkap saham yang turun paling dalam selama satu minggu terakhir (10-14 November 2025).

Top Losers Sepekan
Gambar grafis oleh Radit M. Pase / Mediasaham.com


Daftar Top Losers Sepekan

1. SPMA
Harga pekan lalu: 368
Harga pekan ini: 268
Penurunan: -100 poin
Persentase: -27,17%

2. PGLI
Harga pekan lalu: 490
Harga pekan ini: 392
Penurunan: -98 poin
Persentase: -20,00%

3. FITT
Harga pekan lalu: 955
Harga pekan ini: 765
Penurunan: -190 poin
Persentase: -19,90%

4. HDFA
Harga pekan lalu: 193
Harga pekan ini: 163
Penurunan: -30 poin
Persentase: -15,54%

5. SMLE
Harga pekan lalu: 304
Harga pekan ini: 262
Penurunan: -42 poin
Persentase: -13,82%

6. NTBK
Harga pekan lalu: 170
Harga pekan ini: 150
Penurunan: -20 poin
Persentase: -11,76%

7. TAPG
Harga pekan lalu: 1.825
Harga pekan ini: 1.615
Penurunan: -210 poin
Persentase: -11,51%

8. CBRE
Harga pekan lalu: 1.265
Harga pekan ini: 1.120
Penurunan: -145 poin
Persentase: -11,46%

9. LIVE
Harga pekan lalu: 204
Harga pekan ini: 181
Penurunan: -23 poin
Persentase: -11,27%

10. DAAZ
Harga pekan lalu: 2.400
Harga pekan ini: 2.150
Penurunan: -250 poin
Persentase: -10,42%

0 Comments

Posting Komentar

Berita Terbaru

    Laporan Keuangan

      Dividen Saham