Broker Asing Terbesar di Indonesia Berdasarkan Modal Kerja dan Nilai Transaksi BEI

Broker Asing Terbesar di Indonesia Berdasarkan Modal Kerja dan Nilai Transaksi BEI

Mediasaham.com - Broker asing terbesar di Indonesia merupakan sarana utama bagi investor global dan institusi internasional untuk bertransaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Berperan sebagai Anggota Bursa (AB), sekuritas-sekuritas asing ini tidak hanya memfasilitasi perdagangan saham bernilai triliunan rupiah, tetapi juga menjaga dinamika pasar modal nasional.

Ilustrasi Tempat Kantor Broker Asing di Indonesia. Adit Saputra/Mediasaham.com 

Broker asing melayani berbagai segmen investor, mulai dari investor ritel hingga lembaga keuangan berskala besar, seperti manajer investasi, dana pensiun, dan investor institusi global.

Untuk mengetahui perusahaan sekuritas asing terbesar di Indonesia, terdapat dua indikator penting yang dapat digunakan, yaitu Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) dan nilai transaksi saham di BEI.

MKBD menggambarkan kekuatan permodalan perusahaan sekuritas dalam menjalankan kegiatan usahanya. Sementara itu, nilai transaksi menunjukkan besarnya aktivitas perdagangan yang difasilitasi oleh masing-masing broker.

Berdasarkan profil Anggota Bursa BEI, Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) menempati posisi pertama sebagai broker asing dengan MKBD terbesar pada Oktober 2026, mencapai Rp2,36 triliun.

Sementara itu, berdasarkan nilai transaksi saham sepanjang Januari hingga September 2026, UBS Sekuritas Indonesia (AK) menjadi broker asing dengan nilai transaksi terbesar, mencapai Rp740,53 triliun.

IHSG Sepekan 26–30 Oktober 2026 Anjlok 7,03%, Asing Net Sell Rp3,05 Triliun dan Saham MKNT Meroket 83%

IHSG Sepekan 26–30 Oktober 2026 Anjlok 7,03%, Asing Net Sell Rp3,05 Triliun dan Saham MKNT Meroket 83%

MEDIASAHAM.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan besar sepanjang perdagangan pekan 26–30 Oktober 2026. Indeks saham Indonesia ditutup di level 5.057,050 pada Jumat (30/10/2026), melemah 382,208 poin atau 7,03% dibandingkan penutupan pekan sebelumnya di posisi 5.439,258.

Koreksi tersebut membuat kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) menyusut Rp721 triliun dalam satu pekan, dari Rp9.583 triliun menjadi Rp8.862 triliun. Pada periode yang sama, investor asing membukukan jual bersih atau net sell sebesar Rp3,05 triliun.

IDX Jakarta
Gedung Bursa Efek Indonesia. Adit Saputra / Mediasaham.com

IHSG Kehilangan 382 Poin dalam Sepekan

Pergerakan IHSG selama pekan terakhir Oktober 2026 menunjukkan tekanan yang cukup besar. Pada akhir pekan sebelumnya, indeks masih berada di level 5.439,258. Namun, hingga penutupan Jumat, posisinya turun menjadi 5.057,050.

94 Daftar Pinjaman Online Legal Terdaftar OJK Terbaru 2026 (Resmi & Aman)

94 Daftar Pinjaman Online Legal Terdaftar OJK Terbaru 2026 (Resmi & Aman)

Mediasaham.com - Mencari pinjaman online OJK terpercaya menjadi langkah krusial bagi masyarakat yang membutuhkan dana cepat melalui layanan digital. Maraknya aplikasi pinjaman bodong membuat kita harus ekstra hati-hati. Menggunakan layanan dari penyelenggara yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah syarat utama agar terhindar dari jeratan bunga tidak wajar dan intimidasi penagihan.

Berdasarkan dokumen resmi Direktori Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) OJK per Juli 2026, saat ini terdapat 94 perusahaan fintech lending resmi yang beroperasi di Indonesia.

Ilustrasi daftar pinjaman online legal dan terdaftar di OJK. Adit Saputra/Mediasaham.com

Simak daftar lengkap pinjol legal 2026, perbedaan sistem konvensional vs syariah, hingga panduan aman mengajukan pendanaan di bawah ini.

Apa Itu Pinjaman Online Legal OJK?

Pinjaman online legal (sering disebut fintech P2P lending atau LPBBTI) adalah penyelenggara layanan pendanaan berbasis teknologi yang telah mengantongi izin operasional resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Berbeda dengan pinjol ilegal, penyelenggara resmi OJK wajib mematuhi regulasi ketat, seperti:

  • Transparansi Bunga & Biaya: Seluruh manfaat ekonomi, biaya administrasi, dan denda wajib diinformasikan di awal secara transparan.
  • Batasan Akses Data Pribadi: Aplikasi hanya diperbolehkan mengakses fitur CAMILAN (Camera, Microphone, Location) pada smartphone Anda.
  • Etika Penagihan: Penagihan wajib mematuhi kode etik Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

Daftar Pinjaman Online Terdaftar dan Berizin di OJK 2026

Berikut adalah tabel 94 daftar pinjaman online legal OJK per Juli 2026 beserta jenis usaha dan alamat situs resminya:

No. Nama Perusahaan Nama Layanan Jenis Usaha Alamat Website Resmi
1PT Pasar Dana PinjamanDanamasKonvensionalp2p.danamas.co.id
2PT Amartha Mikro FintekAmarthaKonvensionalamartha.com
3PT Indo Fin TekDompet KilatKonvensionaldompetkilat.co.id
4PT Creative Mobile AdventureBoostKonvensionalmyboost.co.id
5PT Toko Modal Mitra UsahaTokomodalKonvensionaltokomodal.co.id
6PT Mitrausaha Indonesia GrupModalkuKonvensionalmodalku.co.id
7PT Pendanaan Teknologi NusaKTA KilatKonvensionalpendanaan.com
8PT Kredit Pintar IndonesiaKredit PintarKonvensionalkreditpintar.com
9PT Oriente Mas SejahteraFinmasKonvensionalfinmas.co.id
10PT Aman Cermat CepatKlikA2CKonvensionalklika2c.co.id
11PT Akseleran Keuangan Inklusif IndonesiaAkseleranKonvensionalakseleran.co.id
12PT Ammana Fintek SyariahAmmanaSyariahammana.id
13PT Dana Pinjaman InklusifPinjamanGoKonvensionalpinjamango.co.id
14PT Lunaria Annua TeknologiKoinP2PKonvensionalkoinp2p.com
15PT Pohon Dana IndonesiaPohondanaKonvensionalpohondana.id
16PT Mekar Investama TeknologiMekarKonvensionalmekar.id
17PT Pembiayaan Digital IndonesiaAdaKamiKonvensionaladakami.id
18PT Esta Kapital FintekEsta KapitalKonvensionalestakapital.co.id
19PT Tri Digi FinKreditProKonvensionalkreditpro.id
20PT Fintegra Homido IndonesiaFINTAGKonvensionalfintag.id
21PT Kredit Utama Fintech IndonesiaRupiahCepatKonvensionalrupiahcepat.co.id
22PT Mediator Komunitas IndonesiaCrowdoKonvensionalcrowdo.co.id
23PT Artha Dana TeknologiIndodanaKonvensionalindodanafintech.co.id
24PT JULO Teknologi FinansialJULOKonvensionaljulo.co.id
25PT Progo Puncak GroupPinjaminKonvensionalpinjamwinwin.com
26PT Pindar Berbagi BersamaDanaKrediKonvensionaldanakredi.com
27PT Indonusa Bara SejahteraOVO FinansialKonvensionalovo.finansial.com
28PT Finansial Integrasi TeknologiPinjamModalKonvensionalpinjammodal.id
29PT Alami Fintek ShariaAlamiSyariahalamisharia.co.id
30PT Simplefi Teknologi IndonesiaAwanTunaiKonvensionalawantunai.co.id
31PT Dana Kini IndonesiaBantuFazzKonvensionalbantufazz.id
32PT Abadi Sejahtera FinansindoSingaKonvensionalsinga.id
33PT Intekno RayaDanamerdekaKonvensionaldanamerdeka.co.id
34PT Indonesia Fintopia TechnologyEasycashKonvensionaleasycash.id
35PT Kuaikuai Tech IndonesiaPinjamyukKonvensionalpinjamyuk.co.id
36PT Rezeki Bersama TeknologiFinplusKonvensionalfinplus.co.id
37PT Uangme Fintek IndonesiaUangmeKonvensionaluangme.id
38PT Stanford Teknologi IndonesiaPinjamDuitKonvensionalpinjamduit.co.id
39PT Dana Syariah IndonesiaDANA SYARIAHSyariahdanasyariah.id
40PT Berdayakan Usaha IndonesiaBATUMBUKonvensionalbatumbu.id
41PT Artha Permata MakmurCashcepatKonvensionalcashcepat.id
42PT Pinjaman Kemakmuran RakyatklikUMKMKonvensionalklikUMKM.co.id
43PT Kredit Plus TeknologiPinjam GampangKonvensionalkreditplusteknologi.id
44PT Cicil Solusi Mitra TeknologicicilKonvensionalcicil.co.id
45PT Lumbung Dana IndonesiaRpDanaKonvensionalrpdana.co.id
46PT Inovasi Terdepan NusantaraKrediOneKonvensional360kredi.id
47PT Kreditku Teknologi IndonesiaKredinesiaKonvensionalkredinesia.co.id
48PT Pinduit Teknologi IndonesiaPintekKonvensionalpintek.id
49PT Modal Rakyat IndonesiaModalRakyatKonvensionalmodalrakyat.id
50PT Anugerah Digital IndonesiaSOLUSIKUKonvensionalsolusi-ku.id
51PT Idana Solusi SejahteraCairinKonvensionalcairin.id
52PT Trust Teknologi FinansialDanakuKonvensionaldanaku.id
53PT Harapan Fintech IndonesiaKLIK KAMIKonvensionalklikkami.co.id
54PT Duha Madani SyariahDuha SYARIAHSyariahduhasyariah.com
55PT Sol Mitra FintecInvoilaKonvensionalinvoila.co.id
56PT Satustop Finansial SolusiSanders One Stop SolutionKonvensionalsanders.co.id
57PT Dana Bagus IndonesiaDanaBagusKonvensionaldanabagus.id
58PT Teknologi Merlin SejahteraUKUKonvensionalukuindo.com
59PT Fintek Digital IndonesiaKREDITOKonvensionalkredito.id
60PT Info Tekno SiagaAdaPundiKonvensionaladapundi.com
61PT Lentera Dana NusantaraLentera Dana NusantaraKonvensionallenteradana.co.id/lender/
62PT Solusi Teknologi FinansialModal NasionalKonvensionalmodalnasional.co.id
63PT Komunal Finansial IndonesiaKomunalKonvensionalkomunal.co.id
64PT Cerita Teknologi IndonesiaRestock.IDKonvensionalrestock.id
65PT Grha Dana BersamaAvanteeKonvensionalavantee.co.id
66PT Gradana Teknoruci IndonesiaGradanaKonvensionalgradana.co.id
67PT Inclusive Finance GroupDanacitaKonvensionaldanacita.co.id
68PT IKI Karunia IndonesiaPijarKonvensionalpijar.com
69PT Finansia Aira TeknologiIvojiKonvensionalivoji.id
70PT Bursa Akselerasi IndonesiaIndofund.idKonvensionalindofund.id
71PT LinkAja Modalin NusantaraiGrowKonvensionaligrow.asia
72PT Adiwisista Finansial TeknologiDanai.idKonvensionaldanai.id
73PT Fidac Inovasi TeknologiDUMIKonvensionalminjem.com
74PT Lampung Berkah Finansial TeknologiLAHAN SIKAMKonvensionallahansikam.co.id
75PT Qazwa Mitra Hasanahqazwa.idSyariahqazwa.id
76PT KrediFazz Digital IndonesiaKrediFazzKonvensionalkredifazz.id
77PT Doeku Peduli IndonesiaKreditOKKonvensionalkreditok.id
78PT Aktivaku Investama TeknologiAktivakuKonvensionalaktivaku.com
79PT Mulia Inovasi DigitalDanainKonvensionaldanain.co.id
80PT Indosaku Digital TeknologiIndosakuKonvensionalindosaku.id
81PT Fintech Bina BangsaEDUFUNDKonvensionaledufund.co.id
82PT Kreasi Anak IndonesiaGandengTanganKonvensionalgandengtangan.co.id
83PT Piranti Alphabet PerkasaPAPITUPI SYARIAHSyariahpapitupisyariah.com
84PT Smartec Teknologi IndonesiaBantuSakuKonvensionalbantusaku.id
85PT Digital Micro IndonesiadanabijakKonvensionaldanabijak.com
86PT Solid Fintek IndonesiaAdaModalKonvensionaladamodal.co.id
87PT Sejahtera Sama KitaSamaKitaKonvensionalsamakita.co.id
88PT Kawan Cicil Teknologi UtamaKawanCicilKonvensionalkawancicil.co.id
89PT Klikcair Magga JayaKlikCairKonvensionalklikcair.com
90PT Ethis Fintek IndonesiaETHISSyariahethis.co.id
91PT Sahabat Mikro FintekSAMIRKonvensionalsamir.co.id
92PT Plus Ultra AbadiUATASKonvensionaluatas.id
93PT Pintar Inovasi DigitalAsetkuKonvensionalasetku.co.id
94PT Mapan Global ReksaFindayaKonvensionalfindaya.co.id

Perbedaan Pinjaman Online Konvensional dan Syariah

Dalam sistem fintech lending OJK, terdapat dua kategori jenis usaha yang dapat dipilih sesuai kebutuhan nasabah:

1. Pinjaman Online Konvensional

Menggunakan skema pinjam-meminjam berbasis perjanjian baku. Imbal hasil atau beban pinjaman dinyatakan dalam bentuk suku bunga/manfaat ekonomi harian atau bulanan, ditambah biaya administrasi transparan yang disepakati bersama.

2. Pinjaman Online Syariah

Menjalankan operasional berdasarkan akad-akad syariah (seperti Murabahah, Ijarah, atau Mudharabah). Pinjaman ini bebas risywah dan riba, serta diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) internal perusahaan.

Baca: Bunga Deposito Jenius Terbaru 5,25%: Simulasi Rp100 Juta, Rp500 Juta, Rp1 Miliar dan LPS

5 Panduan Aman Mengajukan Pinjaman Online Terpercaya

Agar Anda tidak terjebak dalam masalah finansial di kemudian hari, ikuti langkah cerdas berikut sebelum mengajukan kredit digital:

  1. Verifikasi Ulang Legalitas di Kontak OJK Sebelum mengunduh aplikasi, cek status izinnya melalui Kontak OJK di WhatsApp 081-157-157-157, call center 157, atau situs ojk.go.id.
  2. Gunakan Situs dan Aplikasi Resmi Waspadai aplikasi tiruan (phishing). Selalu unduh aplikasi langsung dari Google Play Store / Apple App Store resmi atau akses via tautan domain resmi perusahaan.
  3. Pahami Suku Bunga dan Total Biaya Hitung total kewajiban bayar (pokok + bunga + biaya admin + denda keterlambatan). Pastikan Anda memahami estimasi simulasi cicilan sebelum menekan tombol persetujuan.
  4. Jaga Kerahasiaan Data Pribadi Jangan pernah membagikan kode OTP, password, atau nomor PIN kepada siapapun. Ingat, pinjol resmi tidak akan pernah meminta akses ke seluruh daftar kontak HP Anda.
  5. Sesuaikan Utang dengan Rasio Keuangan Pastikan total beban cicilan harian atau bulanan Anda tidak melebihi 30% dari total pendapatan bulanan. Gunakan pinjaman hanya untuk kebutuhan mendesak atau modal produktif, bukan gaya hidup (konsumtif).

FAQ: Pertanyaan Populer Seputar Pinjol Legal OJK 2026

Q: Ada berapa banyak pinjol resmi OJK pada tahun 2026?

A: Menurut data Direktori Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi OJK per Juli 2026, terdapat 94 penyelenggara yang terdaftar dan berizin resmi.

Q: Ciri utama pinjol ilegal yang paling mudah dikenali?

A: Menawarkan pinjaman via SMS/WhatsApp pribadi, meminta akses ke seluruh kontak/galeri HP, serta menetapkan bunga dan denda tanpa kejelasan di awal.

Q: Apakah semua pinjol terdaftar di OJK aman digunakan?

A: Legalitas menjamin bahwa platform tersebut diawasi hukum. Namun, keamanan finansial Anda tetap bergantung pada kemampuan Anda mengelola cicilan dan mengukur rasio utang pribadi.

Baca: Bunga Deposito LINE Bank Tertinggi 7,50% Per Tahun, Cek Simulasi dan Jaminan LPS

Kesimpulan

Menggunakan layanan pinjaman online legal OJK 2026 memberikan rasa aman karena operasionalnya terlindungi oleh payung hukum regulasi OJK. Dari 94 entri penyedia pendanaan yang ada, pastikan Anda memilih platform yang sesuai dengan profil kebutuhan, jenis usaha (konvensional/syariah), serta kemampuan finansial Anda.

Selalu bijak dalam mengelola keuangan dan jangan menjadikan kecepatan pencairan dana sebagai satu-satunya pertimbangan dalam memilih pinjaman online.

Sumber Data: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) – Direktori Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi Juli 2026.

24 Daftar Broker Saham Asing di Indonesia

24 Daftar Broker Saham Asing di Indonesia

Kode broker asing di Indonesia menjadi salah satu informasi yang sering dicari investor saham, terutama ketika ingin melihat siapa yang melakukan transaksi jual beli saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Setiap perusahaan sekuritas yang menjadi anggota bursa memiliki kode broker saham yang terdiri dari dua huruf. Kode tersebut digunakan untuk mengenali perusahaan sekuritas dalam aktivitas transaksi saham di BEI.

Dengan mengetahui kode broker asing, investor dapat lebih mudah membaca aktivitas transaksi saham, termasuk ketika melihat data broker summary atau broker flow.

Namun, perlu dipahami bahwa keberadaan broker asing dalam transaksi saham tidak otomatis berarti saham tersebut akan naik. Data broker sebaiknya digunakan sebagai salah satu bahan analisis, bukan sebagai satu-satunya dasar untuk membeli atau menjual saham.

broker asing
Daftar broker asing di Indonesia. Sumber foto Kuhuni.com

Apa Itu Kode Broker Asing?

Kode broker asing adalah kode dua huruf yang digunakan untuk mengidentifikasi perusahaan sekuritas yang dikategorikan sebagai broker asing dalam data transaksi saham.

Di Bursa Efek Indonesia, setiap perusahaan sekuritas memiliki kode broker tersendiri. Contohnya, YP merupakan kode Mirae Asset Sekuritas Indonesia, sedangkan BK merupakan kode J.P. Morgan Sekuritas Indonesia.

Kode broker ini dapat ditemukan ketika investor melihat data transaksi berdasarkan broker, termasuk data broker summary, broker flow, net buy, net sell, maupun nilai transaksi saham.

Sementara itu, broker lokal merupakan perusahaan sekuritas yang dikategorikan sebagai broker lokal.

Saratoga (SRTG) Mencetak Laba Rp3,47 triliun dan Aset Naik Jadi Rp65,01 triliun per September 2026

Saratoga (SRTG) Mencetak Laba Rp3,47 triliun dan Aset Naik Jadi Rp65,01 triliun per September 2026

Mediasaham.com, Jakarta — PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG) membukukan laba periode berjalan sebesar Rp3,47 triliun pada sembilan bulan pertama 2026, berbalik dari rugi Rp2,43 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Perbaikan kinerja terutama ditopang oleh keuntungan neto atas investasi pada saham dan efek lainnya yang berbalik positif.

Edwin Soeryadjaya (kiri), Hoesen (tengah), and Sandiaga Uno (kanan). Foto Saratoga

Dalam laporan keuangan konsolidasian interim yang tidak diaudit, Saratoga mencatat laba sebelum pajak Rp4,76 triliun hingga 30 September 2026, dibandingkan rugi sebelum pajak Rp3,21 triliun pada sembilan bulan pertama 2025.

Di sisi neraca, total aset Saratoga juga meningkat menjadi Rp65,01 triliun per 30 September 2026 dari Rp62,51 triliun pada akhir Desember 2025. Sementara itu, pinjaman turun signifikan menjadi Rp548,31 miliar dari Rp1,45 triliun.

Selamat Sempurna (SMSM) Bagikan Dividen Interim Ketiga Rp45 per Saham, Cair 26 November 2026

Selamat Sempurna (SMSM) Bagikan Dividen Interim Ketiga Rp45 per Saham, Cair 26 November 2026

MEDIASAHAM.COM – PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) kembali membagikan dividen kepada pemegang saham. Perseroan menetapkan dividen interim ketiga tahun buku 2026 sebesar Rp45 per saham.

Keputusan tersebut ditetapkan Direksi PT Selamat Sempurna pada Jumat, 30 Oktober 2026, dengan persetujuan Dewan Komisaris. Dividen interim tersebut merupakan pembagian untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2026.

dividen saham
Ilustrasi pembagian dividen. Adit Saputra / Mediasaham.com

Jadwal Dividen Interim SMSM 2026

Pemegang saham yang ingin memperoleh dividen interim ketiga SMSM perlu memperhatikan jadwal cum date dan recording date berikut:

Pulau Subur (PTPS) Bagikan Dividen Interim Rp2 per Saham, Cair 18 November 2026

Pulau Subur (PTPS) Bagikan Dividen Interim Rp2 per Saham, Cair 18 November 2026

MEDIASAHAM.COM – PT Pulau Subur Tbk (PTPS) memutuskan membagikan dividen interim sebesar Rp2 per saham kepada para pemegang saham. Pembagian dividen tersebut berdasarkan kinerja keuangan perseroan per 30 September 2026.

Keputusan pembagian dividen interim ini tertuang dalam Surat Keputusan Direksi PT Pulau Subur Tbk Nomor 001/DIR-PS/X/2026 tanggal 28 Oktober 2026. Direksi dan Dewan Komisaris perseroan telah menyetujui pelaksanaan pembagian dividen tersebut.

dividen BSBK 2026
Ilustrasi Nilai dividen saham yang terus bertumbuh dari tahun ke tahun. Radit M. Pase / Mediasaham.com

Adapun pembayaran dividen interim PTPS dijadwalkan berlangsung pada 18 November 2026. Pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah investor yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 6 November 2026 pukul 16.00 WIB.

Jadwal Dividen Interim PTPS 2026

Berikut jadwal lengkap pembagian dividen interim PT Pulau Subur Tbk:

Keterangan Tanggal
Cum dividen pasar reguler dan negosiasi 4 November 2026
Ex dividen pasar reguler dan negosiasi 5 November 2026
Cum dividen pasar tunai 6 November 2026
Ex dividen pasar tunai 9 November 2026
Recording date 6 November 2026
Pembayaran dividen 18 November 2026

Cara Pembayaran Dividen PTPS

Bagi pemegang saham yang sahamnya disimpan dalam penitipan kolektif Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), pembayaran dividen akan dilakukan melalui KSEI.

CNMA Tebar Dividen Interim Rp4 per Saham, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini

CNMA Tebar Dividen Interim Rp4 per Saham, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini

MEDIASAHAM.COM — PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA), pengelola jaringan bioskop Cinema XXI, secara resmi mengumumkan rencana pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026. Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, emiten berkode saham CNMA ini bakal menebar dividen tunai sebesar Rp4 per saham.

Teater Deluxe XXI. Dok XXI

Keputusan pembagian dividen interim tersebut telah mengantongi persetujuan dari Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan melalui Keputusan Direksi Nomor 141/NSR-SK-BOD/X/2026 dan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 142/NSR-SK-BOC/X/2026 yang ditetapkan pada 27 Oktober 2026.

Laba PT Vale Indonesia (INCO) Meroket 180% Jadi AS$147,1 Juta  per September 2026

Laba PT Vale Indonesia (INCO) Meroket 180% Jadi AS$147,1 Juta per September 2026

MEDIASAHAM.COM, Jakarta – PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencatat kinerja keuangan yang semakin kuat hingga kuartal III 2026. Perseroan membukukan laba bersih sebesar AS$147 juta sepanjang sembilan bulan pertama 2026, hampir tiga kali lipat dibandingkan AS$52 juta pada periode yang sama tahun 2025.

Peningkatan kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan, kenaikan volume penjualan nikel matte, serta semakin besarnya kontribusi penjualan bijih nikel dari Blok Bahodopi dan Blok Pomalaa.

batubara
PT Vale Indonesia (INCO)

Pendapatan INCO Tumbuh 27%

PT Vale Indonesia mencatat pendapatan sebesar AS$896 juta pada 9M26, meningkat 27% dibandingkan AS$705 juta pada 9M25.

Pada kuartal III 2026 saja, pendapatan mencapai AS$353 juta, naik dari AS$290 juta pada kuartal II 2026.

Perseroan menyebut kenaikan pendapatan terutama didorong oleh peningkatan volume pengiriman nikel matte serta kontribusi penjualan bijih nikel dari operasi Bahodopi dan Pomalaa.

Laba Saham PADA Melonjak 333% Jadi Rp3,4 Miliar hingga September 2026

Laba Saham PADA Melonjak 333% Jadi Rp3,4 Miliar hingga September 2026

Mediasaham.com, Jakarta - PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) membukukan pertumbuhan kinerja yang signifikan sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Pendapatan perseroan hampir mencapai Rp1,4 triliun, sementara laba bersih melonjak lebih dari empat kali lipat menjadi Rp3,4 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan interim per 30 September 2026 yang belum diaudit, pendapatan usaha PADA tercatat Rp1.398,1 miliar, naik 75,9% dibandingkan Rp794,7 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan pendapatan tersebut terutama ditopang oleh bisnis Courier Services, jasa Fiber to the Home (FTTH) dan Project Management Office (PMO), serta layanan Technical Services.

Layanan Jasa Perkantoran. Dok. PADA

Laba Bersih PADA Tumbuh 333%

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bruto PADA meningkat 72,1% menjadi Rp50,0 miliar dari Rp29,0 miliar pada sembilan bulan pertama 2025.

Beban pokok pendapatan tercatat sekitar Rp1,3 triliun, meningkat 76,1% secara tahunan. Kenaikan tersebut sejalan dengan meningkatnya aktivitas penyediaan jasa alih daya dan layanan pendukung operasional kepada klien.

Dengan demikian, margin laba bruto PADA berada di level sekitar 3,6%, relatif tidak banyak berubah dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Meski margin relatif stabil, peningkatan skala bisnis membuat laba bruto bertambah sekitar Rp20,9 miliar secara tahunan.

IHSG Anjlok 3,49% ke 5.098, Investor Asing Net Sell Rp1,08 Triliun

IHSG Anjlok 3,49% ke 5.098, Investor Asing Net Sell Rp1,08 Triliun

MEDIASAHAM.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan tajam pada perdagangan Kamis (29/10/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup merosot 184,255 poin atau 3,49% ke level 5.098,057.

Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak konsisten di zona merah dengan level tertinggi harian di 5.320,895 sebelum akhirnya parkir di level terendahnya hari ini. Secara year-to-date (YTD), kinerja IHSG tercatat terkoreksi hingga 41,04%.

Aktivitas perdagangan mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp11,29 triliun dengan volume 22,64 miliar saham dari 1,31 juta kali frekuensi transaksi. Adapun total kapitalisasi pasar bursa tercatat di angka Rp8.967 triliun.

Ilustrasi IHSG Anjlok 3,49%. Adit Saputra/Mediasaham.com

Tekanan Jual Investor Asing Terus Berlanjut

Investor asing terpantau kembali melakukan aksi jual bersih (net sell). Pada perdagangan hari ini, nilai net sell asing mencapai Rp1,08 triliun atau setara US$59,40 juta.

Dengan tambahan tersebut, akumulasi jual bersih investor asing sejak awal tahun telah membengkak hingga Rp97,78 triliun (US$5,39 miliar).

Chandra Asri (TPIA) Siapkan Buyback Rp2 Triliun, Maksimal 1,6 Miliar Saham

Chandra Asri (TPIA) Siapkan Buyback Rp2 Triliun, Maksimal 1,6 Miliar Saham

MEDIASAHAM.COM - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) berencana melakukan pembelian kembali saham atau buyback dengan dana maksimal Rp2 triliun. Aksi korporasi tersebut akan dilakukan mulai 29 Oktober 2026 hingga 28 Januari 2027.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang diterbitkan TPIA pada 29 Oktober 2026, perseroan akan menggunakan kas internal secara bertahap untuk membiayai aksi buyback, termasuk biaya transaksi, komisi broker, dan biaya lain yang berkaitan dengan pembelian kembali saham.

Chandra Asri Pacific Tbk (chandra-asri.com) 

TPIA Siapkan Rp2 Triliun untuk Buyback

Dalam keterbukaan informasi tersebut, Chandra Asri menyatakan dana yang dialokasikan untuk pembelian kembali saham mencapai sebanyak-banyaknya Rp2.000.000.000.000 atau Rp2 triliun.

Perseroan menegaskan dana tersebut berasal sepenuhnya dari kas internal. Dengan demikian, pelaksanaan buyback tidak akan menggunakan sumber pendanaan eksternal.

TPIA menyatakan memiliki arus kas yang cukup untuk membiayai transaksi buyback sekaligus menjalankan kegiatan usaha dan belanja modal.

Anak Usaha DOID Gelar BUMA School: Jangkau 2.236 Siswa SMK, 400 Alumni Terbukti Terserap Kerja

Anak Usaha DOID Gelar BUMA School: Jangkau 2.236 Siswa SMK, 400 Alumni Terbukti Terserap Kerja

MEDIASAHAM.COM – PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), anak usaha PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID), terus memperkuat program pendidikan vokasi melalui BUMA School. Sejak pertama kali dijalankan pada 2018, program tersebut telah menjangkau 2.236 siswa dari berbagai SMK di Indonesia.

Program yang dirancang untuk memperkuat kesiapan kerja generasi muda tersebut juga telah melibatkan dan meningkatkan kapasitas 32 guru serta bekerja sama dengan 16 SMK di tujuh provinsi.

BUMA School

200 Siswa Ikuti BUMA School Tahun Ajaran 2025/2026

Pada tahun ajaran 2025/2026, BUMA School diikuti oleh 200 siswa dari 10 SMK yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.

Seluruh peserta berhasil menyelesaikan rangkaian program dan memperoleh sertifikasi Basic Mechanic Course. Dari jumlah tersebut, sebanyak 170 siswa juga berhasil memperoleh sertifikasi kompetensi mekanik dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Garuda Metalindo (BOLT) Targetkan Laba 2026 Tumbuh 15%, Ekspor Dipatok Naik 5-10%

Garuda Metalindo (BOLT) Targetkan Laba 2026 Tumbuh 15%, Ekspor Dipatok Naik 5-10%

MEDIASAHAM.COM – PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) menargetkan pertumbuhan laba sebesar 15% pada 2026. Perseroan mengandalkan lokalisasi proyek OEM yang telah dikembangkan pada tahun-tahun sebelumnya untuk mendorong realisasi bisnis tahun ini.

Target tersebut disampaikan manajemen Garuda Metalindo dalam paparan publik tahunan. Dalam agenda tersebut, manajemen juga memaparkan strategi ekspor, peluang industri kendaraan listrik atau electric vehicle (EV), hingga rencana ekspansi perseroan.

Produk Metalindo (BOLT)

BOLT Bidik Laba Tumbuh 15%

Investor Relations Garuda Metalindo menjelaskan bahwa perseroan menargetkan profit tumbuh 15% pada 2026.

Salah satu strategi yang disiapkan adalah mempercepat lokalisasi proyek OEM yang telah dikerjakan pada tahun-tahun sebelumnya agar dapat segera direalisasikan pada 2026.

Strategi lokalisasi tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan untuk memperluas basis bisnis dan meningkatkan kontribusi proyek OEM terhadap kinerja Garuda Metalindo.

Metrodata Electronics (MTDL) Raih Pendapatan Rp22,09 Triliun, Laba Naik 2,33% hingga September 2026

Metrodata Electronics (MTDL) Raih Pendapatan Rp22,09 Triliun, Laba Naik 2,33% hingga September 2026

Mediasaham.com, Jakarta — PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) membukukan pendapatan bersih sebesar Rp22,09 triliun hingga September 2026, meningkat 17,46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp18,81 triliun.

Pertumbuhan pendapatan tersebut diikuti kenaikan laba kotor dan laba bersih. Laba tahun berjalan MTDL mencapai Rp688,10 miliar, naik 2,33% dari Rp672,41 miliar pada periode yang sama 2025. Namun, laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 5,47% menjadi Rp443,92 miliar.

Ilustrasi Kinerja Metrodata Electronics Tbk (MTDL). Radit M. Pase/Mediasaham.com

Jadwal Dividen JAPFA 2026: JPFA Tebar Dividen Interim Rp1,05 Triliun, Yield 5,06%

Jadwal Dividen JAPFA 2026: JPFA Tebar Dividen Interim Rp1,05 Triliun, Yield 5,06%

Jadwal Dividen JAPFA 2026: JPFA Tebar Dividen Interim Rp1,05 Triliun, Yield 5,06% - Mediasaham.com
MEDIASAHAM.COM, JAKARTA — PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) resmi mengumumkan rencana pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026. Emiten unggas (poultry) terkemuka ini menyiapkan total dana mencapai Rp1,05 triliun bagi para pemegang sahamnya.

Berdasarkan pengumuman resmi perseroan pada Rabu (28/10/2026), keputusan pembagian dividen interim ini telah ditetapkan oleh Direksi dan memperoleh persetujuan Dewan Komisaris pada 27 Oktober 2026. Alokasi dividen mengacu pada kinerja laba bersih perseroan selama periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026.

Pakan ternak ayam JPFA

Japfa Comfeed akan membagikan dividen tunai interim dengan nilai total Rp1.052.780.364.090, atau setara dengan Rp90 per lembar saham.

Mengacu pada harga penutupan saham JPFA per 27 Oktober 2026 di level Rp1.780 per lembar saham, maka nilai dividen yield interim yang diperoleh investor adalah sebesar 5,06%. Tingkat pengembalian langsung ini tergolong menarik untuk ukuran dividen interim.

Dividen DMAS dari Tahun ke Tahun: Histori Pembagian, Tren 5-10 Tahun dan Prospeknya

Dividen DMAS dari Tahun ke Tahun: Histori Pembagian, Tren 5-10 Tahun dan Prospeknya

Mediasaham.com — PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), pengembang kawasan industri Terpadu Kota Deltamas, memiliki rekam jejak (track record) yang teruji dalam mendistribusikan dividen tunai kepada para pemegang sahamnya sejak mencatatkan saham perdana (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia pada 2015.

Sebagai salah satu emiten yang dikenal royal membagikan laba, histori dividen DMAS mencatatkan fluktuasi nominal dari tahun ke tahun. Fluktuasi ini dipengaruhi oleh kinerja penjualan lahan (marketing sales), realisasi laba bersih, serta kebijakan dividen interim maupun dividen final perusahaan.

Dividen DMAS dari Tahun ke Tahun

Lantas, bagaimana rincian histori pembagian dividen DMAS selama rentang 5 hingga 10 tahun terakhir, serta berapa dividen kumulatif yang dibagikan pada 2026? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Rangkuman Kinerja IHSG 28 Oktober 2026: IHSG Menguat 0,31%, Asing Beli Bersih Rp665,22 miliar, BBCA Rajai Transaksi dan KOPI Jadi Top Gainer

Rangkuman Kinerja IHSG 28 Oktober 2026: IHSG Menguat 0,31%, Asing Beli Bersih Rp665,22 miliar, BBCA Rajai Transaksi dan KOPI Jadi Top Gainer

Mediasaham.com - IHSG menguat pada perdagangan Rabu, 28 Oktober 2026. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup di level 5.282,312 atau naik 16,182 poin setara 0,31% dibandingkan penutupan sebelumnya di 5.266,130.

Aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia mencapai nilai Rp15,88 triliun dengan volume sekitar 31,54 miliar saham dan frekuensi 1,54 juta kali transaksi. Investor asing mencatatkan beli bersih atau net buy sebesar Rp665,22 miliar.

Bursa Efek Indonesia
Bursa Efek Indonesia. Adit Saputra / Mediasaham.com

Investor Asing Catat Net Buy Rp665,22 Miliar

Aktivitas investor asing menjadi salah satu sorotan dalam perdagangan saham hari ini. Investor asing membukukan beli bersih sebesar Rp665,22 miliar atau sekitar US$36,58 juta.

Pergerakan harian tersebut berbeda dengan akumulasi transaksi sejak awal tahun. Secara YTD, investor asing masih mencatatkan jual bersih sebesar Rp96.706,15 miliar atau sekitar Rp96,71 triliun. Dalam denominasi dolar AS, nilai jual bersih kumulatif tersebut tercatat sekitar US$5,32 miliar.

HATM Beli Kapal Bulk Carrier Rp457 Miliar, Bakal Disewakan Jangka Panjang ke Pihak Internasional

HATM Beli Kapal Bulk Carrier Rp457 Miliar, Bakal Disewakan Jangka Panjang ke Pihak Internasional

MEDIASAHAM.COM – PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) melakukan transaksi material berupa pembelian satu unit kapal jenis bulk carrier senilai US$25,6 juta atau sekitar Rp457,11 miliar.

Transaksi tersebut dilakukan pada 26 Oktober 2026 dengan pihak ketiga yang tidak memiliki hubungan afiliasi dengan perseroan, yakni Coastline Shipping Limited.

Kapal Bulk Carrier
Ilustrasi Kapal Bulk Carrier UNION LOTUS. Adit Saputra/Mediasaham.com 

HATM Beli Kapal Bulk Carrier UNION LOTUS

Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), objek transaksi merupakan satu unit kapal bulk carrier bernama UNION LOTUS. Setelah transaksi, kapal tersebut akan berganti nama menjadi HABCO ANTLIA.

Nilai pembelian kapal mencapai US$25,6 juta. Jika menggunakan kurs tengah Bank Indonesia (BI) per 30 Juni 2026 sebesar Rp17.856 per dolar AS, nilai transaksi tersebut setara dengan Rp457,11 miliar.

Keterangan Detail
Emiten PT Habco Trans Maritima Tbk
Kode saham HATM
Objek transaksi 1 unit kapal Bulk Carrier
Nama kapal UNION LOTUS
Nama baru HABCO ANTLIA
Nilai transaksi US$25,6 juta
Nilai setara rupiah Rp457,11 miliar
Pihak penjual Coastline Shipping Limited
Hubungan dengan HATM Pihak ketiga nonafiliasi
Tanggal transaksi 26 Oktober 2026

Nilai Transaksi Capai 27,92% dari Ekuitas HATM

Transaksi pembelian kapal tersebut tergolong sebagai transaksi material karena nilainya mencapai 27,92% dari ekuitas perseroan.

HATM mencatat ekuitas sebesar Rp1,637 triliun berdasarkan laporan keuangan yang telah direviu oleh KAP Gideon Adi & Rekan per 30 Juni 2026.

Meski masuk kategori transaksi material, perseroan menyatakan transaksi tersebut tidak memerlukan persetujuan RUPS sesuai dengan ketentuan POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama.

Baca:

  1. BSI (BRIS) Siapkan Kas Rp 500 Miliar untuk Buyback Saham
  2. Bahtera Bumi Raya (PGJO) Dirikan Anak Usaha Baru, Bidik Pengembangan Bisnis Logistik
  3. HATM Beli Kapal Bulk Carrier Rp457 Miliar, Bakal Disewakan Jangka Panjang ke Pihak Internasional
  4. Pukul Rata Kanan Borong Saham MMIX, Kini Kuasai 4,33% Saham
  5. Bank Ina (BINA) Siapkan Private Placement 80 Juta Saham, Pelaksanaan 3 November 2026
  6. MESOP Mitratel Rp582: Harga Eksekusi Opsi Saham MTEL Lebih Mahal 51% dari Harga Pasar!
  7. Market Cap BBCA Anjlok Rp385 Triliun, Nilai Saham Djarum Turun Rp211 Triliun
  8. Perkuat Layanan Offshore, Anak Usaha CDIA Operasikan Kapal MPSV Berteknologi Canggih DP Class III

HATM Ingin Tambah Armada untuk Penuhi Permintaan Pelanggan

Manajemen HATM menjelaskan bahwa salah satu pertimbangan utama pembelian kapal tersebut adalah keterbatasan jumlah armada yang dimiliki perseroan untuk memenuhi permintaan layanan dari pelanggan.

Dengan penambahan kapal HABCO ANTLIA, perseroan berharap kapasitas armadanya meningkat sehingga dapat mengakomodasi permintaan layanan dari para pelanggan.

Perseroan juga memperkirakan pengoperasian kapal tersebut dapat memberikan tambahan pendapatan. Pada akhirnya, HATM menargetkan transaksi ini dapat meningkatkan kinerja keuangan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.

Kapal Akan Disewakan dengan Kontrak Jangka Panjang

Menariknya, kapal yang dibeli HATM tersebut nantinya akan disewakan melalui skema time charter.

Perseroan menyebut kapal tersebut akan disewakan berdasarkan kontrak jangka panjang kepada pihak ketiga dari luar negeri atau internasional yang tidak memiliki hubungan afiliasi dengan HATM.

Skema tersebut berpotensi memberikan sumber pendapatan dari pengoperasian kapal dalam jangka panjang. Namun, keterbukaan informasi HATM tidak mengungkapkan nilai kontrak sewa maupun besaran pendapatan yang akan diperoleh dari kontrak tersebut.

Aset Lancar HATM Diproyeksi Turun, Aset Tidak Lancar Naik

Dari sisi kondisi keuangan, transaksi pembelian kapal tersebut akan mengubah struktur aset HATM.

Perseroan memperkirakan nilai aset lancar akan mengalami penurunan sebesar 24,76%. Di sisi lain, nilai aset tidak lancar diperkirakan meningkat sebesar 33,36%.

Perubahan tersebut dihitung dengan menggunakan angka dalam laporan keuangan limited review per 30 Juni 2026 yang telah disampaikan HATM melalui sistem pelaporan BEI pada 21 Oktober 2026.

Transaksi Pembelian Kapal Dinilai Wajar

HATM juga telah memperoleh laporan pendapat kewajaran dari Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan dengan nomor 00122/2.0118-00/BS/05/0520/1/X/2026.

Berdasarkan laporan tersebut, rencana transaksi pembelian kapal dinyatakan wajar.

HATM Bidik Pertumbuhan Pendapatan dan Nilai Pemegang Saham

Penambahan armada menjadi bagian dari strategi HATM untuk meningkatkan kapasitas layanan di tengah permintaan pelanggan yang menurut perseroan belum sepenuhnya dapat dipenuhi dengan jumlah kapal yang tersedia saat ini.

Dengan kapal baru yang akan dioperasikan dan disewakan melalui kontrak time charter jangka panjang, perseroan berharap dapat meningkatkan pendapatan dan kinerja keuangan.

Manajemen juga menyatakan peningkatan kinerja tersebut pada akhirnya diharapkan menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham, termasuk memberikan potensi dividen.

Namun, besaran tambahan pendapatan maupun kontribusi laba dari kapal HABCO ANTLIA belum diungkapkan dalam keterbukaan informasi transaksi material tersebut.


Disclaimer: Artikel ini merupakan konten jurnalistik dari mediasaham.com yang bertujuan memberikan informasi, bukan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual saham tertentu. Segala keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca, dan mediasaham.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Perkuat Layanan Offshore, Anak Usaha CDIA Operasikan Kapal MPSV Berteknologi Canggih DP Class III

Perkuat Layanan Offshore, Anak Usaha CDIA Operasikan Kapal MPSV Berteknologi Canggih DP Class III

CSI Perluas Kapabilitas Offshore Melalui Elara Dalimbar 1, Perkuat Layanan Maritim Nasional

JAKARTA, MEDIASAHAM.COM — PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), melalui anak usahanya PT Chandra Shipping International (CSI), terus mengembangkan kapabilitas layanan logistik maritim untuk mendukung kebutuhan industri energi dan infrastruktur di Indonesia. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui pengoperasian Multi-Purpose Support Vessel (MPSV) Elara Dalimbar 1, yang memperluas kemampuan CSI dalam melayani pekerjaan offshore dengan kebutuhan teknis yang lebih kompleks.

Ilustrasi Kapal MPSV Berteknologi Canggih DP Class III. Adit Saputra/Mediasaham.com

Pengembangan ini merupakan bagian dari upaya CSI untuk memperkuat portofolio bisnis maritim, meningkatkan daya saing layanan, serta mengambil bagian dalam mendukung kebutuhan operasional industri energi dan infrastruktur maritim nasional.

Kapal MPSV Berbendera Indonesia Pertama Berteknologi DP Class III

Elara Dalimbar 1, yang dioperasikan oleh PT ELPI Trans Cargo (ETC) selaku anak usaha CSI, merupakan MPSV berbendera Indonesia pertama yang memiliki kemampuan Dynamic Positioning (DP) Class III. Teknologi ini memungkinkan kapal mempertahankan posisi dan arah secara presisi tanpa harus bergantung pada sistem penjangkaran konvensional, bahkan dalam kondisi lingkungan ekstrem seperti angin kencang, gelombang tinggi, dan arus deras.

Kemampuan tersebut mendukung pelaksanaan pekerjaan offshore yang memerlukan tingkat presisi, keselamatan, dan keandalan tinggi, termasuk kegiatan subsea, serta memperluas jenis layanan maritim yang dapat ditawarkan CSI kepada pelaku industri.

Berita Terbaru

    Belajar Saham

      Dividen Saham