Diversifikasi Bisnis, Indika Energy (INDY) Bentuk Anak Usaha Baru PT Indika Empat Mitra Timor

anak perusahaan Indika
Ilustrasi Pendirian anak perusahaan Indika Energy. Adit Saputra / Mediasaham.com


JAKARTA, Mediasaham.com – Emiten energi raksasa, PT Indika Energy Tbk. (INDY), kembali memperkuat struktur bisnisnya melalui langkah diversifikasi. Melalui keterbukaan informasi resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI), INDY mengumumkan pembentukan entitas anak usaha baru bernama PT Indika Empat Mitra Timor (IEMT).

Langkah ini mempertegas komitmen grup Indika Energy untuk memperluas portofolio bisnisnya di luar sektor tambang batu bara konvensional.

Struktur Kepemilikan dan Modal IEMT

Pembentukan anak usaha ini dilakukan pada 24 Desember 2025 berdasarkan Akta No. 47 yang dibuat di hadapan Notaris Ungke Mulawanti, S.H., M.Kn., dan telah mendapatkan pengesahan dari Kementerian Hukum dengan nomor AHU-0110975.AH.01.01.

PT Indika Empat Mitra Timor (IEMT) dibentuk dengan komposisi pemegang saham sebagai berikut:

  • PT Indika Energy Tbk (INDY): Memiliki 2.250 lembar saham atau setara 90% dengan nilai nominal Rp2,25 miliar.
  • PT Empat Mitra Tenaga Surya (EMITS): Memiliki 250 lembar saham atau setara 10% dengan nilai nominal Rp250 juta.

Perlu diketahui, EMITS sendiri merupakan anak perusahaan terkonsolidasi INDY dengan kepemilikan saham sebesar 51% secara langsung maupun tidak langsung. Dengan demikian, total modal ditempatkan dan disetor awal untuk IEMT adalah sebesar Rp2,5 miliar.

Fokus Bisnis: Aktivitas Konsultasi Manajemen

Berdasarkan keterangan perusahaan, PT Indika Empat Mitra Timor akan bergerak di bidang Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya (KBLI 70209).

Sekretaris Perusahaan PT Indika Energy Tbk., Adi Pramono, menjelaskan bahwa pembentukan anak usaha ini merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan untuk menjaga keberlanjutan bisnis.

“Perseroan berkeyakinan bahwa pembentukan ini dilakukan sesuai dengan strategi bisnis diversifikasi Perseroan serta untuk memastikan agar Perseroan fokus pada pelaksanaan kegiatan usaha yang berkelanjutan,” tulis Adi Pramono dalam laporan keterbukaan informasi, Senin (30/12).

Dampak Terhadap Kinerja Keuangan INDY

Meskipun membentuk entitas baru, manajemen INDY menegaskan bahwa kejadian ini tidak memiliki dampak material negatif terhadap kegiatan operasional, hukum, maupun kondisi keuangan perusahaan saat ini.

Secara akuntansi, laporan keuangan IEMT nantinya akan terkonsolidasi penuh ke dalam laporan keuangan grup INDY.

Analisis Saham INDY: Konsisten Menuju Green Energy

Langkah INDY membentuk IEMT bersama EMITS—yang selama ini berfokus pada solusi tenaga surya—menunjukkan sinyal kuat bahwa Indika Energy terus memacu transisi bisnisnya ke sektor non-batu bara dan jasa konsultasi strategis.

Bagi investor, diversifikasi ini dipandang sebagai upaya memitigasi risiko fluktuasi harga komoditas batu bara sekaligus meningkatkan profil Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan di mata global.

Baca:

  1. OMED Hentikan Aksi Buyback Saham Lebih Awal, Begini Realisasi dan Alasannya!
  2. Transformasi 2.0 Darma Henwa (DEWA): Laba Naik 1000% & Proyek Emas
  3. Analisis Strategis Merger Moratelindo (MORA) dan MyRepublic (EMR): Panduan Lengkap bagi Investor
  4. MAHA Perluas Sinergi Bisnis, Suntik Modal Rp15,75 Miliar ke Mandiri Karya Maritim
  5. Tutup Tahun 2025 dengan Gemilang, PT PP Presisi Tbk (PPRE) Kantongi Kontrak Baru Rp1,2 Triliun

Tentang PT Indika Energy Tbk

PT Indika Energy Tbk (INDY) adalah perusahaan investasi terdiversifikasi terkemuka di Indonesia dengan portofolio yang mencakup energi, logistik, infrastruktur, mineral, dan solusi digital. INDY saat ini tengah gencar melakukan transformasi bisnis untuk mencapai target netral karbon pada tahun 2050.

Disclaimer: Berita ini disusun untuk tujuan informasi dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Investor diharapkan bijak dalam mengambil keputusan keuangan. Mediasaham.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian investasi yang terjadi.

0 Comments

Posting Komentar

Berita Terbaru

    Laporan Keuangan

      Dividen Saham