MEDIASAHAM.COM, JAKARTA – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memperluas bisnisnya di luar sektor batubara. Emiten tambang Grup Bakrie ini resmi mengakuisisi seluruh saham Mount Margaret Mining Pty Ltd, perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum Australia, dengan nilai transaksi mencapai US$22,01 juta.
Berdasarkan keterbukaan informasi BUMI kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), transaksi akuisisi tersebut dilakukan pada 23 Oktober 2026 melalui anak usaha Bumi Resources Australia Pty Ltd (BRA).
BRA merupakan anak usaha BUMI yang didirikan berdasarkan hukum Australia dan seluruh atau 100% sahamnya dimiliki oleh BUMI. Melalui transaksi tersebut, BUMI secara tidak langsung kini menguasai 100% saham Mount Margaret.
| Projek Mount Margaret Mining. Dok. mining-technology.com |
BUMI Akuisisi 100% Saham Mount Margaret
Dalam keterbukaan informasi bernomor 699/BR-BOD/X/26 tertanggal 26 Oktober 2026, BUMI menyebut transaksi dilakukan melalui BRA dengan mengambil alih 2 lembar saham yang merupakan seluruh saham yang telah diterbitkan oleh Mount Margaret.
Dengan selesainya transaksi tersebut, kepemilikan BUMI atas Mount Margaret menjadi 100% secara tidak langsung melalui BRA.
| Rincian | Informasi |
|---|---|
| Emiten | PT Bumi Resources Tbk (BUMI) |
| Perusahaan yang diakuisisi | Mount Margaret Mining Pty Ltd |
| Tanggal transaksi | 23 Oktober 2026 |
| Nilai transaksi | US$22.008.708,33 |
| Jumlah saham yang diakuisisi | 2 saham |
| Kepemilikan setelah transaksi | 100% |
| Entitas pengakuisisi | Bumi Resources Australia Pty Ltd |
| Negara hukum perusahaan target | Australia |
Bagian dari Strategi Transformasi BUMI
BUMI menyebut akuisisi Mount Margaret bukan sekadar transaksi pengambilalihan saham, tetapi merupakan bagian dari strategi transformasi perusahaan.
Perseroan menjelaskan bahwa transaksi tersebut sejalan dengan rencana transformasi dan menjadi bagian dari program diversifikasi usaha di luar sektor batubara.
Langkah ini menunjukkan upaya BUMI untuk memperluas kegiatan usaha di luar bisnis inti pertambangan batubara. Dengan kepemilikan penuh terhadap Mount Margaret, perseroan memiliki kendali tidak langsung atas perusahaan yang diakuisisi melalui BRA.
Nilai Akuisisi Capai US$22,008 Juta
Total nilai transaksi akuisisi Mount Margaret tercatat sebesar US$22.008.708,33.
Nilai tersebut menjadi investasi yang dikeluarkan BUMI secara tidak langsung melalui BRA untuk memperoleh seluruh saham Mount Margaret. Perseroan tidak mengungkapkan rincian lebih lanjut mengenai struktur pembayaran transaksi dalam keterbukaan informasi tersebut.
BUMI juga tidak mencantumkan informasi mengenai pendapatan, aset, laba, maupun kontribusi Mount Margaret terhadap kinerja konsolidasi BUMI dalam pengumuman akuisisi ini.
Baca:
- Indofood Siapkan Buyback Saham Rp750 Miliar, Dimulai 26 Oktober 2026
- LSIP Siapkan Buyback Saham Rp750 Miliar, Dimulai 26 Oktober 2026
- IHSG Menguat 4,90 Persen Periode 19-23 Oktober 2026, Naik ke Level 5.439
- Rp194 Triliun Obligasi Pemerintah Jatuh Tempo Akhir 2026, Seri Mana Terbesar?
- Net Sell Asing BEI Capai Rp6,67 Triliun Periode 19-23 Oktober 2026
- Asing Jual Bersih Rp3,19 Triliun di BEI, IHSG Anjlok 14,91% dan Saham Big Caps Tertekan
- Top Gainer dan Top Loser BEI Sepekan: TRUK Naik 87,11 Persen, ALDO Anjlok 29,92 Persen
- WIKA Lepas Seluruh Saham WINNER ke WIKA Rekon, Perkuat Restrukturisasi Grup BUMN
BUMI Klaim Transaksi Berdampak Positif
Manajemen BUMI menyatakan transaksi akuisisi Mount Margaret akan memberikan dampak positif terhadap kegiatan usaha perseroan.
Selain itu, transaksi tersebut dinilai dapat memberikan nilai tambah bagi pemegang saham BUMI. Namun, perseroan tidak memberikan proyeksi nominal mengenai tambahan pendapatan, laba, aset, maupun kontribusi keuangan Mount Margaret terhadap BUMI.
Karena itu, dampak finansial secara kuantitatif dari akuisisi tersebut masih perlu dilihat melalui laporan keuangan BUMI setelah transaksi dikonsolidasikan sesuai ketentuan akuntansi yang berlaku.
BUMI Perluas Bisnis di Luar Batubara
Akuisisi Mount Margaret menjadi bagian dari langkah BUMI untuk melakukan diversifikasi usaha. Selama ini, BUMI dikenal sebagai salah satu perusahaan tambang batubara besar di Indonesia.
Melalui transaksi ini, perseroan mulai memperkuat langkah diversifikasi dengan mengambil alih perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum Australia.
Strategi tersebut menjadi penting bagi perusahaan tambang karena kinerja bisnis batubara sangat dipengaruhi oleh siklus harga komoditas, permintaan global, kebijakan energi, serta perkembangan pasar komoditas.
Dengan masuk ke bisnis di luar batubara, BUMI berpotensi memiliki sumber pertumbuhan tambahan. Namun, kontribusi bisnis baru tersebut terhadap kinerja perseroan tetap akan bergantung pada perkembangan operasional dan hasil usaha Mount Margaret setelah berada di bawah kendali BUMI.
Struktur Kepemilikan Setelah Akuisisi
Struktur transaksi BUMI dilakukan melalui BRA. BUMI memiliki 100% saham BRA, sedangkan BRA mengakuisisi seluruh saham Mount Margaret.
Dengan demikian, struktur kepemilikan setelah transaksi dapat digambarkan sebagai berikut:
PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
↓ 100%
Bumi Resources Australia Pty Ltd (BRA)
↓ 100%
Mount Margaret Mining Pty Ltd
Artinya, BUMI tidak membeli saham Mount Margaret secara langsung. Kepemilikan dilakukan secara tidak langsung melalui anak usahanya di Australia, yaitu BRA.
Akuisisi Menjadi Bagian dari Transformasi Perseroan
BUMI menyatakan pelaksanaan transaksi merupakan langkah strategis yang sejalan dengan rencana transformasi perusahaan.
Perseroan juga menempatkan transaksi tersebut sebagai bagian dari program diversifikasi usaha di luar sektor batubara. Dengan kepemilikan 100% atas Mount Margaret, BUMI melalui BRA memiliki kendali penuh terhadap perusahaan tersebut.
Bagi investor, perkembangan berikutnya yang perlu diperhatikan adalah bagaimana aset yang diakuisisi tersebut akan dikembangkan dan seberapa besar kontribusinya terhadap kinerja BUMI.
Belum Ada Rincian Kontribusi Keuangan Mount Margaret
Dalam keterbukaan informasi 26 Oktober 2026, BUMI belum mengungkapkan rincian mengenai kinerja keuangan Mount Margaret sebelum akuisisi maupun target kontribusi keuangan setelah transaksi.
Perseroan juga tidak mencantumkan rincian pendapatan atau laba yang diharapkan berasal dari perusahaan tersebut.
Oleh karena itu, dampak akuisisi terhadap pendapatan dan laba BUMI perlu dilihat melalui laporan keuangan perseroan berikutnya setelah proses pengakuan dan konsolidasi dilakukan.
Transaksi Tidak Disebut Berdampak Negatif terhadap Kelangsungan Usaha
BUMI menyatakan transaksi tersebut akan memberikan dampak positif terhadap kegiatan usaha perseroan dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham.
Dalam bagian keterangan lain-lain, perseroan juga menyatakan tidak ada informasi tambahan yang perlu disampaikan terkait transaksi tersebut.
Kesimpulan
PT Bumi Resources Tbk resmi memperluas kepemilikannya di Australia melalui akuisisi 100% saham Mount Margaret Mining Pty Ltd dengan nilai transaksi US$22.008.708,33.
Akuisisi dilakukan melalui Bumi Resources Australia Pty Ltd, anak usaha BUMI yang 100% sahamnya dimiliki perseroan. Transaksi yang terjadi pada 23 Oktober 2026 tersebut menjadi bagian dari strategi transformasi dan diversifikasi usaha BUMI di luar sektor batubara.
Manajemen menilai transaksi akan memberikan dampak positif terhadap kegiatan usaha dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham. Namun, besaran kontribusi Mount Margaret terhadap kinerja keuangan BUMI masih perlu dilihat dari perkembangan operasional serta laporan keuangan perseroan berikutnya.
Sumber: Keterbukaan informasi PT Bumi Resources Tbk No. 699/BR-BOD/X/26 tanggal 26 Oktober 2026.
Disclaimer: Artikel ini merupakan konten jurnalistik dari mediasaham.com yang bertujuan memberikan informasi, bukan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual saham tertentu. Segala keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca, dan mediasaham.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
0 Comments
Posting Komentar