Stockbit Melejit ke Puncak, Transaksi Tembus Rp665 Triliun hingga Juli 2026

volume trading saham
Ilustrasi Trading Saham di Bursa Efek Indonesia. Radit M. Pase


JAKARTA — Stockbit Sekuritas Digital menjadi perusahaan sekuritas dengan nilai transaksi terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga Juli 2026, berdasarkan data year-to-date (YTD) yang diterbitkan Bursa Efek Indonesia.

Nilai transaksi Stockbit mencapai Rp665,22 triliun hingga Juli 2026. Angka tersebut setara dengan 10,94% dari total nilai transaksi di BEI.

Stockbit mengalahkan Mandiri Sekuritas yang membukukan nilai transaksi Rp614,75 triliun dan UBS Sekuritas Indonesia sebesar Rp612,63 triliun.

Baca: Kode Broker Asing Terdaftar di OJK dan BEI: (Update Agustus 2026)

Dengan demikian, tiga perusahaan sekuritas teratas sama-sama mencatat nilai transaksi di atas Rp600 triliun. Persaingan paling ketat terjadi antara Mandiri Sekuritas dan UBS Sekuritas, dengan selisih hanya sekitar Rp2,12 triliun.

Stockbit Melompat 326,89%

Posisi Stockbit di urutan pertama menjadi semakin menonjol jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada YTD Juli 2025, nilai transaksi Stockbit tercatat sekitar Rp155,83 triliun. Angka tersebut meningkat menjadi Rp665,22 triliun pada YTD Juli 2026.

Dengan demikian, terjadi kenaikan sekitar Rp509,39 triliun dalam setahun. Secara persentase, nilai transaksi Stockbit tumbuh 326,89% secara tahunan.

Pertumbuhan tersebut merupakan yang tertinggi di antara 15 perusahaan sekuritas di BEI.


Mandiri Sekuritas dan UBS Bersaing Ketat

Mandiri Sekuritas menempati peringkat kedua dengan nilai transaksi Rp614,75 triliun, atau sekitar 10,11% dari total nilai transaksi di BEI.

Pada YTD Juli 2025, nilai transaksi Mandiri Sekuritas tercatat sekitar Rp337,86 triliunArtinya, nilai transaksi meningkat sekitar Rp276,89 triliun, atau tumbuh 81,95% secara tahunan.

Sementara itu, UBS Sekuritas Indonesia berada di posisi ketiga dengan nilai transaksi Rp612,63 triliunNilai transaksi UBS meningkat dari sekitar Rp338,30 triliun pada YTD Juli 2025 menjadi Rp612,63 triliun pada YTD Juli 2026. Pertumbuhan tersebut mencapai 81,09%.

Perbedaan nilai transaksi Mandiri Sekuritas dan UBS Sekuritas pada Juli 2026 hanya sekitar Rp2,12 triliunSelisih tersebut jauh lebih kecil dibandingkan jarak antara Stockbit dengan masing-masing dua pesaing terdekatnya.

Stockbit unggul sekitar Rp50,47 triliun atas Mandiri Sekuritas dan sekitar Rp52,59 triliun atas UBS Sekuritas.

15 Broker dengan Nilai Transaksi Terbesar hingga Juli 2026

Berdasarkan dataset BEI yang digunakan, berikut 15 perusahaan sekuritas dengan nilai transaksi terbesar hingga Juli 2026:

Peringkat

Kode Broker

Nama Perusahaan Sekuritas

Nilai Transaksi YTD Juli 2026

Pangsa

Nilai Transaksi YTD Juli 2025

YoY

1

XL

Stockbit Sekuritas Digital

Rp665,22 triliun

10,94%

Rp155,83 triliun

326,89%

2

CC

Mandiri Sekuritas

Rp614,75 triliun

10,11%

Rp337,86 triliun

81,95%

3

AK

UBS Sekuritas Indonesia

Rp612,63 triliun

10,08%

Rp338,30 triliun

81,09%

4

ZP

Maybank Sekuritas Indonesia

Rp396,08 triliun

6,52%

Rp275,38 triliun

43,83%

5

YU

CGS International Sekuritas Indonesia

Rp325,26 triliun

5,35%

Rp228,44 triliun

42,39%

6

YP

Mirae Asset Sekuritas Indonesia

Rp323,12 triliun

5,32%

Rp208,97 triliun

54,63%

7

PD

Indo Premier Sekuritas

Rp239,26 triliun

3,94%

Rp134,19 triliun

78,30%

8

BK

J.P. Morgan Sekuritas Indonesia

Rp236,47 triliun

3,89%

Rp179,04 triliun

32,08%

9

MG

Semesta Indovest Sekuritas

Rp205,50 triliun

3,38%

Rp99,47 triliun

106,59%

10

XC

Ajaib Sekuritas Asia

Rp168,22 triliun

2,77%

Rp89,99 triliun

86,93%

11

CP

KB Valbury Sekuritas

Rp166,43 triliun

2,74%

Rp99,79 triliun

66,79%

12

LG

Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

Rp141,84 triliun

2,33%

Rp81,10 triliun

74,90%

13

SQ

BCA Sekuritas

Rp137,01 triliun

2,25%

Rp88,26 triliun

55,24%

14

NI

BNI Sekuritas

Rp121,86 triliun

2,00%

Rp74,78 triliun

62,97%

15

KZ

CLSA Sekuritas Indonesia

Rp108,76 triliun

1,79%

Rp91,36 triliun

19,04%

Sumber: Bursa Efek Indonesia


Tiga Broker Teratas Menyumbang Lebih dari 31%

Jika nilai transaksi Stockbit, Mandiri Sekuritas dan UBS Sekuritas Indonesia digabungkan, totalnya mencapai sekitar Rp1.892,60 triliun.

Berdasarkan pangsa masing-masing, ketiga broker tersebut menyumbang sekitar 31,13% dari total nilai transaksi.

Dengan kata lain, hampir sepertiga nilai transaksi di BEI terkonsentrasi pada tiga perusahaan sekuritas teratas.

Baca: 7 Aplikasi Trading Saham Terbaik di Indonesia ( Update Agustus 2026)

Konsentrasi tersebut memberikan gambaran mengenai besarnya aktivitas perdagangan yang ditangani pemain utama di bursa.

Stockbit Catat Pertumbuhan Tertinggi

Selain menjadi pemimpin berdasarkan nilai transaksi, Stockbit juga mencatat pertumbuhan tahunan paling tinggi dalam daftar 15 perusahaan sekuritas tersebut.

Pertumbuhan 326,89% Stockbit jauh di atas perusahaan sekuritas lain.

Semesta Indovest Sekuritas berada di posisi berikutnya dengan pertumbuhan 106,59%.

Ajaib Sekuritas Asia tumbuh 86,93%, disusul Mandiri Sekuritas sebesar 81,95% dan UBS Sekuritas Indonesia sebesar 81,09%.

Indo Premier Sekuritas mencatat pertumbuhan 78,30%, sedangkan Trimegah Sekuritas Indonesia tumbuh 74,90%.

Di kelompok pertumbuhan yang lebih rendah, BCA Sekuritas mencatat pertumbuhan 55,24%, Mirae Asset Sekuritas Indonesia 54,63%, Maybank Sekuritas Indonesia 43,83%, dan CGS International Sekuritas Indonesia 42,39%.

J.P. Morgan Sekuritas Indonesia tumbuh 32,08%, sementara CLSA Sekuritas Indonesia mencatat pertumbuhan paling rendah dalam daftar, yakni 19,04%.

Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan nilai transaksi pada seluruh 15 perusahaan sekuritas yang tercantum dalam dataset.


Apa Arti Ranking Ini bagi Investor?

Bagi investor, ranking nilai transaksi dapat digunakan sebagai salah satu indikator untuk melihat besarnya aktivitas perdagangan yang ditangani sebuah perusahaan sekuritas.

Namun, ranking tersebut sebaiknya tidak menjadi satu-satunya dasar dalam memilih broker.

Investor perlu mempertimbangkan sejumlah faktor lain, antara lain biaya transaksi, kualitas dan stabilitas aplikasi, layanan nasabah, fitur perdagangan, riset, akses terhadap produk investasi, serta kesesuaian layanan dengan kebutuhan masing-masing investor.

Investor aktif, investor jangka panjang, investor ritel dan investor institusi juga dapat memiliki kebutuhan yang berbeda.

Karena itu, broker dengan nilai transaksi terbesar belum tentu menjadi broker yang paling sesuai untuk setiap investor.

Persaingan Broker Semakin Dinamis

Data YTD Juli 2026 memperlihatkan perubahan penting dalam peta persaingan perusahaan sekuritas di BEI.

Stockbit berada di posisi pertama dengan nilai transaksi Rp665,22 triliun, sementara Mandiri Sekuritas dan UBS Sekuritas Indonesia masing-masing mencatat lebih dari Rp600 triliun.

Di bawah tiga besar, Maybank Sekuritas Indonesia mencatat Rp396,08 triliun, diikuti CGS International Sekuritas Indonesia dan Mirae Asset Sekuritas Indonesia yang masing-masing berada di atas Rp300 triliun.

Yang juga menarik adalah tingkat pertumbuhan beberapa perusahaan sekuritas.

Stockbit mencatat pertumbuhan 326,89%, sementara Semesta Indovest, Ajaib, Mandiri, UBS dan Indo Premier juga membukukan pertumbuhan lebih dari 75%.

Angka tersebut menunjukkan bahwa persaingan berdasarkan aktivitas perdagangan tidak hanya berlangsung di antara perusahaan sekuritas besar yang telah lama beroperasi, tetapi juga melibatkan perusahaan dengan pertumbuhan nilai transaksi yang tinggi.

Kesimpulan

Stockbit Sekuritas Digital menjadi perusahaan sekuritas dengan nilai transaksi terbesar di BEI hingga Juli 2026 berdasarkan dataset yang diberikan, dengan nilai transaksi mencapai Rp665,22 triliun.

Stockbit mengungguli Mandiri Sekuritas sebesar sekitar Rp50,47 triliun dan UBS Sekuritas Indonesia sekitar Rp52,59 triliun.

Mandiri Sekuritas berada di posisi kedua dengan nilai transaksi Rp614,75 triliun, sedangkan UBS Sekuritas Indonesia berada di posisi ketiga dengan Rp612,63 triliun.

Persaingan posisi kedua dan ketiga berlangsung sangat ketat karena selisih nilai transaksi keduanya hanya sekitar Rp2,12 triliun.

Dari sisi pertumbuhan, Stockbit menjadi perusahaan sekuritas dengan kenaikan nilai transaksi tertinggi dalam daftar, yakni 326,89% secara tahunan.

Sementara itu, tiga perusahaan sekuritas terbesar berdasarkan nilai transaksi—Stockbit, Mandiri Sekuritas dan UBS—secara gabungan menyumbang sekitar 31,13% dari total nilai transaksi di BEI.


FAQ

Siapa broker dengan nilai transaksi terbesar di BEI hingga Juli 2026?

Stockbit Sekuritas Digital menjadi broker dengan nilai transaksi terbesar dalam dataset BEI yang digunakan, dengan nilai transaksi Rp665,22 triliun atau sekitar 10,94% dari total.

Berapa nilai transaksi Mandiri Sekuritas hingga Juli 2026?

Mandiri Sekuritas mencatat nilai transaksi YTD Juli 2026 sebesar Rp614,75 triliun, berdasarkan dataset yang diberikan.

Berapa nilai transaksi UBS Sekuritas Indonesia?

UBS Sekuritas Indonesia mencatat nilai transaksi sebesar Rp612,63 triliun hingga Juli 2026.

Broker mana yang mencatat pertumbuhan transaksi tertinggi?

Stockbit Sekuritas Digital mencatat pertumbuhan nilai transaksi tertinggi dalam daftar 15 broker tersebut, yakni 326,89% dibandingkan YTD Juli 2025.

Apakah Stockbit otomatis menjadi broker terbaik karena nilai transaksinya terbesar?

Tidak. Nilai transaksi hanya menunjukkan besarnya nilai perdagangan yang ditangani perusahaan sekuritas. Investor tetap perlu mempertimbangkan biaya transaksi, kualitas aplikasi, stabilitas sistem, layanan nasabah, fitur perdagangan, riset dan faktor lainnya.

Berapa nilai transaksi gabungan tiga broker terbesar?

Stockbit, Mandiri Sekuritas dan UBS Sekuritas Indonesia mencatat nilai transaksi gabungan sekitar Rp1.892,60 triliun berdasarkan angka dalam dataset.


Berapa pangsa tiga broker terbesar?

Berdasarkan pangsa dalam dataset, Stockbit, Mandiri Sekuritas dan UBS Sekuritas Indonesia memiliki pangsa gabungan sekitar 31,13%.


Sumber Data:

Bursa Efek Indonesia — Monthly Statistics Juli 2026 (PDF)

Bursa Efek Indonesia — Data Pasar dan Laporan Statistik

0 Comments

Posting Komentar

Berita Terbaru

    Laporan Keuangan

      Dividen Saham