Jakarta, Mediasaham.com — PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (IDX: PANI) membukukan kinerja keuangan yang solid sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025. Emiten properti yang berada di bawah naungan PT Multi Artha Pratama ini mencatatkan lonjakan laba bersih lebih dari 60% seiring peningkatan pendapatan dan efisiensi biaya operasional.
Pendapatan dan Laba Bruto
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang dipublikasikan Jumat (31/10), PANI membukukan pendapatan sebesar Rp3,1 triliun hingga 30 September 2025, naik 48,33% dibandingkan Rp2,09 triliun pada periode yang sama tahun 2024.
Beban pokok pendapatan hanya meningkat 18,68% year on year menjadi Rp1,07 triliun dari Rp902,5 miliar. Efisiensi biaya ini mendorong lonjakan laba bruto 69,17% menjadi Rp2,03 triliun dari Rp1,20 triliun pada sembilan bulan pertama 2024.
Laba Operasional dan Laba Bersih
Laba sebelum pajak tercatat Rp1,63 triliun, naik signifikan 68,16% dibandingkan Rp968,55 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Setelah memperhitungkan beban pajak penghasilan sebesar Rp1,63 miliar, laba tahun berjalan mencapai Rp1,63 triliun, meningkat 69,18% dibandingkan Rp961,6 miliar pada 9M24.
Cek Juga info Laporan Keuangan Bukit Asam Tbk (PTBA) Q3 2025: Laba Bersih Longsor 57%
Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp791,3 miliar, melesat 62,62% dibandingkan Rp486,6 miliar pada tahun sebelumnya.
Aset, Liabilitas, dan Ekuitas
Per 30 September 2025, total aset PANI tercatat Rp49,46 triliun, meningkat 6,21% dibandingkan Rp46,59 triliun pada akhir 2024.
Total liabilitas berhasil ditekan 6,16% menjadi Rp18,75 triliun dari Rp19,98 triliun, dengan kewajiban jangka pendek masih mendominasi sebesar Rp15,67 triliun.
Baca juga informasi Laporan Keuangan Adaro Andalan (AADI) Q3 2025: Laba Bersih Anjlok 45%
Sementara itu, total ekuitas naik 15,49% menjadi Rp30,71 triliun dibandingkan Rp26,59 triliun pada akhir Desember 2024, menunjukkan penguatan posisi keuangan dan kenaikan nilai perusahaan.
Likuiditas dan Posisi Kas
Jumlah kas dan setara kas PANI per akhir September 2025 tercatat Rp4,6 triliun, naik dari Rp4,29 triliun pada akhir 2024. Peningkatan kas ini mencerminkan kemampuan perseroan menjaga likuiditas di tengah ekspansi dan aktivitas pembangunan proyek properti yang sedang berjalan.
Ringkasan Kinerja Keuangan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI)
(Periode 30 September 2025 dibandingkan 30 September 2024)
(Dalam miliar Rupiah)
| Pos Keuangan |
2025 |
2024 |
Perubahan (%) |
| Pendapatan |
3.100 |
2.090 |
+48,33% |
| Beban Pokok Pendapatan |
1.070 |
902,5 |
+18,68% |
| Laba Bruto |
2.030 |
1.200 |
+69,17% |
| Laba Sebelum Pajak |
1.630 |
968,55 |
+68,16% |
| Laba Tahun Berjalan |
1.630 |
961,6 |
+69,18% |
| Laba ke Induk |
791,3 |
486,6 |
+62,62% |
| Total Aset |
49.460 |
46.590 |
+6,21% |
| Total Liabilitas |
18.750 |
19.980 |
-6,16% |
| Total Ekuitas |
30.710 |
26.590 |
+15,49% |
| Kas dan Setara Kas |
4.600 |
4.290 |
+7,23% |
Sumber: Laporan Keuangan Konsolidasian Tidak Diaudit PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), per 30 September 2025.
PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (IDX: PANI) mencatatkan kinerja keuangan yang kuat pada sembilan bulan pertama 2025 dengan kenaikan laba bersih 62,62% dan pendapatan 48,33%. Laba bruto melonjak hampir 70% seiring efisiensi beban dan pertumbuhan proyek properti. Dengan posisi kas Rp4,6 triliun dan liabilitas yang menurun, PANI menunjukkan struktur keuangan yang sehat untuk menopang ekspansi jangka panjangnya.