
Fasilitas Pabrik Produksi Bubur Kertas. OKI Pulp & Paper Mills
Mediasaham, Jakarta — PT OKI Pulp & Paper Mills menyatakan kesiapannya untuk melakukan pelunasan pokok atas sejumlah instrumen efek yang segera jatuh tempo. Hal tersebut tertuang dalam keterbukaan informasi resmi yang ditujukan kepada PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) pada 28 Oktober 2026.
Adapun instrumen
keuangan yang akan dilunasi oleh perseroan pada saat jatuh tempo meliputi:
- Obligasi Berkelanjutan I OKI Pulp &
Paper Mills Tahap II Tahun 2023 Seri B senilai Rp633.865.000.000.
- Obligasi Berwawasan Lingkungan
Berkelanjutan I OKI Pulp & Paper Mills Tahap II Tahun 2023 Seri B
(Green Bond) senilai
Rp55.115.000.000.
- Obligasi USD Berkelanjutan I OKI Pulp
& Paper Mills Tahap II Tahun 2023 Seri B senilai USD5.736.500.
- Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I OKI Pulp
& Paper Mills Tahap II Tahun 2023 Seri B senilai Rp280.905.000.000.
Kombinasi Sumber
Pendanaan
Dalam surat yang
ditandatangani oleh Direktur PT OKI Pulp & Paper Mills, Andrie Setiawan
Yapsir, pelunasan pokok obligasi dan sukuk ini akan didukung oleh kombinasi
sejumlah sumber pendanaan strategis.
Sumber dana tersebut
berasal dari hasil Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan II OKI Pulp &
Paper Mills Tahap VI Tahun 2026 serta Penawaran Umum Obligasi USD Berkelanjutan
II OKI Pulp & Paper Mills Tahap V Tahun 2026. Selain itu, perseroan juga mengandalkan
kas internal yang tercatat kuat.
Berdasarkan laporan per 30 Juni 2026, nilai kas dan setara kas OKI Pulp & Paper Mills tercatat sebesar USD258.507.000 yang disimpan dalam bentuk kas di bank, memberikan bantalan likuiditas yang solid bagi pemenuhan kewajiban finansial perusahaan.
Baca:
- Indofood Siapkan Buyback Saham Rp750 Miliar, Dimulai 26 Oktober 2026
- LSIP Siapkan Buyback Saham Rp750 Miliar, Dimulai 26 Oktober 2026
- IHSG Menguat 4,90 Persen Periode 19-23 Oktober 2026, Naik ke Level 5.439
- Rp194 Triliun Obligasi Pemerintah Jatuh Tempo Akhir 2026, Seri Mana Terbesar?
- Net Sell Asing BEI Capai Rp6,67 Triliun Periode 19-23 Oktober 2026
- Asing Jual Bersih Rp3,19 Triliun di BEI, IHSG Anjlok 14,91% dan Saham Big Caps Tertekan
- Top Gainer dan Top Loser BEI Sepekan: TRUK Naik 87,11 Persen, ALDO Anjlok 29,92 Persen
- WIKA Lepas Seluruh Saham WINNER ke WIKA Rekon, Perkuat Restrukturisasi Grup BUMN
- BUMI Akuisisi Mount Margaret Mining di Australia Senilai US$22 Juta
- BSI (BRIS) Siapkan Kas Rp 500 Miliar untuk Buyback Saham
Disclaimer: Artikel ini merupakan konten jurnalistik dari mediasaham.com yang bertujuan memberikan informasi, bukan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual saham tertentu. Segala keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca, dan mediasaham.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
0 Comments
Posting Komentar