Tutup Tahun 2025 dengan Gemilang, PT PP Presisi Tbk (PPRE) Kantongi Kontrak Baru Rp1,2 Triliun

mining services
Ilustrasi gambar excavator dan dump truck yang selalu digunakan di proyek PT Presisi. Radit M. Pase / Mediasaham.com


JAKARTA, Mediasaham.com – Emiten jasa pertambangan dan konstruksi terintegrasi, PT PP Presisi Tbk (PPRE), mencatatkan prestasi membanggakan di penghujung tahun 2025. Anak usaha PT PP (Persero) Tbk ini sukses mengamankan tiga kontrak baru secara konsolidasian dengan nilai total mencapai Rp1,2 triliun.

Pencapaian ini menjadi katalis positif bagi kinerja fundamental perusahaan sekaligus memperkuat posisi PPRE sebagai pemain utama di sektor mining services dan konstruksi nasional.

Rincian Tiga Proyek Strategis PPRE

Penambahan kontrak baru senilai Rp1,2 triliun ini berasal dari sektor yang bervariasi, mulai dari jasa pertambangan hingga infrastruktur jalan nasional. Berikut rinciannya:

  1. Jasa Pertambangan di Halmahera (Rp602 miliar)
    Merupakan pekerjaan tambahan (repeat order) pada proyek eksisting. Hal ini membuktikan tingkat kepercayaan yang tinggi dari pemilik proyek terhadap kualitas kerja PPRE.
  2. Pembangunan Jalan Nasional Aceh (Rp252 miliar)
    PPRE dipercaya mengerjakan proyek Jalan Nasional Jantho – Keumala Seksi 3 di Provinsi Aceh.
  3. Coal Processing Plant di Kalimantan Timur (Rp335 miliar)
    Proyek pembangunan Coal Processing Plant & Overland Conveyor System yang akan dikerjakan melalui anak usaha PPRE.

Optimisme Manajemen dan Strategi Pertumbuhan

Direktur Utama PT PP Presisi Tbk, Rizki Dianugrah, menyatakan bahwa perolehan ini merupakan bukti nyata dari kepercayaan pasar terhadap kompetensi PPRE.

“Perolehan tiga kontrak baru menjelang akhir tahun ini merupakan bukti kepercayaan pemilik proyek eksisting maupun owner baru terhadap PPRE. Capaian ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi perusahaan jasa pertambangan dan konstruksi terkemuka di Indonesia,” ujar Rizki dalam keterangan resminya, Senin (29/12).

Ia menambahkan, dengan dukungan armada alat berat yang mumpuni serta penerapan tata kelola K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) yang ketat, PPRE optimistis dapat menyelesaikan seluruh proyek tepat waktu dengan kualitas yang ekselen.

Fokus pada ESG dan Solusi Terintegrasi

Sebagai perusahaan yang menerapkan Business Excellence, PPRE tidak hanya mengejar pertumbuhan pendapatan, tetapi juga konsisten mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

PPRE memiliki sistem manajemen yang komprehensif, mulai dari ERP-SAP hingga sertifikasi internasional seperti ISO 9001:2015 (Kualitas), ISO 14001:2007 (Lingkungan), dan OHSAS 18001:2015 (Kesehatan & Keselamatan Kerja). Hal ini menjadikan PPRE sebagai mitra strategis yang andal bagi pemilik proyek berskala besar.

Analisis Saham PPRE: Prospek Cerah di 2026?

Secara fundamental, tambahan kontrak sebesar Rp1,2 triliun ini akan mempertebal order book perusahaan untuk tahun buku mendatang. Bagi investor pasar modal, konsistensi PPRE dalam mendapatkan proyek mining services memberikan sentimen positif, mengingat sektor pertambangan masih menjadi kontributor utama pendapatan perusahaan.

Dengan integrasi layanan mulai dari civil work hingga heavy equipment rental, PPRE memiliki efisiensi operasional yang lebih baik dibandingkan kompetitor sejenis.

Baca:

  1. OMED Hentikan Aksi Buyback Saham Lebih Awal, Begini Realisasi dan Alasannya!
  2. Transformasi 2.0 Darma Henwa (DEWA): Laba Naik 1000% & Proyek Emas
  3. Analisis Strategis Merger Moratelindo (MORA) dan MyRepublic (EMR): Panduan Lengkap bagi Investor
  4. MAHA Perluas Sinergi Bisnis, Suntik Modal Rp15,75 Miliar ke Mandiri Karya Maritim
  5. BTN Selesaikan Spin-Off UUS ke Bank Syariah Nasional, BBTN Kuasai 99,99% Saham

Tentang PT PP Presisi Tbk

PT PP Presisi Tbk (PPRE) adalah perusahaan jasa konstruksi terintegrasi berbasis alat berat yang menyediakan solusi total dalam bidang jasa pertambangan, pekerjaan sipil, dan penyewaan alat berat. Perusahaan berkomitmen menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan melalui inovasi dan profesionalisme.

Disclaimer: Artikel ini bertujuan sebagai informasi edukasi dan bukan perintah jual atau beli saham tertentu. Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga. Redaksi Mediasaham.com tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi pembaca.

0 Comments

Posting Komentar

Berita Terbaru

    Laporan Keuangan

      Dividen Saham