Kinerja Indeks Global Sepekan: Asia Campur Aduk, Amerika Menguat (10–14 November 2025)

indeks asean
Ilustrasi / Pixabay

Mediasaham.com, Jakarta
— Pasar saham global bergerak bervariasi sepanjang pekan 10–14 November 2025. Melansir data statistik Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (15/11/2025). Kawasan ASEAN dan Asia Pasifik tampak menunjukkan performa campuran, sementara bursa Amerika justru mencatat penguatan stabil di tiga utama pasar: AS, Kanada, dan Brasil.

Investor global masih menghadapi ketidakpastian dari rilis data ekonomi regional, pergerakan komoditas, hingga kebijakan moneter. Berikut rangkuman lengkap kinerja indeks dunia pekan ini.

Kinerja Bursa ASEAN

Vietnam dan Singapura Memimpin Penguatan Regional

Vietnam menjadi bursa paling solid di kawasan ASEAN setelah VN-Index naik 2,05% ke level 1.631,86. Singapura menyusul dengan kenaikan 1,20%.

Malaysia juga bergerak positif meski tipis, hanya naik 0,40%.

Sebaliknya, Indonesia, Thailand, dan Filipina justru melemah. IHSG turun 0,29%, sementara SET Index dan PSEi masing-masing terkoreksi lebih dalam.

Rincian ASEAN:
• Vietnam – VN-Index: 1.599,10 → 1.631,86 (↑ 2,05%)
• Singapura – STI: 4.492,24 → 4.546,07 (↑ 1,20%)
• Malaysia – KLCI: 1.619,13 → 1.625,67 (↑ 0,40%)
• Indonesia – IHSG: 8.394,59 → 8.370,44 (↓ 0,29%)
• Thailand – SET: 1.302,91 → 1.269,26 (↓ 2,58%)
• Filipina – PSEi: 5.759,37 → 5.584,35 (↓ 3,04%)

ASEAN bergerak tidak seragam, dengan pasar domestik seperti Indonesia dan Thailand masih tertekan.

Baca:

Asia Pasifik

India dan Korea Menguat, Australia dan Taiwan Melemah

India mencatat kenaikan paling besar di kawasan Asia Pasifik dengan penguatan 1,62% pada indeks Sensex, didorong aliran modal asing dan saham teknologi. Korea juga mencatatkan kenaikan 1,46%.

Hong Kong dan Jepang turut menguat, meski tipis. Sebaliknya, China, Taiwan, dan Australia bergerak turun.

Rincian Asia Pasifik:
• India – Sensex: 83.216,28 → 84.562,78 (↑ 1,62%)
• Korea – KOSPI: 3.953,76 → 4.011,57 (↑ 1,46%)
• Hong Kong – Hang Seng: 26.241,83 → 26.572,46 (↑ 1,26%)
• Jepang – Nikkei 225: 50.276,37 → 50.376,53 (↑ 0,20%)
• China – SSE: 3.997,56 → 3.990,49 (↓ 0,18%)
• Taiwan – TSE: 27.651,41 → 27.397,50 (↓ 0,92%)
• Australia – All Ordinaries: 9.031,70 → 8.907,00 (↓ 1,38%)

Aksi ambil untung terjadi di Australia dan Taiwan, sementara tekanan di bursa China masih berlanjut akibat perlambatan ekonomi.

Amerika

Seluruh Bursa Utama Amerika Bergerak Positif

Amerika menjadi kawasan paling stabil pekan ini. Brasil memimpin penguatan regional dengan lonjakan 2,01% pada Ibovespa, diikuti Kanada yang naik 1,14%.

Pasar Amerika Serikat juga solid, ditandai kenaikan 1,00% pada Dow Jones. Sementara Meksiko justru melemah, tertekan sektor finansial dan energi.

Rincian Amerika:
• Brasil – Ibovespa: 154.064 → 157.162 (↑ 2,01%)
• Kanada – S&P/TSX: 29.912,20 → 30.253,60 (↑ 1,14%)
• AS – Dow Jones: 46.987,10 → 47.457,22 (↑ 1,00%)
• Kolombia – COLCAP: 2.045,66 → 2.051,57 (↑ 0,29%)
• Meksiko – IPC: 63.376,13 → 62.529,44 (↓ 1,34%)

Bursa Amerika menunjukkan kekuatan modal besar yang masuk ke pasar ekuitas.

Kesimpulan

Kinerja indeks global pekan ini bergerak tidak seragam. Kawasan Amerika menjadi yang paling kuat, disusul beberapa bursa Asia seperti India dan Korea. Sementara Indonesia, Thailand, dan Filipina justru tertekan.

Pergerakan campuran ini menandakan investor global masih berhati-hati menghadapi gejolak ekonomi dan perubahan arah kebijakan bank sentral.

0 Comments

Posting Komentar

Berita Terbaru

    Laporan Keuangan

      Dividen Saham